Jualan Kopi di China, Nestle Gandeng Starbucks

Iwan Supriyatna | Muslimin Trisyuliono | Suara.com

Jum'at, 09 Agustus 2019 | 09:32 WIB
Jualan Kopi di China, Nestle Gandeng Starbucks
Kopi Starbucks. (Shutterstock).

Suara.com - Produsen yang bergerak di bidang makanan dan minuman asal Swiss yakni Nestle mulai menjual kopi merek Starbucks di China.

Pihaknya akan menjual kopi dengan label Starbucks melalui platform e-commerce China seperti Alibaba dan JD.com serta di kantor dan perhotelan.

Dikutip dari Reuters, Nestle pada tahun lalu telah membayar 7,15 miliar dolar AS untuk hak cipta eksklusif untuk menjual kopi dan teh secara global. Serta mulai menjual produk merek Starbucks di Eropa, Asia dan Amerika Latin.

"Kami percaya China adalah pasar yang paling menarik secara umum, terutama untuk kopi karena konsumsi secangkir per kapita cukup tinggi dibanding dengan negara Asia lain," ujar CEO Nestle untuk wilayah China, Rashid Aleem Qureshi, Kamis (8/8/2019).

"Saat ini kopi di China tumbuh antara 3-5 persen pertahun dan kami percaya bahwa dengan membawa peluang bisnis baru yang menarik. Kami harus dapat tumbuh lebih cepat," tambahnya.

Kemitraan dengan Starbucks akan membantu Nestle menambah opsi kopi premium yang sudah dijual di China seperti kopi instan Nescafe dan kopi Nespresso.

Ceo Starbucks wilayah China, Belinda Wong mengatakan, kesepakatan Nestle akan membuka dua jalan baru untuk menjual produknya di China.

Dimana ia telah banyak berinvestasi dalam jaringan toko dan di tengah persaingan yang lebih ketat dari starup lokal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nestle Indonesia Perluas Pabrik di Tiga Provinsi Ini

Nestle Indonesia Perluas Pabrik di Tiga Provinsi Ini

Bisnis | Rabu, 31 Juli 2019 | 21:26 WIB

Viral Dua Remaja Bersih-bersih Setelah Makan di Starbucks, Yuk Dicontoh

Viral Dua Remaja Bersih-bersih Setelah Makan di Starbucks, Yuk Dicontoh

Lifestyle | Senin, 29 Juli 2019 | 12:50 WIB

Saingi Starbucks, Luckin Coffee Buka Gerai Kopi di Timur Tengah dan India

Saingi Starbucks, Luckin Coffee Buka Gerai Kopi di Timur Tengah dan India

Bisnis | Selasa, 23 Juli 2019 | 09:21 WIB

Terkini

Daftar Lengkap Tarif Listrik PLN Terbaru untuk Semua Golongan

Daftar Lengkap Tarif Listrik PLN Terbaru untuk Semua Golongan

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 06:51 WIB

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:39 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:21 WIB

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 21:33 WIB

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:20 WIB