Tak Patuhi Jokowi, Garuda Tetap Menolak Turunkan Harga Tiket Pesawat

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 27 Maret 2019 | 20:45 WIB
Tak Patuhi Jokowi, Garuda Tetap Menolak Turunkan Harga Tiket Pesawat
Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara. [Suara.com/Achmad Fauzi]

Suara.com - Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) IGN Askhara Danadiputra seolah tak mempedulikan permintaan pemerintah untuk menurunkan harga tiket pesawatnya.

Maskapai pelat merah ini menganggap permintaan pemerintah dalam hal ini Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang berada langsung di bawah Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut hanyalah sebuah imbauan bukan perintah.

Selain itu, IGN Askhara Danadiputra juga menyebut, permasalahan tiket merupakan ranah korporasi. Sehingga, keputusan masalah tiket jadi urusan perseroan bukan pemerintah.

"Semalam (26 Maret 2019) pertemuan dengan Pak Menko Maritim dan Pak Menhub hanya diskusi tentang industri, memang ada imbauan untuk menurunkan harga tiket, namun semuanya diserahkan kepada korporasi, karena memang itu ranah korporasi. Tidak ada sama sekali pemaksaan," ujarnya, Rabu (27/3/2019).

Pria yang akrab disapa Ari Askhara ini mengklaim bahwa selama ini perseroan tak pernah melanggar tarif batas atas dan bawah sejak April 2016.

"Aspirasi dari berbagai pihak khususnya perhotelan ditampung dengan baik oleh pihak Garuda Indonesia Group. Satu hal yang paling utama bagi kami adalah safety bagi penumpang. Dengan regulasi yang ketat, safety buat kami adalah zero tolerance, at any cost," tutur dia.

"Selanjutnya perlu diingat bahwa Garuda sebagai leading national airlines atau BUMN juga memiliki stakeholders yang lain seperti karyawan, pilot, dan pemegang saham. Jadi harus memperhatikan kepentingan semuanya, khususnya kepentingan nasional," tambah dia.

Dalam hal ini, Ari menyatakan, perseroan akan melakukan efisiensi untuk menekan biaya. Salah satunya, dengan mencari pendapatan di bisnis lainnya.

"Program efisiensi biaya kami akan lebih optimal bila mendapat dukungan semua pihak," tutupnya.

baca juga

Diberitakan sebelumnya, Luhut Binsar Pandjaitan meminta Garuda Indonesia untuk menurunkan harga tiketnya terhitung pada April 2019 ini.

Permintaan tersebut bukan tanpa alasan, menurutnya harga tiket yang berlaku saat ini berimbas buruk ke beberapa sektor industri.

"Penurunan ini harus dilakukan ke semua rute dan terhitung pada April 2019," kata Luhut.

Menko Luhut sangat menyesali kenapa harga tiket pesawat tidak pernah turun, padahal pemerintah sudah sering mengimbau kepada operator airlines untuk bijak dalam menetapkan besaran harga tiket pesawat.

"Masalah airlines, tiket menimbulkan banyak persepsi di masyarakat dan dapat menimbulkan kegaduhan masyarakat," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Murka, Garuda Diminta Turunkan Harga Tiket Hingga 20 Persen

Luhut Murka, Garuda Diminta Turunkan Harga Tiket Hingga 20 Persen

Bisnis | Rabu, 27 Maret 2019 | 18:00 WIB

Di Depan Warga Sorong, Sandiaga Janji Turunkan Tiket Pesawat ke Papua

Di Depan Warga Sorong, Sandiaga Janji Turunkan Tiket Pesawat ke Papua

Bisnis | Rabu, 27 Maret 2019 | 16:35 WIB

Cerita Faisal Basri Terzalimi Mahalnya Harga Tiket Garuda Indonesia

Cerita Faisal Basri Terzalimi Mahalnya Harga Tiket Garuda Indonesia

Bisnis | Rabu, 27 Maret 2019 | 12:40 WIB

Terkini

Madura United vs Arema FC Boleh Dihadiri Suporter Tuan Rumah, Aremania Dilarang Masuk Stadion

Madura United vs Arema FC Boleh Dihadiri Suporter Tuan Rumah, Aremania Dilarang Masuk Stadion

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 16:22 WIB

Ekspor Aluminium dan Nikel Meroket, Pertanian Justru Merosot

Ekspor Aluminium dan Nikel Meroket, Pertanian Justru Merosot

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:21 WIB

Polisi Siapkan Sistem Satu Pintu di Kampung Boncos: Pendatang Asing Bakal Dites Urine

Polisi Siapkan Sistem Satu Pintu di Kampung Boncos: Pendatang Asing Bakal Dites Urine

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:18 WIB

Rakernas Persatuan Tunanetra Indonesia, Gus Ipul Komitmen Percepat Kartu Penyandang Disabilitas

Rakernas Persatuan Tunanetra Indonesia, Gus Ipul Komitmen Percepat Kartu Penyandang Disabilitas

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:17 WIB

Lokasi PSEL Makassar Dievaluasi Ulang ?

Lokasi PSEL Makassar Dievaluasi Ulang ?

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 16:16 WIB

Sarapan Anak Sebelum Sekolah Harus Mengandung Protein, Ini Alasannya

Sarapan Anak Sebelum Sekolah Harus Mengandung Protein, Ini Alasannya

Health | Rabu, 04 November 2026 | 16:16 WIB

4 Serum Korea Berbahan Rice Extract, Rahasia Wajah Tampak Glowing dan Mulus

4 Serum Korea Berbahan Rice Extract, Rahasia Wajah Tampak Glowing dan Mulus

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:15 WIB

Energi Bersih Bawa Perubahan, Desa Binaan Pertamina Kembangkan Potensi Ekonomi Lokal

Energi Bersih Bawa Perubahan, Desa Binaan Pertamina Kembangkan Potensi Ekonomi Lokal

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:14 WIB

Mitsubishi Fuso Hadirkan Solusi Cold Chain Terintegrasi di Expo Logistik 2026

Mitsubishi Fuso Hadirkan Solusi Cold Chain Terintegrasi di Expo Logistik 2026

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 16:10 WIB

Pemilu AS Jadi Bursa Judi, Putaran Uang Tembus Rp26,8 Triliun

Pemilu AS Jadi Bursa Judi, Putaran Uang Tembus Rp26,8 Triliun

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:07 WIB

×