Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ternyata Ada Lahan Milik Prabowo di Ibu Kota Baru, Dahlan Iskan: Saya Tahu

Iwan Supriyatna | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 27 Agustus 2019 | 11:56 WIB
Ternyata Ada Lahan Milik Prabowo di Ibu Kota Baru, Dahlan Iskan: Saya Tahu
Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto seusia pimpin upacara HUT RI ke-74 di kantor Gerindra. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menyebut bahwa lokasi Ibu Kota baru yang dipilih Presiden Joko Widod (Jokowi) yakni Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara adalah bekas Hak Pengusahaan Hutan ITCI (International Timber Corporation Indonesia). Dahlan menyebut lahan itu bukan lagi milik ITCI melainkan milik Prabowo Subianto.

Dahlan menyampaikan tanggapannya terkait lokasi daerah yang dipilih Jokowi untuk menjadi Ibu Kota baru. Dari 1970 dirinya pernah merasakan tinggal di Kalimantan Timur. Sedikitnya ia mengetahui soal kehidupan di sana.

"Saya tahu lokasi itu. Yang direncanakan jadi Ibu Kota baru Republik Indonesia itu. Yang kemarin diumumkan sendiri oleh Bapak Presiden Jokowi itu," kata Dahlan dalam keterangannya, Selasa (27/8/2019).

Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan. (Antara/Widodo S. Jusuf)
Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan. (Antara/Widodo S. Jusuf)

"Kini sudah jelas. Lokasi yang disebutkan Bapak Presiden meliputi dua kabupaten, Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara. Berarti lokasi itu tepat di lengkung terdalam teluk tersebut. Persis di bekas Hak Pengusahaan Hutan ITCI," ucapnya.

Dahlan kemudian menjelaskan soal Balikpapan, daerah dengan sebutan kota minyak sejak zaman Belanda tersebut memiliki teluk Balikpapan.

Teluk itu sangat panjang dan menjorok masuk ke dalam daratan Kalimantan. Kota Balikapan berlokasi di mulut kanan teluk tersebut. Sedangkan lokasi Ibu Kota nantinya berada di kiri Teluk tersebut.

Seandainya teralisasikan, dari Ibu Kota baru itu nantinya masyarakat akan melihat cahaya gemerlap Kota Balikpapan. Lampu di atas bukit-bukit itu pun akan terlihat indah dicampur dengan lampu di pinggir pantai.

"Itu kalau ibu kotanya dibangun di dekat pantai. Air di teluk ini dalam. Tapi tenang. Tidak pernah terjadi pendangkalan. Tidak ada sungai besar yang bermuara di teluk itu," ujarnya.

Kemudian Dahlan menceritakan bahwa dulunya kawasan itu pernah disebut sebagai kawasan emas hijau lantaran kayu yang diperoleh dari hutan-hutan di sana bisa menghasilkan dolar yang begitu melimpah. Kayu berbentuk gelondongan itu diekspor melalui teluk yang disebutkannya tadi.

Kata Dahlan, dulu yang berhak untuk menebang hutan tersebut ialah perusahaan asing dari Amerika, ITCI namanya. Perusahaan itu berpusat di Oregon. Dirinya paham betul lantaran pernah merasakan hidup di sana.

Akan tetapi, pemilik lahan itu bukan lagi ITCI. Ia menyebutkan satu nama yang tak asing lagi. Yakni Prabowo Subianto.

"Tentu sudah tidak ada lagi hutan itu di sana. Juga tidak ada lagi ITCI. Pemilik perusahaan itu sudah bukan orang Amerika lagi. Sudah berganti orang Indonesia. Namanya Prabowo Subianto. Tapi masih ada tambang-tambang batu bara di sekitarnya," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Senang, Usul Lama Gerindra Akhirnya Direalisasikan Jokowi

Prabowo Senang, Usul Lama Gerindra Akhirnya Direalisasikan Jokowi

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 09:20 WIB

Jubir Prabowo: Fadli Zon Tidak Bersedia Gabung ke Kabinet Jokowi

Jubir Prabowo: Fadli Zon Tidak Bersedia Gabung ke Kabinet Jokowi

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 16:54 WIB

Setelah PDIP dan PPP, Gerindra Ingin Bangun Komunikasi dengan Partai Lain

Setelah PDIP dan PPP, Gerindra Ingin Bangun Komunikasi dengan Partai Lain

News | Selasa, 20 Agustus 2019 | 16:09 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB