Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Tanggulangi Alih Fungsi Lahan, Kementan Cetak Lahan Sawah Baru di Luar Jawa

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 12 Juni 2019 | 08:04 WIB
Tanggulangi Alih Fungsi Lahan, Kementan Cetak Lahan Sawah Baru di Luar Jawa
Ilustrasi padi. (Dok : Kementan)

Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya mencetak sawah-sawah baru untuk menanggulangi alih fungsi lahan pertanian.  Tahun ini ditargetkan ada 6.000 hektare sawah baru yang akan digiatkan di luar Pulau Jawa dengan bekerja sama dengan TNI.

Adapun salah satu target adalah Kabupaten Aceh Besar, yang mengalokasikan kegiatan cetak 200 hektare sawah baru.  Program cetak sawah dimulai sejak April.

"Alokasi cetak sawah 2019, sesuai Survei, Investigasi dan Desain (SID) adalah seluas 6.000 hektare, yang dilakukan bersama dengan TNI. SID merupakan syarat pelaksanaan dan sudah divalidasi," ujar Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Sarwo Edhy, Jakarta, Selasa (11/6/2019).

Ia mengungkapkan, adapun cetak sawah di Aceh seluruhnya mencapai 500 hektare, Lampung 600 hektare, Kalimantan Utara 300 hektare, Kalimantan Tengah 300 hektare, Sulawesi Selatan 1.250 hektare, Sulawesi Tengah 1.300 hektare, Sulawesi Utara 750 hektare dan Papua 1000 hektare.

"Sampai dengan tahun kelima program cetak sawah, kami sudah merealisasikan lahan seluas 218.882 hektare, sementara target pemerintah adalah 239.162 hektare," ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mewujudkan cetak sawah baru 200 hektare melalui Dinas Pertanian bekerja sama dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0101/BS.

"Tahun ini, ada empat kecamatan di Aceh Besar yang mendapat alokasi dana cetak sawah baru dari pemerintah pusat yang bekerjasama dengan Kodim 0101/BS," kata Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar, Azhar.

Keempat kecamatan itu adalah Seulimeum untuk tiga gampong, yakni Blang Tingkem luas lahan 46,84 hektare, Lam Apeng 24,24 hektare, dan Gampong Pulo 45 hektare. Kecamatan Kuta Cot Glie, masing-masing Gampong Ie Alang Lamghui dengan luas lahan 14,80 hektare dan Maheng 15,22 hektare.

"Dua kecamatan lainnya, yakni Pulo Aceh di Gampong Alue Riyeung 30 hektare dan Kecamatan Darussalam di Gampong Blang 23,90 hektare," sebutnya.

Azhar menjelaskan, kepastian program cetak sawah baru diperoleh setelah dilakukan  penandatanganan kerja sama antara Dinas Pertanian Aceh Besar dengan Dandim 0101/BS, yang telah dilakukan beberapa waktu lalu.

Dia berharap nantinya, para petani dapat memanfaatkan lahan sawah baru untuk meningkatkan produksi pertanian, khususnya padi. Setelah sawah selesai dicetak, petani yang tergabung dalam kelompok tani diberikan bantuan sarana produksi sehingga petani dapat menanam padi.

"Aceh Besar merupakan daerah potensial pertanian padi dan penyumbang gabah nasional. Dengan cetak sawah baru lagi akan menambah nilai produksi dan pendapatan petani, sekaligus memanfaatkan lahan yang belum tergarap, serta sebagai antisipasi alih fungsi lahan yang sangat signifikan di Aceh Besar," tambahnya.

Luas lahan baku sawah di Aceh Besar terus berkurang seiring dengan semakin gencarnya alih fungsi lahan, terutama untuk pemukiman baru. Karena hal itu tidak bisa dibendung, apalagi pembangunan Kota Banda Aceh sebagai Ibukota provinsi Aceh terus melebar ke wilayah Aceh Besar.

"Oleh karena itu, program cetak sawah baru harus terus berlanjut dan ini diharapkan dapat mengantisipasi penurunan luas lahan sawah produktif di Aceh Besar," ujar Azhar.

Sementara itu, Dandim 0101/BS Kolonel Inf Hasandi Lubis SIP berharap, proses cetak sawah baru seluas 200 hektare dapat dikerjakan sesuai dengan waktu dan kualitas yang telah ditentukan, sehingga nanti menjadi sawah yang potensial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap Hadapi Era Industri 4.0, Kementan Andalkan Combine Harvester

Siap Hadapi Era Industri 4.0, Kementan Andalkan Combine Harvester

Bisnis | Selasa, 11 Juni 2019 | 07:57 WIB

Lindungi Petani dari Pupuk Organik Mutu Rendah, Kementan Revisi Permentan

Lindungi Petani dari Pupuk Organik Mutu Rendah, Kementan Revisi Permentan

Bisnis | Senin, 10 Juni 2019 | 07:57 WIB

Optimalkan Sumber Air, Kementan Yakin Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045

Optimalkan Sumber Air, Kementan Yakin Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045

Bisnis | Jum'at, 07 Juni 2019 | 06:54 WIB

Dukung Kebutuhan Tanaman Pangan, Kementan Bangun Irigasi Perpompaan

Dukung Kebutuhan Tanaman Pangan, Kementan Bangun Irigasi Perpompaan

Bisnis | Kamis, 06 Juni 2019 | 08:00 WIB

Terkini

Developer RI Kini Bisa Bangun AI Trading Langsung ke Bursa Kripto

Developer RI Kini Bisa Bangun AI Trading Langsung ke Bursa Kripto

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:11 WIB

Rupiah Melemah, Penjualan Hewan Kurban Tetap Bergairah Jelang Iduladha 2026

Rupiah Melemah, Penjualan Hewan Kurban Tetap Bergairah Jelang Iduladha 2026

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:02 WIB

Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar

Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:34 WIB

Kebun Binatang Raksasa RI Siap Melantai di BEI, Taman Safari Segera IPO?

Kebun Binatang Raksasa RI Siap Melantai di BEI, Taman Safari Segera IPO?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:17 WIB

Menkeu Purbaya Buka Suara soal Pembentukan Badan Ekspor

Menkeu Purbaya Buka Suara soal Pembentukan Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:09 WIB

Purbaya Klaim Rupiah Masih Aman usai Suntik Pakai APBN Rp 2 Triliun

Purbaya Klaim Rupiah Masih Aman usai Suntik Pakai APBN Rp 2 Triliun

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:52 WIB

Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata

Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:46 WIB

Dasco Harap Tanggal 29 Mei Ada Kejutan di Bursa Saham

Dasco Harap Tanggal 29 Mei Ada Kejutan di Bursa Saham

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:38 WIB

Dasco Optimistis IHSG Menguat Setelah 29 Mei, Ada Strategi Rahasia

Dasco Optimistis IHSG Menguat Setelah 29 Mei, Ada Strategi Rahasia

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:30 WIB

IHSG Semakin Ancur ke Level 6.300 pada Sesi I

IHSG Semakin Ancur ke Level 6.300 pada Sesi I

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:28 WIB