Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.710.000
IHSG 6.989,426
LQ45 707,762
Srikehati 340,630
JII 476,486
USD/IDR 17.030

Karyawan PLN Ramai-ramai Bully JJ Rizal Gara-gara Ikan Koi Mati

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 12 Agustus 2019 | 11:26 WIB
Karyawan PLN Ramai-ramai Bully JJ Rizal Gara-gara Ikan Koi Mati
Postingan ikan koi mati akibat pemandaman listrik. [Twitter]

Suara.com - Sebanyak 43 ikan koi milik sejarawan JJ Rizal mati akibat kekurangan pasokan oksigen. Pasokan oksigen yang minim disebabkan karena mati listrik massal yang terjadi beberapa waktu lalu.

JJ Rizal pun kemudian meluapkan kekecewaannya kepada PLN di akun media sosial yang dimilikinya. JJ Rizal kecewa dengan PLN karena ikan koi yang dipelihara sejak enam tahun lalu itu mati karena matinya mesin sirkulasi air.

Setelah meluapkan kekecewaannya, JJ Rizal justru mengaku dibully oleh akun-akun twitter yang mayoritas pemiliknya adalah karyawan PLN.

Postingan ikan koi mati akibat pemandaman listrik. [Twitter]
Postingan ikan koi mati akibat pemandaman listrik. [Twitter]

"Sudah tiga hari instagram saya diserbu makian sejumlah akun yang setelah ditengok mayoritas karyawan @pln_123. Mereka tidak terima kritik soal PLN yang kudunya penuhi amanat UU Kelistrikan No 30 Tahun 2009 pasal 29 ayat 1-2. Kapan akan ada perbaikan jika kritik dihadapi dengan bully bukan dialog waras," kata JJ Rizal seperti dikutip dalam akun twitternya @JJRizal Senin (12/8/2019).

Namun, kritikan JJ Rizal tak semuanya mendapat kritikan dari netizen, ada beberapa netizen yang mendukungnya. Salah satunya, politisi Partai Demokrat Hinca Pandjaitan.

Lewat akun twitternya @hincapandjaitan, Hinca meminta agar JJ Rizal tak perlu Khawatir dengan bully yang didapatnya. Menurutnya, masyarakat harus bertukar gagasan untuk membangun negeri ini, terutama soal kelistrikan.

"Bung @JJRizal sahabatku, jangan kuatir, kita dukung anda, karena bertukar gagasan bertukar pandangan dan bertukar pikiran adalah energi dan keharusan kita membangun negeri bersamasama termasuk soal listrik kita. Negara ini negara kita sama sama, kita urus sama sama juga. #Horas!," ucap Hinca membalas tweet JJ Rizal.

Sebelumnya, JJ Rizal kecewa dengan peristiwa mati listrik massal di wilayah Jabodetabek pada Minggu (4/8/2019) siang.

Hal itu karena, puluhan ikan koi kesayangannya mati kekurangan oksigen. Kekesalan itu dilampiaskannya melalui media sosial Facebook dan Twitter yang kemudian ramai diperbincangkan warganet.

"Koi saya mati karena listrik padam sehingga mesin sirkulasi air yang memungkinkan oksigen ada di kolam lenyap," kata JJ Rizal, Selasa (6/8/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PLN Jabar Berikan Kompensasi Pemadaman Listrik Massal, Begini Skemanya

PLN Jabar Berikan Kompensasi Pemadaman Listrik Massal, Begini Skemanya

Jabar | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 17:15 WIB

Dua Pemilik Ikan Koi Gugat PLN Rp 11,125 Juta karena Pemadaman Listrik

Dua Pemilik Ikan Koi Gugat PLN Rp 11,125 Juta karena Pemadaman Listrik

News | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 13:17 WIB

PLN Digugat Rp 354 Triliun, Sudah 3 Kelompok yang Menggugat

PLN Digugat Rp 354 Triliun, Sudah 3 Kelompok yang Menggugat

News | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 12:40 WIB

Terkini

Transaksi Kripto RI Anjlok, Apa yang Terjadi?

Transaksi Kripto RI Anjlok, Apa yang Terjadi?

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:34 WIB

Ternyata Ini Biang Kerok Atap Terminal 3 Bisa Jebol

Ternyata Ini Biang Kerok Atap Terminal 3 Bisa Jebol

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:26 WIB

Banyak Akses Infrastruktur, Kawasan Park Serpong Mulai Diburu Pelaku Usaha

Banyak Akses Infrastruktur, Kawasan Park Serpong Mulai Diburu Pelaku Usaha

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:22 WIB

Capai 26,25 Juta Ton, Produksi Perikanan dan Kelautan Cetak Rekor di 2025

Capai 26,25 Juta Ton, Produksi Perikanan dan Kelautan Cetak Rekor di 2025

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:11 WIB

Bursa Saham RI Suram, IHSG Parkir di Level 6.900

Bursa Saham RI Suram, IHSG Parkir di Level 6.900

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:08 WIB

Tak Hanya Pedagang Kecil, BUMN Ini Juga Mulai Rasakan Kelangkaan Plastik

Tak Hanya Pedagang Kecil, BUMN Ini Juga Mulai Rasakan Kelangkaan Plastik

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:34 WIB

Jagung, Gula, hingga Telur Ayam Surplus Sambut El Nino Godzilla

Jagung, Gula, hingga Telur Ayam Surplus Sambut El Nino Godzilla

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:22 WIB

Purbaya Sempat Tolak Pengadaan Motor untuk Kepala SPPG

Purbaya Sempat Tolak Pengadaan Motor untuk Kepala SPPG

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:22 WIB

Beban Utang Whoosh Ditanggung APBN, Purbaya Siap Ambil Alih Operator Kereta Cepat?

Beban Utang Whoosh Ditanggung APBN, Purbaya Siap Ambil Alih Operator Kereta Cepat?

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:13 WIB

Purbaya Pede Ekonomi RI Tumbuh 5,5 Persen di Akhir 2026

Purbaya Pede Ekonomi RI Tumbuh 5,5 Persen di Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:13 WIB