Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.090

Tingkatkan Hasil Pertanian, Para Penyuluh Kementan Latih Petani di Beltim

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 16 Mei 2019 | 08:33 WIB
Tingkatkan Hasil Pertanian, Para Penyuluh Kementan Latih Petani di Beltim
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy. (Dok : Kementan

Suara.com - Para penyuluh pertanian yang disediakan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk melatih penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada para petani milenial, dinilai telah melakukan tugasnya dengan baik. Mereka mendampingi para petani, dengan maksud untuk meningkatkan hasil dan produktivitas pertanian.

Salah satu upaya tersebut dilakukan di Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Para petani milenial dilatih menggunakan alat tanam yang disebut transplanter, sebagai bagian dari program modernisasi pertanian.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy mengatakan, pelatihan pemanfaatan alsintan dimaksudkan agar petani, dalam berusaha tani khususnya padi, dapat mewujudkan program swasembada pangan yang berkelanjutan, diversifikasi pangan, peningkatan nilai tambah, daya saing dan peningkatan nilai ekspor.

"Transplanter dapat mempercepat tanam padi, sebab hanya membutuhkan waktu 10 menit untuk menyelesaikan pekerjaan, yaitu menanam padi di atas areal seluas 1/7 hektare dan menghemat biaya," ujarnya, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Selain itu, transplanter juga merupakan alat penanaman bibit yang cukup memadai dengan jumlah dan kedalaman, jarak dan kondisi penanaman yang seragam. Secara umum, jenis mesin tanam bibit padi, dapat dibedakan dengan cara penyemaian dan persiapan bibit padinya.

"Dengan optimalisasi pemanfaatan alat mesin pertanian (opsin), pelatihan ini difasilitasi oleh Dinas Pertanian dan Pangan setempat. Para petani muda pertanian atau petani milenial diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan alsintan dan mempercepat penaman padi, sehingga hemat biaya dan waktu penanaman," jelasnya.

Alsintan bantuan dari pemerintah, selain untuk percepatan pola pertanaman, juga untuk meningkatkan produksi dan produktivitas. Hal ini bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan petani dan keluarganya.

Pelatihan alat mesin pertanian bagi petani. (Dok : Kementan)
Pelatihan alat mesin pertanian bagi petani. (Dok : Kementan)

"Para penyuluh pertanian diharapkan untuk terus menggerakan pemanfaatan alsintan melalui pendampingan dan pengawalan secara continue atau terus-menerus, dan melaporkan hasil kinerja secara harian di wilayah kerjanya masing-masing," tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Beltim, Trijaka Priono menyatakan, penggunaan alsintan khususnya alat tanam, merupakan langkah maju bagi petani di Beltim, mengingat saat ini masih terbatasnya tenaga kerja dan biaya.

"Alat ini diharapkan dapat mempercepat penanaman, mengoptimalkan populasi, memudahkan pemeliharaan, sehingga produktivitasnya akan meningkat signifikan," harapnya.

Ia menyatakan optimistis, penggunaan alsintan di Beltim, khususnya alat tanam padi sangat bermanfaat, terutama untuk percepatan tanam dalam kawasan.

"Kita optimistis, penggunaan alsintan dapat meningkatkan efisiensi, baik tenaga kerja maupun biaya, yang akhirnya berimplikasi terhadap peningkatan pendapatan petani," kata Trijaka.

Menurutnya ke depan, alsintan akan terus ditambah dan dikembangkan penggunaannya, sehingga dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya petani.

"Kita berharap ke depan, perkembangan ini ada peningkatan yang signifikan, sehingga masyarakat Beltim dapat merasakan manfaatnya, khususnya para petani di sini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Peningkatan Produktivitas, Petani Sumsel dan Kementan Buat Saluran Air

Demi Peningkatan Produktivitas, Petani Sumsel dan Kementan Buat Saluran Air

Bisnis | Rabu, 15 Mei 2019 | 08:37 WIB

Kementan Minta Alsintan Dimanfaatkan Sebaik Mungkin

Kementan Minta Alsintan Dimanfaatkan Sebaik Mungkin

Bisnis | Selasa, 14 Mei 2019 | 08:00 WIB

Kementan Kunjungi Sentra Holtikultura di Sulut dan Serahkan Bantuan

Kementan Kunjungi Sentra Holtikultura di Sulut dan Serahkan Bantuan

Bisnis | Senin, 13 Mei 2019 | 08:21 WIB

Curah Hujan Tinggi, Kementan Minta Petani Manfaatkan Program Asuransi Padi

Curah Hujan Tinggi, Kementan Minta Petani Manfaatkan Program Asuransi Padi

Bisnis | Sabtu, 11 Mei 2019 | 07:22 WIB

Terkini

Perundingan AS-Iran Kacau, Trump Malah Nonton UFC Ketimbang Negosiasi Selat Hormuz

Perundingan AS-Iran Kacau, Trump Malah Nonton UFC Ketimbang Negosiasi Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:49 WIB

Pemerintah Klaim Daya Beli Masyarakat Masih Kuat, Begini Datanya

Pemerintah Klaim Daya Beli Masyarakat Masih Kuat, Begini Datanya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:29 WIB

BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi

BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:10 WIB

Iran Tetapkan Tarif Selat Hormuz, Harga Bitcoin Malah Anjlok Parah

Iran Tetapkan Tarif Selat Hormuz, Harga Bitcoin Malah Anjlok Parah

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:09 WIB

Danantara Rebut Pengelolaan Sekuritas Himbara, Mau Bentuk Holding Baru

Danantara Rebut Pengelolaan Sekuritas Himbara, Mau Bentuk Holding Baru

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 09:55 WIB

Pertamina Wisuda 168 Binaan Usaha Ultra Mikro, Total Cuan hingga Rp2,7 Miliar

Pertamina Wisuda 168 Binaan Usaha Ultra Mikro, Total Cuan hingga Rp2,7 Miliar

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 09:33 WIB

Purbaya Targetkan Legalisasi Rokok Ilegal Berlaku Mei 2026 demi Tambah Pendapatan Negara

Purbaya Targetkan Legalisasi Rokok Ilegal Berlaku Mei 2026 demi Tambah Pendapatan Negara

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 07:30 WIB

Purbaya Siapkan Insentif Motor Listrik, Bagaimana Nasib Mobil Listrik?

Purbaya Siapkan Insentif Motor Listrik, Bagaimana Nasib Mobil Listrik?

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 07:00 WIB

Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup

Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 03:31 WIB

Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi

Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 22:25 WIB