Kementan : 80 Persen Produksi Gambir Dunia Berasal dari Indonesia

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 23 Agustus 2019 | 09:48 WIB
Kementan : 80 Persen Produksi Gambir Dunia Berasal dari Indonesia
Ilustrasi tanaman gambir. (Dok : Kementan)

Suara.com - Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Kasdi Subagyono, menyatakan, sekitar 80 persen produksi dan pasar ekspor gambir dunia berasal dari Indonesia. Volume dan nilai ekspor gambir Indonesia dari tahun ke tahun senantiasa meningkat.

"Sekitar 80 persen produksi dan pasar ekspor gambir dunia berasal dari Indonesia. Bahkan volume dan nilai ekspor gambir Indonesia dari tahun ke tahun semakin meningkat," ujarnya, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, Indonesia merupakan negara pengekspor gambir terbesar di dunia. Adapun negara tujuan ekspor gambir Indonesia adalah India, diikuti dengan negara tujuan lain seperti Jepang, India, Pakistan, Philipina, Bangladesh, Malaysia dan beberapa negara di Eropa.

"Pada 2018, ekspor gambir Indonesia mencapai 18 ribu ton, dengan nilai ekspor mencapai 55 juta dolar AS. Lebih dari 94 persen gambir Indonesia diekspor ke Indiauntuk Industri farmasi, astringent lotion dan zat penyamakan kulit," terangnya.

Bagi sebagian orang, gambir identik sebagai bahan pelengkap kunyahan campuran sirih dan kapur hasil pembakaran cangkang kerang. Namun gambir juga menjadi bahan baku bagi kalangan industri farmasi, tekstil, pangan, kosmetik, dan sebagainya.

Prospek pengembangan gambir sebagai komoditas ekspor masih sangat terbuka. Dalam 5 tahun terakhir, volume permintaan gambir Indonesia berada pada kisaran 13-14 ribu ton per tahun.

Di India sendiri, sebagian besar gambir digunakan sebagai pengganti katha yang diekstrak dari kayu Khair (Acacia cathecu) dan digunakan dalam industri Pan Masala dan Gutkha, yang merupakan produk konsumsi, dengan cara dikunyah dan memiliki efek stimulan.

Sumatera Barat Penghasil Terbesar
Kasdi menyebut, Sumatera Barat merupakan daerah penghasil gambir terbesar. Ia menyebut, ketersediaan benih unggul merupakan faktor penentu untuk meningkatkan produksi dan kualitas komoditas perkebunan yang berdaya saing ini.

Kementerian Pertanian (Kementan), saat ini tengah memacu peningkatan produksi komoditas perkebunan untuk mengembalikan kejayaan komoditas bernilai ekonomis tinggi di pasar dunia, dengan meluncurkan program BUN500.

baca juga

"ini merupakan program penyediaan benih bermutu tanaman perkebunan, termasuk gambir. Selain BUN500, penting untuk memperkenalkan manfaat gambir di ajang-ajang promosi skala Internasional. Selain untuk memperluas akses pasar, upaya tersebut juga bermanfaat untuk mengetahui aspek-aspek standardisasi  tanaman gambir yang dibutuhkan negara-negara pengimpor," tambah Kasdi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Negara Produsen Terbesar, Gambir Indonesia Siap Penuhi Pasar Dunia

Jadi Negara Produsen Terbesar, Gambir Indonesia Siap Penuhi Pasar Dunia

Bisnis | Senin, 19 Agustus 2019 | 08:13 WIB

Kembalikan Kejayaan Rempah Nusantara, Kementan Ekspor Pala ke Belanda

Kembalikan Kejayaan Rempah Nusantara, Kementan Ekspor Pala ke Belanda

Bisnis | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 13:12 WIB

Ekspor Arang dan Sabut Kelapa Indonesia Prospektif untuk Ditingkatkan

Ekspor Arang dan Sabut Kelapa Indonesia Prospektif untuk Ditingkatkan

Bisnis | Kamis, 15 Agustus 2019 | 11:44 WIB

Optimalkan Bantuan Alsintan, Petani Cilacap Dapat Pelatihan

Optimalkan Bantuan Alsintan, Petani Cilacap Dapat Pelatihan

Bisnis | Kamis, 08 Agustus 2019 | 08:00 WIB

Realisasi Premi Asuransi Ternak Sapi hingga Juli 2019 Capai Rp 17,48 M

Realisasi Premi Asuransi Ternak Sapi hingga Juli 2019 Capai Rp 17,48 M

Bisnis | Selasa, 06 Agustus 2019 | 08:14 WIB

Terkini

Prof Theddeus Prasetyono Sebut Gerakan Kritis Mahasiswa Bangun Keberanian Publik Lebih Luas

Prof Theddeus Prasetyono Sebut Gerakan Kritis Mahasiswa Bangun Keberanian Publik Lebih Luas

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:54 WIB

DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Sahroni Ingatkan Jangan Jadi Alat Kekuasaan

DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Sahroni Ingatkan Jangan Jadi Alat Kekuasaan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:52 WIB

Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati untuk Android dan iPhone

Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati untuk Android dan iPhone

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:49 WIB

Polisi Bunuh Ibu Kandung Alami Gangguan Mental, Kok Masih Dinas di Polda Riau?

Polisi Bunuh Ibu Kandung Alami Gangguan Mental, Kok Masih Dinas di Polda Riau?

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Demo 28 Oktober Dikawal Kendaraan Berat Polisi, Publik: Mau Amankan Aksi atau Perang dengan Rakyat?

Demo 28 Oktober Dikawal Kendaraan Berat Polisi, Publik: Mau Amankan Aksi atau Perang dengan Rakyat?

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?

Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?

Malang | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Kapolri Siapkan Bodycam untuk Personel saat Amankan Aksi Demonstrasi

Kapolri Siapkan Bodycam untuk Personel saat Amankan Aksi Demonstrasi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Menlu Sigapura Datang Mendadak, Mohon Waktu Bertemu Presiden Prabowo

Menlu Sigapura Datang Mendadak, Mohon Waktu Bertemu Presiden Prabowo

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Arti Simbol Warna Hijau Biru Merah di Aksi 28 Oktober Jogja, Saatnya Suporter Bersatu

Arti Simbol Warna Hijau Biru Merah di Aksi 28 Oktober Jogja, Saatnya Suporter Bersatu

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Baru Pulang Haji Bersama, Istri Sah Syok Suami Bakar Selingkuhan dan Balita di Kebun Bonsai

Baru Pulang Haji Bersama, Istri Sah Syok Suami Bakar Selingkuhan dan Balita di Kebun Bonsai

Jatim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:39 WIB

×