IMF Perkirakan Perdagangan Dunia Kuartal I 2019 Paling Lambat Sejak 2012

Pebriansyah Ariefana, Achmad Fauzi

Rabu, 24 Juli 2019 | 08:37 WIB
IMF Perkirakan Perdagangan Dunia Kuartal I 2019 Paling Lambat Sejak 2012
Deretan gedung bertingkat di Jakarta, Jumat (14/4).

Suara.com - International Monetary Fund (IMF) atau Dana Moneter Internasional memperkirakan laju perdagangan dunia hanya akan tumbuh 0,5 persen pada kuartal I 2019 ini. Jika itu terjadi maka perdagangan global itu paling lambat sejak 2012.

Dilansir dari Reuters, IMF juga menurunkan perkiraan untuk pertumbuhan global tahun ini dan selanjutnya, memperingatkan bahwa lebih banyak tarif AS, China, atau tarif mobil Brexit yang lebih jauh dapat memperlambat pertumbuhan, melemahkan investasi, dan mengganggu perdagangan dalam negeri

Kendati demikian, Kepala ekonom IMF, Gita Gopinath mengatakan pemberi pinjaman global tidak melihat tanda-tanda resesi, tetapi memang melihat risiko penurunan yang signifikan untuk pertumbuhan global ke depan, termasuk meningkatnya tensi perang perdagangan.

Wakil direktur departemen penelitian IMF, Gian Maria Milesi-Ferretti mengatakan, perdagangan yang lesu disebabkan beberapa faktor. Termasuk ketidakpastian yang disebabkan oleh perang perdagangan AS-China, investasi yang lebih lemah, dan siklus siklus di sektor otomotif dan teknologi.

"Akhir 2018 cukup lemah. Anda memiliki kombinasi faktor yang berperan di sini, beberapa di antaranya bersifat sementara dan beberapa di antaranya mungkin merupakan tanda perlambatan yang lebih signifikan," Milesi-Ferretti

Milesi-Ferretti mengatakan perdagangan terutama didorong oleh barang-barang investasi, dan aktivitas investasi lemah di Amerika Latin, Eropa dan, China yang dihadapkan perlambatan permintaan domestik yang cukup besar.

"Ketika investasi melambat di China, itu terlihat di layar radar global," katanya.

Perdagangan global juga dilanda siklus penurunan perdagangan barang dan komponen yang terkait dengan produksi produk teknologi seperti iPhone dan elektronik lainnya.

"Siklus itu telah memberikan dorongan besar bagi perdagangan global pada akhir 2017, tetapi telah berubah dan sudah sangat lemah baru-baru ini dan itu menunjukkan angka-angka perdagangan, terutama di Asia," kata Milesi-Ferretti.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Duit Rp 10 Juta, ABG 14 Tahun Dijual Tantenya ke Lelaki Hidung Belang

Demi Duit Rp 10 Juta, ABG 14 Tahun Dijual Tantenya ke Lelaki Hidung Belang

News | Selasa, 23 Juli 2019 | 13:04 WIB

Gandeng Blibli, Oli Daihatsu Dijual Online

Gandeng Blibli, Oli Daihatsu Dijual Online

Otomotif | Jum'at, 19 Juli 2019 | 16:42 WIB

BI: Penurunan Suku Bunga Acuan Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

BI: Penurunan Suku Bunga Acuan Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 18 Juli 2019 | 17:00 WIB

Harga Cabai Makin Pedas, Pemerintah Putar Otak Agar Rakyat Tak Menjerit

Harga Cabai Makin Pedas, Pemerintah Putar Otak Agar Rakyat Tak Menjerit

Bisnis | Rabu, 17 Juli 2019 | 15:48 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Semester I 2019 Hanya Kisaran 5,1 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Semester I 2019 Hanya Kisaran 5,1 Persen

Bisnis | Selasa, 16 Juli 2019 | 19:20 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×