Indonesia Diminta Waspadai Ancaman Eksternal Perekonomian Global

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 21 Agustus 2019 | 14:14 WIB
Indonesia Diminta Waspadai Ancaman Eksternal Perekonomian Global
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terus mewaspadai ancaman eksternal yang pengaruhi kondisi perekonomian dalam negeri. Saat ini, menurutnya ekonomi global tengah mengalami tekanan.

Bahkan, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menyebut perekonomian di beberapa negara diambang resesi.

"Tantangan eksternal, yang kita perhatikan dalam ekonomi dunia, apakah itu proyeksi ekonomi dunia melemah bahkan beberapa kali disebut resesi. Resesi itu kontraksi dua kuartal berturut-turut dan beberapa negara yang cukup penting di dunia sudah masuk kontraksi," ujar Sri Mulyani dalam sebuah seminar di Kompleks Parlemen DPR Senayan, Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Sri Mulyani pun menyebutkan negara-negara yang kondisi perekonomiannya tengah mengalami tekanan.

"Jerman, Singapura, negara di latin Amerika seperti Argentina yang sedang masa krisis, Meksiko dan Brazil juga dalam situasi cukup sulit," tambahnya.

Wanita yang kerap disapa Ani ini menuturkan, tekanan terhadap ekonomi global bukan tanpa alasan. Sri Mulyani menjelaskan, ada faktor natural dan buatan yang membuat perekonomian global tak jelas.

"Tantangan eksternal yang sifatnya natural adalah perubahan iklim yang pengaruhi kondisi semua negara di dunia dan juga Indonesia. ada juga tantangan dalam bentuk policy made seperti kenaikan suku bunga dan penurunan suku bunga dan ketidakpastian arah kebijakan karena tension politic. Persaingan seperti tindakan Amerika Serikat ke Huawei," jelas dia.

Maka dari itu, Sri Mulyani menambahkan, perlu kebijakan dari pemerintah guna memperkuat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam menghadapi tekanan global tersebut.

"Itu semua tantangan eksternal yang bukan dalam rangka kita cari alasan, tapi bentuk kemampuan kita untuk mendiagnosa faktor apa yang bisa pengaruhi upaya Indonesia dalam tujuan kita bernegara," pungkas dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bangganya Mawar de Jongh Film Bumi Manusia Ditonton Menkeu Sri Mulyani

Bangganya Mawar de Jongh Film Bumi Manusia Ditonton Menkeu Sri Mulyani

Entertainment | Selasa, 20 Agustus 2019 | 10:45 WIB

Menkeu: Prediksi Ekonomi Global 5,1 Persen, Indonesia 5,3 Persen

Menkeu: Prediksi Ekonomi Global 5,1 Persen, Indonesia 5,3 Persen

Bisnis | Selasa, 20 Agustus 2019 | 04:30 WIB

Sri Mulyani Sesalkan Lamanya Penetapan Status Kepegawaian Korban Lion Air

Sri Mulyani Sesalkan Lamanya Penetapan Status Kepegawaian Korban Lion Air

Bisnis | Senin, 19 Agustus 2019 | 15:05 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×