Pemdaprov Jabar Akselerasi Pembangunan Desa dengan Pembenahan Keuangan

Fabiola Febrinastri

Kamis, 22 Agustus 2019 | 13:15 WIB
Pemdaprov Jabar Akselerasi Pembangunan Desa dengan Pembenahan Keuangan
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, meluncurkan One Village One Company, di Desa Sukalaksana, Jabar, Kamis (20/12/2019). (Dok : Pemdaprov Jabar)

Suara.com - Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat (Jabar) terus mengakselerasi pembangunan desa. Selain infrastruktur, fokus Pemdaprov Jabar tertuju juga pada pembenahan sistem keuangan desa.

Salah satunya dengan meluncurkan Program One Village One Company (OVOC), pada 20 Desember 2018.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengatakan, OVOC diluncurkan untuk memangkas ketimpangan antara pedesaan dan perkotaan. Dengan hadirnya OVOC, Emil, sapaan Ridwan Kamil berharap, masyarakat desa dapat menggali potensi di wilayahnya dan menjadi pusat produksi guna menciptakan nilai tambah.

"Dengan OVOC, masyarakat tetap tinggal di desa dengan pekerjaan yang baik dan menjamin. Dengan begitu, masyarakat desa akan mendapatkan penghasilan yang tinggi. Tinggal di desa, rezeki kota," ujarnya, saat meluncurkan OVOC di Desa Sukalaksana, Kabupaten Garut, Jabar, Kamis (20/12/2019).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPM - Desa) Dedi Supandi mengatakan, sekitar 47 persen desa di Jabar tidak memiliki sistem keuangan yang baik. Situasi tersebut membuat roda ekonomi desa berputar lamban.

"Akar permasalahan ketimpangan pedesaan dan perkotaan bukan kemiskinan. Akar permasalahannya itu, warga desa dijauhkan dari potensi desanya sendiri. Berangkat dari situ, OVOC diluncurkan agar potensi desa dapat dimaksimalkan untuk kesejahteraan," kata Dedi.

Belum genap satu tahun OVOC diluncurkan, berdasarkan data DPM - Desa, sudah ada 596 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang aktif kembali, 272 BUMDes baru terbentuk, dan 746 BUMDes akan dibentuk pada 2019 oleh Patriot Desa.

Kehadiran BUMDes tidak hanya membuat roda ekonomi desa berputar semakin cepat, tetapi juga potensi desa dapat dikelola dengan sebaik-baiknya. Hal itu tentu berdampak pada kesejahteraan masyarakat desa yang terus meningkat.

Keberhasilan OVOC dapat pula dilihat dari grafik menanjak Indeks Desa Membangun (IDM). Pada 2019, ada 98 desa berstatus mandiri. Jumlah tersebut meningkat signifikan dari tahun sebelumnya, yang berjumlah 37 desa dengan status mandiri.

baca juga

Kemudian, 732 desa naik kelas, dari status berkembang menjadi maju. Selain itu, desa di Jabar tidak ada lagi yang berstatus sangat tertinggal.

Menurut Dedi, deretan angka-angkat tersebut membuktikan, program desa termasuk OVOC berputar di atas kepentingan masyarakat.

Dedi menargetkan dalam empat tahun ke depan, produk-produk yang dihasilkan OVOC tidak hanya menyentuh pasar nasional, tetapi juga internasional. Target tersebut, kata dia, dapat terwujud dengan terus memberikan pendampingan dan bantuan. Mulai dari permodalan sampai pemasaran.

"Tahun ini, kita berharap seluruh desa itu mempunyai BUMDes. Setelah terbentuk, akan ada bantuan modal, akses pemasaran, dan temu bisnis. Target ke depan adalah menaikkan Indeks Klasifikasi BUMDes," katanya.

"Target kita itu sudah berpikir pemasaran BUMDes itu sampai internasional, sehingga, di desa itu benar-benar menjadi sentral keuangan (center of budgeting)," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, Dynamic Government untuk Jabar Ngabret

Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, Dynamic Government untuk Jabar Ngabret

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 12:25 WIB

Gubernur Jabar : Digitalisasi Media Bisa Menggerus Media Konvensional

Gubernur Jabar : Digitalisasi Media Bisa Menggerus Media Konvensional

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 08:40 WIB

Ridwan Kamil Sebut Perekonomian Jabar Tumbuh 5,64 Persen

Ridwan Kamil Sebut Perekonomian Jabar Tumbuh 5,64 Persen

Bisnis | Kamis, 22 Agustus 2019 | 08:31 WIB

Pemberdayaan Masyarakat Dinilai Tepat dengan Teknologi Tepat Guna

Pemberdayaan Masyarakat Dinilai Tepat dengan Teknologi Tepat Guna

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 12:57 WIB

Flyover Lingkar Luar Sukabumi Diharapkan Bisa Tingkatkan Perekonomian

Flyover Lingkar Luar Sukabumi Diharapkan Bisa Tingkatkan Perekonomian

Bisnis | Rabu, 21 Agustus 2019 | 12:31 WIB

Sambut Penasihat PM Inggris, Ridwan Kamil Beberkan Potensi Investasi Jabar

Sambut Penasihat PM Inggris, Ridwan Kamil Beberkan Potensi Investasi Jabar

Bisnis | Rabu, 21 Agustus 2019 | 05:24 WIB

Terkini

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

×