Era Milenial, Koperasi Kredit di Indonesia Didorong Lakukan Digitalisasi

Iwan Supriyatna

Senin, 24 Juni 2019 | 15:49 WIB
Era Milenial, Koperasi Kredit di Indonesia Didorong Lakukan Digitalisasi
Lokakarya dengan tema “Digitalisasi di era milenial dalam rangka keberlanjutan Gerakan Koperasi Kredit Indonesia”. (Dok: Kemenkop)

Suara.com - Koperasi kredit (kopdit) di Indonesia didorong untuk melakukan digitalisasi dalam sistem operasionalnya agar tetap kompetitif di era milenial yang akrab dengan teknologi.

Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM Luhur Pradjarto mengatakan, koperasi kredit harus inovatif dan mulai menerapkan platform digital.

“Mengacu platform inovasi, maka di internal koperasi yaitu pengurus, pengawas, anggota, pengelola dan karyawan harus memiliki kesadaran bahwa inovasi adalah suatu keharusan apalagi di era digitalisasi industri 4.0, karena inovasi tidak ada batas,” kata Luhur dalam keterangannya, Senin (24/6/2019).

Terkait kopdit, perkembangan koperasi kredit di Indonesia tidak terlepas dari prinsip yang digagas oleh Raiffeisen seorang walikota di Jerman pada abad 19 yang mengembangkan kredit union.

Oleh karena itu, dalam membangun dan mengembangkan koperasi kredit di Indonesia selain mengacu pada prinsip perkoperasian, juga mengacu pada tiga pilar yang dikembangkan oleh Reiffeisen pada waktu itu.

Pertama, swadaya, artinya menolong dan berupaya dari dirinya sendiri, kedua, melakukan pendidikan.

“Pemberian pendidikan tidak hanya kepada pengurus tetapi juga kepada sumberdaya manusia koperasi termasuk pengawas anggota, manajer, dan karyawan,” katanya.

Ketiga, solidaritas, artinya sesama pengurus, pengawas, anggota, pengelola dan karyawan harus ada saling menolong, membangun, dan memperkuat, sehingga kinerja koperasi akan lebih kuat.

“Dengan mencermati perubahan lingkungan strategi dan semakin berkembangnya teknologi dan informasi, maka pilar yang keempat adalah inovasi,” katanya.

baca juga

Platform inovasi bertumpu pada dua faktor yaitu faktor orang (mental system), seorang hendaknya mampu berpikir dan kreatif untuk menggagas ide-ide yang inovasi.

Dan faktor lingkungan (environment) artinya orang tersebut diberikan ruang gerak, lingkungan dan kesempatan untuk mengimplementasikan inovasinya.

Hal kelima, adalah persatuan dalam kebhinekaan dimana sebagai Induk Koperasi Kredit yang mempunyai sebaran keanggotaan di setiap provinsi dengan berbagai karakter dan budaya, hendaknya dapat menjaga dan memperkuat persatuan, pesan Luhur.

Sementara, I Gde Indra Putra, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, mengapresiasi Inkopdit yang memilih Provinsi Bali sebagai tempat penyelenggaraan Lokakarya dan RAT TB 2018.

“Diharapkan para peserta juga mengunjungi koperasi perkreditan yang ada di Provinsi Bali sekaligus mengunjungi obyek wisata,” katanya.

Djoko Susilo, Ketua Umum Inkopdit menyampaikan, dengan jumlah anggota di tingkat koperasi yang sudah mencapai sekitar 3 jutaan, perlu memberikan pelayanan yang cepat dan mudah.

“Dalam upaya mengembangkan usaha pelayanan dana perlindungan bersama (Daperma), Inkopdit akan melakukan kerja sama dengan PT AXA yang bergerak di bidang asuransi dengan lingkup kegiatan pendampingan manajemen dalam hal pengelolaan usaha asuransi. Selain itu, Inkopdit juga telah mengembangkan usaha Siskodit untuk memberikan pelayanan kepada anggota di era milenial,” pungkas Djoko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DEKOPIN Klaim Bisnis Koperasi saat Ini Diklaim Sudah Melek Digital

DEKOPIN Klaim Bisnis Koperasi saat Ini Diklaim Sudah Melek Digital

Bisnis | Senin, 24 Juni 2019 | 12:25 WIB

Sepi Peminat, Begini Cara Menarik Milenial Berwisata Sejarah dan Budaya

Sepi Peminat, Begini Cara Menarik Milenial Berwisata Sejarah dan Budaya

Lifestyle | Minggu, 23 Juni 2019 | 08:30 WIB

Tips Ciptakan Personal Branding Kuat bagi Milenial yang Baru Meniti Karir

Tips Ciptakan Personal Branding Kuat bagi Milenial yang Baru Meniti Karir

Lifestyle | Sabtu, 22 Juni 2019 | 21:15 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×