Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Cegah Kerugian Panen karena Kekeringan Rp 3 T, BPPT Akan Buat Hujan Buatan

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Rabu, 10 Juli 2019 | 18:23 WIB
Cegah Kerugian Panen karena Kekeringan Rp 3 T, BPPT Akan Buat Hujan Buatan
Ilustrasi kekeringan akibat suhu panas (Shutterstock).

Suara.com - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah menemukan teknologi canggih untuk cegah potensi kerugian panen saat terjadi kekeringan. Teknologi itu yakni modifikasi cuaca (TMC).

Kepala BPPT Hammam Riza mengatakan kerugian panen dengan di tanah air sekitar Rp 3 triliun.

"Kita berusaha menghitung akibat kegagalan panen, ini masih dalam bentuk proposal, akibat kegagalan panen ini berapa kerugian negara kita, itu perkiraannya hampir mencapai Rp 3 triliun," ujar Hammam kepada wartawan di Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/7/2019).

"Karenanya harus dicari jalan bagaimana atasi kekeringan itu, salah satunya adalah dengan membuat hujan buatan," Hammam menambahkan.

Hammam menuturkan, areal persawahan banyak tersebar di Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Barat. Memasuki musim kemarau, sudah ada daerah yang berpotensi terancam kekeringan.

Ilustrasi kekeringan. (Shutterstock)
Ilustrasi kekeringan. (Shutterstock)

Oleh karena itu, teknologi modifikasi cuaca dapat menjadi langkah preventif untuk mengatasi masalah kekeringan yang muncul agar tidak terjadi kegagalan panen. Jika kekeringan melanda di banyak wilayah pertanian padi, maka dikhawatirkan produksi padi akan turun drastis.

Lebih lanjut, ia menilai Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi telah menyampaikan kepada BPPT untuk penggunaan TMC dalam mengatasi kekeringan untuk menghindari kegagalan panen.

"Waktu itu Pak Mendes (Menteri Desa) sudah menyampaikan agar BPPT menyiapkan proposal dan memaparkan ini ke Kementerian Pertanian, tapi belum ketemu, saya lagi menunggu tindak lanjutnya," tuturnya.

Untuk diketahui, teknologi modifikasi cuaca dapat mengatasi kekeringan dengan membuat hujan buatan, sehingga menjadi solusi bagi daerah-daerah untuk terhindar dari kekeringan.

"Kalau kita mau menyelamatkan sekian triliun rupiah akibat gagal panen dan kita bisa mengalokasikan biaya dalam arti membuat hujan buatan dan mengatasi kekeringan itu, sehingga risiko gagal panen itu juga berkurang," jelas dia.

Sebelumnya, Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menyatakan seluas 11.000 hektare sawah yang ditanami padi sudah mengalami kekeringan di musim kemarau ini dan itu diperkirakan akan terus bertambah.

"Secara keseluruhan yang mengalami kekeringan itu sudah ada 11.000 hektare," kata Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Indramayu Ahmad Yani di Indramayu, Rabu.

11.000 hektare sawah yang mengalami kekeringan itu terbagi menjadi tiga kategori yaitu ringan, sedang dan berat.

Di mana yang mengalami kekeringan ringan yaitu seluas 4.000 hektare, kekeringan sedang 5.000 hektare dan kekeringan berat 1.300 hektare.

"Sementara 200 hektare lainnya sudah puso atau gagal panen akibat kekeringan," tuturnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Musim Kemarau, Petani di Tangerang Merugi Hingga Puluhan Juta

Musim Kemarau, Petani di Tangerang Merugi Hingga Puluhan Juta

Banten | Rabu, 10 Juli 2019 | 17:14 WIB

Daftar Daerah Rawan Kekeringan di Jakarta

Daftar Daerah Rawan Kekeringan di Jakarta

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 12:44 WIB

BPBD: Jakarta Aman dari Ancaman Kekeringan Ekstrem

BPBD: Jakarta Aman dari Ancaman Kekeringan Ekstrem

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 12:32 WIB

Kementan Gelar Rakor dengan TNI, Atasi Dampak Kekeringan 2019

Kementan Gelar Rakor dengan TNI, Atasi Dampak Kekeringan 2019

Bisnis | Rabu, 10 Juli 2019 | 08:00 WIB

Jakarta Terancam Kekeringan, Kadis LH Jamin Pasokan Air Bersih Aman

Jakarta Terancam Kekeringan, Kadis LH Jamin Pasokan Air Bersih Aman

News | Selasa, 09 Juli 2019 | 18:44 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB