Girang Dapat Predikat WTP, Sri Mulyani Kasih Pantun ke BPK

Agung Sandy Lesmana
Girang Dapat Predikat WTP, Sri Mulyani Kasih Pantun ke BPK
Menkeu Sri Mulyani saat berpidato di Auditorium Gedung BPK. (Suara.com/Achmad Fauzi).

Menurut Sri Mulyani, WTP tersebut diraih atas kerja keras Kementerian/Lembaga yang terus berupaya menjaga tata kelola dengan baik.

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerima laporan hasil pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan 2018 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Penyerahan tersebut dilakukan di Auditorium Gedung BPK, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (12/6/2019).

Dalam penyerahan LHP tersebut, Sri Mulyani sangat bersyukur karena LHP LKPP (Laporan Keuangan Pemerintah Pusat) tahun 2018 mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Predikat ini diraih selama tiga kali berturut turut sejak tahun 2016.

Menurut Sri Mulyani, WTP tersebut diraih atas kerja keras Kementerian/Lembaga yang terus berupaya menjaga tata kelola dengan baik.

Acara penyerahan laporan audit keuangan negara di BPK. (Suara.com/Achmad Fauzi)
Acara penyerahan laporan audit keuangan negara di BPK. (Suara.com/Achmad Fauzi)

"Ini adalah suatu capaian yang membanggakan dan saya yakin ini menunjukkan hasil kerja dari seluruh K/L di dalam rangka untuk terus meningkatkan kinerja perekonomian indonesia," kata Sri Mulyani.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini membeberkan capaian LHP LKPP tahun 2018 lebih baik dibandingkan tahun 2017. Dari 86 laporan keuangan K/L dan satu laporan bendahara umum negara, terdapat 82 institusi lembaga mendapatkan opini WTP untuk laporan tahun 2018.

"Saya yakin opini WTP didapat melalui kerja keras dan kerja sama dengan BPK terutama untuk pemerintah pusat dan seluruh K/L yang telah mencapai opini tertingi. Kita juga berharap hasil WTP tersebut bisa diterjemahkan dalam bentuk manfaat anggaran yang berguna dan bermanfaat bagi masyarakat dan pekonomian," tutur dia.

Dalam hal ini, Sri Mulyani pun menyampaikan pantun untuk meluapkan rasa senangnya mendapatkan WTP tiga kali berturut-turut. Pantun yang disampaikam tersebut juga untuk menutup pidatonya usai menerima LHP dari BPK.

Berikut pantun yang dibacakan Sri Mulyani:

Pulang mudik lewat Cipali
Kena macet cuma sesekali
Kerjasama yan baik perlu digali
Tahun depan WTP kembali.

Bila datang ke Jakarta
Jangan lupa bawa KTP
Terima kasih BPK
Sekali WTP tetap WTP

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS