Kemenperin Bikin Program e-Smart IKM, Dukung UMKM Masuk Pasar Online

Reza Gunadha, Muslimin Trisyuliono

Selasa, 26 Maret 2019 | 21:26 WIB
Kemenperin Bikin Program e-Smart IKM, Dukung UMKM Masuk Pasar Online
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di pameran produk unggulan warga binaan lapas. (Suara.com/Muslimin Trisyuliono)

Suara.com - Kementerian Perindustrian RI meyakini, program e-Smart IKM mampu meretas jalan mempromosikan produk-produk industri kecil dan menengah melalui pasar online.

Program tersebut diandalkan sebagai jawaban agar pasar produk-produk UMKM menjazdi luas vvia online pada era industri 4.0.

Untuk diketahui, Industri 4.0 merupakan era usaha yang menggabungkan teknologi otomatisasi dan digital.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menjelaskan, melalui program e-Smart IKM, pihaknya menjalin kerja sama dengan marketplace online.

Marketplace yang menjalin kerja sama dengan program e-Smart IKM itu seperti Bukalapak, Tokopedia, Shopee, Blibli, Blanja.com, Ralali dan GoJek.

"Kami melalui Dirjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) memiliki program e-Smart IKM. Melalui  program itu, kami memunyai sistem basis data IKM berisi profil industri, produk, yang ditawarkan melalui marketplace online," ujar Airlangga di Gedung Kementerian Perindustrian, Selasa (26/3/2019).

Airlangga menjelaskan, pada tahun 2018, program e-Smart IKM telah diikuti 5.945 wirausaha dengan total omzet mencapai Rp 2,37 miliar.

Penyumbang terbesar adalah sektor industri makanan dan minuman, yakni 31,87 persen. Penyumbang terbesar kedua dari sektor industri logam sekitar 29,10 persen, dan industri fashion 25,87 persen.

Kemenperin pada tahun 2019 menargetkan peserta yang mengikuti program e-Smart IKM bisa mencapai 10 ribu.

baca juga

"Sudah ada beberapa cerita sukses dari para pelaku usaha yang mengikuti e-Smart IKM, misalnya IKM suku cadang kendaraan, omzetnya mampu naik hingga Rp 100 juta dalam kurun waktu tiga bulan," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sandiaga Bangga Program OK OCE Diminati Pedagang di PIK

Sandiaga Bangga Program OK OCE Diminati Pedagang di PIK

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 14:50 WIB

Sekjen PDIP Hasto: OK OCE Program Gagal di Jakarta

Sekjen PDIP Hasto: OK OCE Program Gagal di Jakarta

News | Senin, 18 Maret 2019 | 00:03 WIB

Menteri PPN Bappenas Minta E-Commerce Serap 50 Persen Pelaku UMKM

Menteri PPN Bappenas Minta E-Commerce Serap 50 Persen Pelaku UMKM

Bisnis | Selasa, 12 Maret 2019 | 20:58 WIB

Lewat Tokoin Laporan Keuangan UMKM Dicatat Menggunakan Teknologi Blockchain

Lewat Tokoin Laporan Keuangan UMKM Dicatat Menggunakan Teknologi Blockchain

Press Release | Senin, 04 Maret 2019 | 09:16 WIB

Aplikasi Netzme Mudahkan Pengusaha UMKM untuk Berkembang

Aplikasi Netzme Mudahkan Pengusaha UMKM untuk Berkembang

Tekno | Sabtu, 02 Maret 2019 | 21:09 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×