RUPST 2019, Telkom Bagikan Dividen Rp 16,23 Triliun Untuk Pemegang Saham

Chandra Iswinarno | Muslimin Trisyuliono
RUPST 2019, Telkom Bagikan Dividen Rp 16,23 Triliun Untuk Pemegang Saham
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Telkom Indonesia (Persero) 2019, Jumat (24/5/2019). [Suara.com/Muslimin Trisyuliono]

Direktur Keuangan Telkom Indonesia, Harry M Zen menjelaskan laba bersih berasal dari pendapatan perseroan pada tahun 2018 sebesar Rp 130,8 triliun naik dua persen.

Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) membagikan dividen Rp 16,23 triliun untuk pemegang saham. Dividen tersebut berasal dari rasio pembayaran yang disetujui sebesar 90 persen.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2019. Diketahui rincian rasio pembayaran berasal dari 60 persen Rp 10,82 triliun dividen tunai, 30 persen dividen spesial sebesar Rp 5,41 triliun dan 10 persen laba ditahan Rp 1,80 triliun.

Direktur Keuangan Telkom Indonesia, Harry M Zen menjelaskan laba bersih berasal dari pendapatan perseroan pada tahun 2018 sebesar Rp 130,8 triliun naik 2 persen dibanding tahun 2017 dengan EBITDA Rp 59,2 triliun. Nantinya dividen akan dibayar kepada pemegang saham yang tercatat paling lambat 27 Juni 2019. 

"Sesuai dengan keputuran RUPST tersebut maka laba bersih sebesar Rp 18 triliun yang dibukukan perseroan sepanjang 2018, 90 persennya akan dibagikan sebagai dividen dan 10 persen untuk pengembangan usaha perseroan," ujar Harry M Zen, Jumat (24/5/2019).

Menurutnya kontribusi bisnis digital menjadi penyumbang terbesar pada tahun 2018 sebesar 63 persen. Bisnis tersebut meliputi konektivitas broadband dan layanan digital yang meningkat signifikan sebesar 23,1 persen.

Harry menuturkan sebagai perusahaan telekomunikasi digital, penguatan kapasitas digital dalam layanan, infrastruktur dan pengalaman digital menjadi kunci dalam kinerja Telkom. Salah satunya dengan total belanja tahun 2018 sebesar Rp 33,6 triliun untuk pembangunan infrastruktur broadband.

Hingga kini Telkom memiliki total Base Tranceiver Station (BTS) sebanyak 189 ribu unit dengan BTS 3G dan 4G LTE sebanyak 138,7 ribu unit. Jaringan backbone serat optik yang sudah dibangun 161,6 ribu dengan jaringan akses fiber optic mencakup 30,12 juta home-passed dan 382,8 juta wifi akses. 

Serta Telkom sudah mengoperasikan tiga satelit dengan total kapasitas 133 transponder equivalent (TPE). Menurutnya dengan capaian kinerja perseroan diawal tahun 2019 EBITDA dan laba bersih tumbuh hingga high single digit dibanding tahun 2018.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS