Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Pemerintah Gelontorkan Rp 21 Triliun Luncurkan Satelit Satria

Iwan Supriyatna, Muslimin Trisyuliono

Jum'at, 03 Mei 2019 | 11:14 WIB
Pemerintah Gelontorkan Rp 21 Triliun Luncurkan Satelit Satria
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. (Suara.com/Muslimin)

Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menandatangani perjanjian kerjasama antara Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk proyek satelit multifungsi (SMF). Satelit SMF yang diklaim terbesar di Asia ini diberi nama Satelit Republik Indonesia (Satria).

Menkominfo Rudiantara menjelaskan, satelit Satria untuk meningkatkan konektivitas daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar). Proyek satelit Satria ini akan melengkapi jaringan serat optik Palapa Ring untuk menjangkau daerah terpencil.

“Kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan yang cukup menantang dalam penyediaan jaringan terestrial merupakan alasan utama sehingga teknologi satelit menjadi solusi yang tepat dalam mengentaskan kesenjangan akses broadband internet,” ujar Rudiantara di Museum Gajah, Jumat (3/5/2019).

Rudiantara menuturkan, satelit Satria merupakan proyek ke empat di Kemkominfo yang menggunakan skema KPBU. Pengembalian investasi proyek ini dilakukan melalui skema ketersediaan layanan dengan masa pemeliharan 15 tahun.

"Angkanya cukup besar nominalnya Rp 21 triliun, satelit yang lain Rp 7-8 triliun. Angka ini digunakan untuk membangun satelit, meluncurkan satelit dan mengoperasikan dan memelihara selama 15 tahun," tambahnya.

Titik layanan antena yang akan disebar untuk pemancar satelit Satria ada 150 ribu lokasi. Diantaranya Pulau Sumatera 54.400 antena, Jawa 19.400, Kalimantan 19.300, Sulawesi 23.900, Papua 18.500, Bali dan Nusa Tenggara 13.500.

"Kita akan bangun antena di luar Pulau Jawa. Mungkin ada 5 lokasi di masing-masing dengan skala yang cukup menunjang perekonomian daerah. Jangan berpusat hanya di Jawa saja," terangnya.

Rencananya konstruksi satelit Satria akan dimulai akhir tahun 2019 oleh manufaktur satelit dari Prancis Thales Alenia Space. Satelit ini diperkirakan selesai pada kuartal kedua tahun 2022.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenhub Diminta Tingkatkan Konektivitas untuk Ciptakan 4 Bali Baru

Kemenhub Diminta Tingkatkan Konektivitas untuk Ciptakan 4 Bali Baru

Bisnis | Jum'at, 26 April 2019 | 08:52 WIB

BAKTI Umumkan Pemenang Lelang Satelit Multifungsi Pemerintah

BAKTI Umumkan Pemenang Lelang Satelit Multifungsi Pemerintah

Tekno | Selasa, 23 April 2019 | 08:00 WIB

Pesan Rudiantara di Hari Kartini

Pesan Rudiantara di Hari Kartini

Tekno | Minggu, 21 April 2019 | 13:15 WIB

Terkini

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 21:05 WIB

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 20:34 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:51 WIB

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:20 WIB

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:04 WIB

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:56 WIB

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:54 WIB

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:35 WIB

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:18 WIB