Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.315,311
LQ45 627,116
Srikehati 305,365
JII 382,284
USD/IDR 17.910

Usai Jatuh, Boeing Selesaikan Perbaikan Perangkat Lunak 737 MAX 8

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 28 Maret 2019 | 09:19 WIB
Usai Jatuh, Boeing Selesaikan Perbaikan Perangkat Lunak 737 MAX 8
Boeing 737 MAX 8. (Wikimedia Commons/Sergey Ryabtsev)

Suara.com - Produsen pesawat asal Amerika Serikat (AS) Boeing Co akhirnya memperbaiki perangkat lunak pada pesawat 737 MAX 8 terutama pada perbaikan sistem kontrol otomatisnya.

Seorang pejabat Boeing di Seattle mengatakan, perusahaan mengambil langkah-langkah untuk membuat sistem lebih kuat.

"Kami akan melakukan segala yang dapat kami lakukan untuk memastikan bahwa kecelakaan seperti ini tidak pernah terjadi lagi," kata Mike Sinnett, Wakil Presiden untuk Strategi Produk dan Pengembangan Pesawat Terbang Masa Depan Boeing seperti dilansir Reuters, Kamis (28/3/2019).

Terkait hal tersebut, FAA belum meninjau atau mensertifikasi peningkatan perangkat lunak. FAA AS juga mengatakan belum memberikan persetujuan awal untuk pemutakhiran Boeing 737 MAX 8.

Kendati demikian, Sekretaris Transportasi AS Elaine Chao dan beberapa anggota parlemen lainnya mempertanyakan mengapa Boeing tidak memerlukan fitur keselamatan pada pesawat terlarisnya yang mungkin dapat mencegah terjadinya kecelakaan.

"Sangat dipertanyakan apakah ini merupakan tambahan yang berorientasi pada keselamatan, mengapa itu bukan bagian dari tindakan yang diperlukan yang harus masuk ke pesawat terbang," imbuh dia.

Meski masih dipertanyakan oleh otoritas setempat, namun beberapa pilot airlines sudah mulai mendukung upaya Boeing melakukan pemutakhiran perangkat lunaknya.

"Pembaruan perangkat lunak Boeing tampaknya menambah lapisan keselamatan lain untuk pengoperasian pesawat MAX," kata kepala pilot tersertifikasi Southwest, Bob Waltz.

Asosiasi pilot yang mewakili pilot American Airlines Group Inc juga mengaku senang dengan kemajuan Boeing. Namun mereka memperingatkan proses sertifikasi tidak boleh terburu-buru.

baca juga

Perbaikan tersebut harus sepenuhnya diperiksa dan memperhitungkan informasi lebih lanjut dari penyelidikan atas kecelakaan Ethiopian Airlines.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesawat Jatuh, Ethiopian Airlines dan Qatar Airways Tetap Percaya ke Boeing

Pesawat Jatuh, Ethiopian Airlines dan Qatar Airways Tetap Percaya ke Boeing

Bisnis | Selasa, 26 Maret 2019 | 07:44 WIB

American Airlines Tak Akan Terbangkan Boeing 737 Max 8 Hingga 24 April 2019

American Airlines Tak Akan Terbangkan Boeing 737 Max 8 Hingga 24 April 2019

Bisnis | Senin, 25 Maret 2019 | 08:41 WIB

Garuda Akui Sukar Batalkan Pembelian 49 Boeing 737 Max 8

Garuda Akui Sukar Batalkan Pembelian 49 Boeing 737 Max 8

Bisnis | Jum'at, 22 Maret 2019 | 14:32 WIB

Terkini

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:43 WIB

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:25 WIB

×