Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Melirik Potensi Bisnis Coffee to Go, Modalnya Mulai Rp 5 Jutaan

Iwan Supriyatna | Suara.com

Minggu, 05 Mei 2019 | 10:33 WIB
Melirik Potensi Bisnis Coffee to Go, Modalnya Mulai Rp 5 Jutaan
Marketing Manager Nyopee Riskha.

Suara.com - Geliat industri kopi terus berkembang di tanah air, hal tersebut nampak dari menjamurnya kedai kopi yang digabungkan dengan konsep cafe maupun kedai kopi drive thru atau popular dengan istilah Coffee to Go.

Sebut saja Kulo, Kopi Tuku, Kopi Janji Jiwa, Nyopee, serta Kopi Kenangan yang baru-baru ini mendapatkan tambahan modal pengembangan usaha 8 juta dolar AS dari Alpha JWC.

Istilah Coffee to Go sendiri merupakan konsep jualan kopi dengan kedai sederhana, di mana pembeli umumnya membeli kopi untuk dibawa sebagai teman perjalanan atau dibawa pulang (take away).

Tak kalah dengan konsep kedai kopi ala cafe, Coffee to Go juga banyak tidak hanya diburu para pecinta minuman olahan kopi di tanah air, tapi juga jadi incaran para pengusaha karena modalnya yang relatif lebih kecil dibandingkan dengan cafe.

Menu yang membuat bisnis kopi ini menggeliat adalah es kopi susu kekinian.

Melihat potensi bisnis yang menjanjikan dari franchise es kopi susu kekinian dari Coffe to Go, banyak pula orang tertarik untuk berinvestasi atau berencana berjualan es kopi susu jaman now dengan konsep tersebut, namun masih bingung harus memulainya seperti apa.

Berangkat dari hal tersebut, @nyopee.id salah satu brand franchise Coffee to Go karya anak bangsa menawarkan paket lengkap kemitraan dengan nilai investasi yang sangat terjangkau, yakni hanya Rp 5 jutaan.

"Kami hadir membantu para calon pengusaha yang tertarik membuka kedai Coffee to Go namun memiliki modal yang terbatas, sehingga sekarang siapa saja bisa memiliki bisnis es kopi susu kekinian yang sedang ngehits ini karena modalnya sangat terjangkau," ungkap Riskha selaku Marketing Manager Nyopee.

"Menyambut bulan suci Ramadan, kami juga akan memberikan promo khusus potongan harga 3 paket kemitraan Nyopee, diantaranya paket 'kaya' harga awal Rp 10 juta diskon menjadi Rp 5,9 juta, kemudian paket 'tajir' harga awal Rp 11 juta diskon menjadi Rp 6,9 juta, serta paket 'juragan' Rp 14 juta diskon menjadi Rp 9,9 juta," Riskha menambahkan.

Lebih jauh Riskha menjelaskan, promo khusus ini hanya berlaku selama periode Ramadan dan harga akan kembali normal setelah lebaran.

“Promo ini terbatas periodenya, yakni hanya selama ramadan 2019, setelah itu harga kemitraan es kopi susu kekinian ini akan kembali normal,” tutup Riskha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minum Kopi 3-8 Cangkir Sehari Bikin Panjang Umur Lho

Minum Kopi 3-8 Cangkir Sehari Bikin Panjang Umur Lho

Health | Rabu, 01 Mei 2019 | 13:06 WIB

Coca Cola Luncurkan Menu Kopi, Mau Coba?

Coca Cola Luncurkan Menu Kopi, Mau Coba?

Lifestyle | Kamis, 25 April 2019 | 08:40 WIB

Kisah Sri, Sang Petani Kopi Perempuan yang Menginspirasi di Hari Kartini

Kisah Sri, Sang Petani Kopi Perempuan yang Menginspirasi di Hari Kartini

Lifestyle | Sabtu, 20 April 2019 | 14:30 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB