Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Kemenperin Bikin Program e-Smart IKM, Dukung UMKM Masuk Pasar Online

Reza Gunadha, Muslimin Trisyuliono

Selasa, 26 Maret 2019 | 21:26 WIB
Kemenperin Bikin Program e-Smart IKM, Dukung UMKM Masuk Pasar Online
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di pameran produk unggulan warga binaan lapas. (Suara.com/Muslimin Trisyuliono)

Suara.com - Kementerian Perindustrian RI meyakini, program e-Smart IKM mampu meretas jalan mempromosikan produk-produk industri kecil dan menengah melalui pasar online.

Program tersebut diandalkan sebagai jawaban agar pasar produk-produk UMKM menjazdi luas vvia online pada era industri 4.0.

Untuk diketahui, Industri 4.0 merupakan era usaha yang menggabungkan teknologi otomatisasi dan digital.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menjelaskan, melalui program e-Smart IKM, pihaknya menjalin kerja sama dengan marketplace online.

Marketplace yang menjalin kerja sama dengan program e-Smart IKM itu seperti Bukalapak, Tokopedia, Shopee, Blibli, Blanja.com, Ralali dan GoJek.

"Kami melalui Dirjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) memiliki program e-Smart IKM. Melalui  program itu, kami memunyai sistem basis data IKM berisi profil industri, produk, yang ditawarkan melalui marketplace online," ujar Airlangga di Gedung Kementerian Perindustrian, Selasa (26/3/2019).

Airlangga menjelaskan, pada tahun 2018, program e-Smart IKM telah diikuti 5.945 wirausaha dengan total omzet mencapai Rp 2,37 miliar.

Penyumbang terbesar adalah sektor industri makanan dan minuman, yakni 31,87 persen. Penyumbang terbesar kedua dari sektor industri logam sekitar 29,10 persen, dan industri fashion 25,87 persen.

Kemenperin pada tahun 2019 menargetkan peserta yang mengikuti program e-Smart IKM bisa mencapai 10 ribu.

baca juga

"Sudah ada beberapa cerita sukses dari para pelaku usaha yang mengikuti e-Smart IKM, misalnya IKM suku cadang kendaraan, omzetnya mampu naik hingga Rp 100 juta dalam kurun waktu tiga bulan," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sandiaga Bangga Program OK OCE Diminati Pedagang di PIK

Sandiaga Bangga Program OK OCE Diminati Pedagang di PIK

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 14:50 WIB

Sekjen PDIP Hasto: OK OCE Program Gagal di Jakarta

Sekjen PDIP Hasto: OK OCE Program Gagal di Jakarta

News | Senin, 18 Maret 2019 | 00:03 WIB

Menteri PPN Bappenas Minta E-Commerce Serap 50 Persen Pelaku UMKM

Menteri PPN Bappenas Minta E-Commerce Serap 50 Persen Pelaku UMKM

Bisnis | Selasa, 12 Maret 2019 | 20:58 WIB

Lewat Tokoin Laporan Keuangan UMKM Dicatat Menggunakan Teknologi Blockchain

Lewat Tokoin Laporan Keuangan UMKM Dicatat Menggunakan Teknologi Blockchain

Press Release | Senin, 04 Maret 2019 | 09:16 WIB

Aplikasi Netzme Mudahkan Pengusaha UMKM untuk Berkembang

Aplikasi Netzme Mudahkan Pengusaha UMKM untuk Berkembang

Tekno | Sabtu, 02 Maret 2019 | 21:09 WIB

Terkini

Kasus Yusrizal Pasien BPJS: Ketika Empati Tak Bisa Ditawar dalam Profesi Dokter

Kasus Yusrizal Pasien BPJS: Ketika Empati Tak Bisa Ditawar dalam Profesi Dokter

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:56 WIB

Bromo Membara di Blok Bantengan: Jalur Jemplang-Senduro Ditutup

Bromo Membara di Blok Bantengan: Jalur Jemplang-Senduro Ditutup

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel

Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:51 WIB

10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan

10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Yang Mana Duluan, Bedak Tabur atau Bedak Padat? Ini Urutan Pemakaian yang Benar

Yang Mana Duluan, Bedak Tabur atau Bedak Padat? Ini Urutan Pemakaian yang Benar

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Riau | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:47 WIB

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:42 WIB

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:37 WIB

Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing

Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi

Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:32 WIB

×