Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.555.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.175,535
LQ45 621,910
Srikehati 307,227
JII 366,948
USD/IDR 17.939

Banyak Pemobil Nekat Beli Gas Elpiji Subsidi, Pangkalan Takut Menegur

Chandra Iswinarno

Jum'at, 28 Juni 2019 | 16:30 WIB
Banyak Pemobil Nekat Beli Gas Elpiji Subsidi, Pangkalan Takut Menegur
Salah satu pangkalan gas yang ada di Kota Solo, Jawa Tengah. [Suara.com/Ari Purnomo]

Suara.com - Kesalahan distribusi gas subsidi tiga kilogram ternyata tidak hanya terjadi pada warung menengah ke atas saja. Di Kota Solo, Jawa Tengah banyak warga mampu yang nekat menikmati gas melon yang harusnya untuk warga miskin.

Kenyataan itu diungkapkan seorang pemilik pangkalan gas elpiji tiga kilogram, Toto (60). Ia mengaku juga tidak bisa berbuat banyak untuk melarang pembeli mampu itu agar tidak menggunakan gas bersubsidi.

"Banyak yang membeli gas elpiji tiga kilogram menggunakan mobil. Kalau mau saya larang, gimana juga namanya pembeli," kata Toto saat ditemui di pangkalannya, Jumat (28/6/2019).

Diakuinya, jika menngikuti aturan pembelian gas melon hanya diperuntukkan bagi warga miskin saja, tetapi banyaknya aturan membuatnya kesulitan untuk menerapkan saat menjual gas elpiji tiga kilogram.

"Memang harusnya gas elpiji ini untuk warga miskin. Tapi saya juga tidak bisa mencermati mana yang warga miskin dan mana yang mampu. Karena kebanyakan pembelinya juga saya kenal," tuturnya.

Toto menambahkan, sesuai aturan setiap pembeli gas elpiji, haruslah membawa KTP. Kemudian, pembeli juga harus mengisi data yang ada dalam buku laporan.

"Tetapi, itu kan tidak mungkin bisa terus menerus. Kadang saya juga agak tidak enak, kalau setiap hari ada pembeli harus menanyakan KTP dan meminta mengisi data," ucapnya.

Bahkan, lanjutnya, pernah dirinya menegur pembeli mampu yang nekat membeli gas elpiji. Akan tetapi, jawaban dari pembeli juga tidak mengenakan.

"Sudah pernah saya minta agar menggunakan gas nonsubsidi. Tapi, katanya kebutuhannya memasak tidak terlalu sering. Sehingga, kalau harus menggunakan gas besar takut tidak cepat habis dan justru berbahaya," ucapnya.

baca juga

Untuk diketahui, PT Pertamina (Persero) menggelar sidak penggunaan gas LPG subsidi 3 Kg bersama jajaran Dinas Perindustrian dan Kepolisian Resor Solo. Sidak dilakukan di beberapa rumah makan yang berlokasi di Kota Solo, Jawa Tengah.

Sales Executive LPG Pertamina MOR IV wilayah Soloraya, Adeka Sangtraga mengatakan, dari hasil sidak ditemukan rata-rata konsumsi gas LPG bersubsidi 3 kg lebih dari 300 tabung setiap minggunya.

Jumlah ini setara dengan 3,6 Metric Ton (MT) per bulan dari beberapa rumah makan dan restoran yang dijumpai di Kota solo.

"Saat ini konsumsi LPG terutama yang bersubsidi di Kota Solo mencapai 2.300 MT per bulan atau setara dengan 760 ribu tabung setiap bulannya, jumlah ini terus meningkat setiap tahunnya sesuai dengan kebutuhan konsumsi masyarakat," ujar Adeka dari keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Kamis (27/6/2019) kemarin.

Kontributor : Ari Purnomo

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Distribusi Gas Melon Salah Sasaran, Pangkalan Mengaku Kewalahan

Distribusi Gas Melon Salah Sasaran, Pangkalan Mengaku Kewalahan

Bisnis | Jum'at, 28 Juni 2019 | 13:52 WIB

Pemkot Solo Masih Pergoki Rumah Makan Gunakan Gas Bersubsidi

Pemkot Solo Masih Pergoki Rumah Makan Gunakan Gas Bersubsidi

Jawa Tengah | Selasa, 25 Juni 2019 | 18:40 WIB

Gas 3 Kg Langka, Harganya Capai Rp35 Ribu

Gas 3 Kg Langka, Harganya Capai Rp35 Ribu

Bisnis | Senin, 11 Desember 2017 | 07:53 WIB

Terkini

Avatar Aang Resmi Tayang Terbatas di Bioskop demi Lolos Kualifikasi Oscar

Avatar Aang Resmi Tayang Terbatas di Bioskop demi Lolos Kualifikasi Oscar

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:30 WIB

Escapism di Layar: Mengapa Konten Flexing Laku Keras di Media Sosial?

Escapism di Layar: Mengapa Konten Flexing Laku Keras di Media Sosial?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:20 WIB

ASDP Percepat Digitalisasi 6 Pelabuhan Strategis, Face Recognition hingga One Gate System

ASDP Percepat Digitalisasi 6 Pelabuhan Strategis, Face Recognition hingga One Gate System

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:15 WIB

Air PAM Macet Berbulan-bulan, Warga Pegadungan Rogoh Kocek Dua Kali demi Air Bersih

Air PAM Macet Berbulan-bulan, Warga Pegadungan Rogoh Kocek Dua Kali demi Air Bersih

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:10 WIB

Mengapa Kita Begitu Bergantung pada Terigu yang Tidak Bisa Kita Tanam?

Mengapa Kita Begitu Bergantung pada Terigu yang Tidak Bisa Kita Tanam?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:00 WIB

PFII Jangan Sampai Jadikan Bali Surga Para Penghindar Pajak

PFII Jangan Sampai Jadikan Bali Surga Para Penghindar Pajak

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Bukan Jay Idzes, Rekannya di Sassuolo Resmi Direkrut Leeds United

Bukan Jay Idzes, Rekannya di Sassuolo Resmi Direkrut Leeds United

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Lewat Kerja Sama LoI Dengan KDEI, BRI Taipei Dorong Literasi Keuangan Pekerja Migran

Lewat Kerja Sama LoI Dengan KDEI, BRI Taipei Dorong Literasi Keuangan Pekerja Migran

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:37 WIB

Sinergi Dalam LoI, BRI Taipei dan KDEI Tingkatkan Akses Keuangan Pekerja Migran Indonesia

Sinergi Dalam LoI, BRI Taipei dan KDEI Tingkatkan Akses Keuangan Pekerja Migran Indonesia

Batam | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:33 WIB

It Ends With Us, Novel yang Membuka Mata tentang Toxic Relationship

It Ends With Us, Novel yang Membuka Mata tentang Toxic Relationship

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:30 WIB

×