Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Disperindag Jateng: Harga Ayam di Tingkat Peternak Membaik

Reza Gunadha | Muslimin Trisyuliono | Suara.com

Senin, 01 Juli 2019 | 21:54 WIB
Disperindag Jateng: Harga Ayam di Tingkat Peternak Membaik
ILUSTRASI - Kondisi kandang di peternakan ayam yang ada di Gunung Kidul, Yogyakarta. [Antara]

Suara.com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah mengklaim, harga ayam pada tingkat peternak berangsur normal setelah sempat merosot drastis hingga memicu aksi pembagian ayam gratis. Kekinian, harga ayam di tingkat peternak mencapai Rp 12 ribu per ekor.

Kepala Disperindag Jawa Tengah M Arif Sambodo mengatakan, harga ayam di tingkat pasar yang stabil sebenarnya Rp 34 ribu. Tapi kekinian, harga ayam Rp 29.200 per ekor.

"Harga sudah menjadi Rp 29.200 harga ayam di Pasar Becek, itu karena di tingkat peternak sudah menjadi Rp 12 ribu. Jadi sudah membaik," ujar M Arif Sambodo di Gedung Kemenko Perekonomian, Senin (1/7/2019).

Arif menuturkan, harga ayam yang sempat anjlok disebabkan stok berlebih di tingkat peternak.

"Kalau dilihat secara umum karena stok yang berlebih di tingkat peternak. Banyak ayam yang tidak terjual. Karena tak terjual, ayam broiler itu semakin gemuk sehingga harganya jatuh. Sebab, harga ayam stabil kalau berat ayamnya ideal,” tambahnya.

Sebelumnya, marak aksi protes yang dilancarkan peternak ayam pedaging di kawasan Jawa Tengah dan Yogyakarta, dengan membagikan ayam gratis.

Bahkan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X menilai, semestinya peternak ayam bisa menolak apabila tengkulak membeli ayam hidup dengan harga murah agar tidak memicu anjloknya harga jual.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manis Gurih, Menyantap 5 Sate Legendaris Berbalut Bumbu Kacang di Indonesia

Manis Gurih, Menyantap 5 Sate Legendaris Berbalut Bumbu Kacang di Indonesia

Lifestyle | Minggu, 30 Juni 2019 | 17:10 WIB

Dianggap Fenomena Biasa, Ini Penjelasan BMKG soal Heboh Embun Es di Dieng

Dianggap Fenomena Biasa, Ini Penjelasan BMKG soal Heboh Embun Es di Dieng

Jawa Tengah | Senin, 24 Juni 2019 | 21:35 WIB

Kementan Pantau Kemungkinan Kekeringan di Sejumlah Wilayah Kebumen

Kementan Pantau Kemungkinan Kekeringan di Sejumlah Wilayah Kebumen

Bisnis | Selasa, 18 Juni 2019 | 08:00 WIB

Es Dawet Jembut Kecabut, Cendolnya Kental, Santannya Mantap Betul

Es Dawet Jembut Kecabut, Cendolnya Kental, Santannya Mantap Betul

Lifestyle | Kamis, 13 Juni 2019 | 17:00 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB