Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Menhub dan BPS Minta Tiket Pesawat Turun Agar Tak Jadi Biang Kerok Inflasi

Iwan Supriyatna | Muslimin Trisyuliono | Suara.com

Rabu, 03 April 2019 | 15:13 WIB
Menhub dan BPS Minta Tiket Pesawat Turun Agar Tak Jadi Biang Kerok Inflasi
Ilustrasi tiket pesawat. [Shutterstock]

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, kenaikan harga tiket pesawat menjadi salah satu penyebab terjadinya inflasi Maret 2019.

BPS mencatat, inflasi pada Maret 2019 sebesar 0,11 persen yang salah satu penyebabnya adalah kenaikan harga tiket pesawat.

Kenaikan harga tiket pesawat dirasakan di semua rute penerbangan, sehingga inflasi-inflasi di daerah pun secara otomatis terkerek naik.

Mengetahui hal tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku prihatin. Pasalnya, dampak dari harga tiket pesawat yang mahal, beberapa komoditas kebutuhan pokok masyarakat menjadi mahal.

Untuk memperbaiki kondisi tersebut, Menhub pun berjanji akan memantau tarif tiket pesawat untuk mengantisipasi inflasi yang terjadi seperti pada Maret lalu.

"Semangat yang akan kita bentuk adalah tiket pesawat tarifnya tidak akan menjadi menyumbang inflasi tetapi justru memanage inflasi bakal baik," ujar Menhub Budi Karya Sumadi di Jiexpo, Rabu (3/4/2019)

Selain itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan juga meminta maskapai penerbangan mematuhi peraturan baru yang telah disahkan Kementerian Perhubungan pada (29/3/2019) lalu.

Dua aturan baru itu yakni Peraturan Menteri Nomor PM 20 Tahun 2019 tentang Tata Cara dan Formulasi Perhitungan Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri dan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 72 Tahun 2019 Tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Untuk diketahui, BPS mencatat kenaikan tarif tiket tertinggi terjadi di Kota Tual, Maluku yang naik 32,14 persen dibandingkan tarif Februari 2019.

Selanjutnya, di Kabupaten Bungo, Jambi yang kenaikan tarif tiketnya sebesar 27,38 persen. Sedangkan, di Kota Ambon kenaikannya mencapai 20,83 persen.

"Ini banyak nih di Malang 14,13 persen, di Manokwari 13,12 persen. Jadi itu beberapa contoh dimana angkutan udara itu inflasinya cukup tinggi," ujar Kepala BPS Suhariyanto.

Suhariyanto menyebut kenaikan tarif tiket pesawat terhadap inflasi dalam tiga bulan terakhir dinilai tidak biasa. Karena, biasanya kenaikan tarif tiket ini hanya pada momen tertentu.

"Saya bilang ini tidak biasa, kita lihat patern tahun lalu, angkutan udara memberikan andil inflasi di bulan tertentu, puasa lebaran, natal, dan tahun baru, dan liburan sekolah," ujarnya.

Suhariyanto menambahkan, andil tarif tiket pesawat terhadap inflasi ini telah berlangsung sejak November 2018.

Dia mencatat, pada November 2018 tarif tiket pesawat memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,05 persen. Kemudian pada bulan Desember 2018 andil terhadap inflasi sebesar 0,19 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jual Tiket Bersyarat, Menhub Minta Masyarakat Ikut Pantau Garuda

Jual Tiket Bersyarat, Menhub Minta Masyarakat Ikut Pantau Garuda

Bisnis | Rabu, 03 April 2019 | 14:21 WIB

Garuda Disebut Menhub Sudah Turunkan Harga Tiket, Nyatanya?

Garuda Disebut Menhub Sudah Turunkan Harga Tiket, Nyatanya?

Bisnis | Rabu, 03 April 2019 | 13:08 WIB

Tiket Pesawat Mahal, Turis Lokal dan Asing Malas Plesiran

Tiket Pesawat Mahal, Turis Lokal dan Asing Malas Plesiran

Bisnis | Selasa, 02 April 2019 | 12:26 WIB

Terkini

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:20 WIB

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:33 WIB

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB