Peternak Sapi di Bengkalis Dapat Program Asuransi Usaha

Fabiola Febrinastri

Selasa, 23 April 2019 | 08:07 WIB
Peternak Sapi di Bengkalis Dapat Program Asuransi Usaha
Warga menaruh ampas tahu sebagai pakan sapi di Jakarta Selatan, Senin (3/12). (Suara.com/Muhaimin A Untung)

Suara.com - Kelompok peternak sapi di Bengkalis, Provinsi Riau, mendapatkan bantuan asuransi usaha ternak sapi (AUTS) dari Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis. AUTS tersebut merupakan program bantuan pemerintah pusat.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan, Amri Noer mengatakan, sebenarnya program ini sudah disosialisasikan kepada pertenak sapi pada 2018 dan pada 2019, Dinas Pertanian mendapat jatah dari pemerintah pusat dan provinsi sebanyak 350 ekor sapi untuk diasuransikan.

"Untuk peternak sapi yang ingin mendapatkan bantuan asuransi ternak ini, bisa mengajukan permohonan ke Dinas Pertanian Bengkalis, dengan membawa KTP. Peternak kemudian membayar premi sebesar Rp 40.000 per tahun," jelas Amri, Riau, Sabtu (20/4/2019).

Setelah melakukan pendaftaran, peternak akan diberikan nomor account virtual dan langsung melakukan setoran melalui akun tersebut ke Bank BRI.

"Satu peternak maksimal bisa mendaftarkan sepuluh ekor sapi, dan sapi yang diasuransikan berusia di atas satu tahun dan merupakan sapi bentina," tambah Amri.

Menurutnya, pihaknya sudah mensosialisasikan asuransi ini kepada kelompok ternak sapi, diantaranya di Desa Siak Kecil, beberapa waktu lalu.

"Adapun yang bisa menerima AUTS ini harus anggota kelompok tani ternak sapi dan kelompok tani yang sudah terdaftar di Dinas Pertanian Bengkalis," tambahnya.

Menurut Amri, sebenarnya jumlah premi yang harus dibayar oleh peternak sebesar Rp 200.000 per tahun, namun karena sudah disubsidi, maka peternak hanya perlu membayar Rp 40.000 saja.

Para peternak sudah terdaftar bisa mendapatkan perlindungan sebesar Rp 10 juta jika sapi mati, namun jika hilang, perlindungan yang diterima Rp 7 juta rupiah.

baca juga

Amri menjelaskan, untuk kematian sapi betina di Kabupeten Bengkalis tergolong jarang, tapi untuk kehilangan sering terjadi, dan biasanya terjadi di Kabupaten Bengkalis wilayah daratan Sumatera.

"Asuransi ini sangat baik dimanfaatkan oleh peternak kita, untuk antisipasi kerugian lebih besar terhadap sapi produktif mereka," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy mengatakan, program AUTS bertujuan untuk mengamankan indukan yang selama ini banyak dipotong. Saat ini, pemerintah sudah membuat aturan larangan pemotongan betina produktif.

"Kita targetkan adalah komoditas yang mudah terkena risiko, yaitu sapi betina, agar tetap dipertahankan untuk berkembang biak," katanya.

Sarwo Edhy pun memberikan dukungan dan motivasi bagi stakeholder pelaku bisnis peternakan untuk ikut asuransi ternak sapi.

"Kita semua tahu bahwa risiko berusaha di bidang peternakan sangat rentan, misalnya sapi terkena penyakit, yang menyebabkan kematian, serta rawan pencurian, sehingga perlu ada upaya khusus untuk melindungi peternak dan keberlangsungan usaha ternak tersebut," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cetak Sawah Baru, Kerja Sama Kementan dan TNI Terus Dilakukan

Cetak Sawah Baru, Kerja Sama Kementan dan TNI Terus Dilakukan

Bisnis | Jum'at, 19 April 2019 | 09:28 WIB

Demi Lingkungan Hidup, Kementan akan Revisi Aturan Perizinan Pestisida

Demi Lingkungan Hidup, Kementan akan Revisi Aturan Perizinan Pestisida

Bisnis | Kamis, 18 April 2019 | 08:26 WIB

Kementan : Bantuan Alsintan Sebaiknya Digunakan Sesuai Peruntukannya

Kementan : Bantuan Alsintan Sebaiknya Digunakan Sesuai Peruntukannya

Bisnis | Rabu, 17 April 2019 | 08:16 WIB

Program Modernisasi Kementan Jadi Upaya Tingkatkan Ketahanan Pangan

Program Modernisasi Kementan Jadi Upaya Tingkatkan Ketahanan Pangan

Bisnis | Selasa, 16 April 2019 | 08:43 WIB

Terkini

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:17 WIB

Harta Kekayaan KSP Listyo Sigit Prabowo Menurut LHKPN, Bebas Utang

Harta Kekayaan KSP Listyo Sigit Prabowo Menurut LHKPN, Bebas Utang

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:15 WIB

Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali

Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 14:13 WIB

Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes

Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:11 WIB

BSU 2026 Cair Rp 900 Ribu, Cek 5 Syarat Pekerja yang Berhak Menerimanya

BSU 2026 Cair Rp 900 Ribu, Cek 5 Syarat Pekerja yang Berhak Menerimanya

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:11 WIB

Akuisisi Saham Bayan oleh Haji Isam Disebut Bukan Kedaulatan Tambang, Cuma Pindah Tangan Oligarki

Akuisisi Saham Bayan oleh Haji Isam Disebut Bukan Kedaulatan Tambang, Cuma Pindah Tangan Oligarki

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:10 WIB

TGRI Sapu Bersih Seri Kejurnas Sprint Rally 2026 dan Kunci Gelar Juara Nasional

TGRI Sapu Bersih Seri Kejurnas Sprint Rally 2026 dan Kunci Gelar Juara Nasional

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 14:10 WIB

Cegah Korupsi, Pemprov Jateng Perkuat Sistem Pengawasan Terintegrasi Bersama KPK, BPK, dan BPKP

Cegah Korupsi, Pemprov Jateng Perkuat Sistem Pengawasan Terintegrasi Bersama KPK, BPK, dan BPKP

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:08 WIB

Sengkarut Korupsi Dana Bencana BNPB: Surat KPK Belum Dibalas Panglima TNI, Ada Apa?

Sengkarut Korupsi Dana Bencana BNPB: Surat KPK Belum Dibalas Panglima TNI, Ada Apa?

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:07 WIB

Ratusan Cita Rasa Daerah Berkumpul, Festival Kuliner Nusantara Ini Bisa Jadi Agenda Akhir Pekan!

Ratusan Cita Rasa Daerah Berkumpul, Festival Kuliner Nusantara Ini Bisa Jadi Agenda Akhir Pekan!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:06 WIB

×