Perang Dagang Lagi-lagi Membuat Rupiah Bakal Bergerak Melemah

RR Ukirsari Manggalani | Achmad Fauzi
Perang Dagang Lagi-lagi Membuat Rupiah Bakal Bergerak Melemah
Mata uang dolar AS bersanding dengan Yuan Cina. [shutterstock]

Saat ini, pasar masih mengkhawatirkan perang dagang Amerika Serikat - China, sehingga rupiah bisa mengalami pelemahan.

Suara.com - Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra memprediksi pergerakan rupiah pada hari ini bakal berbalik melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Menurut pengamatannya, pelemahan rupiah ini didorong masih dari sentimen perang dagang antara AS dan China. Ia menjelaskan, pasar masih mengkhawatirkan perang dagang karena belum ada petunjuk baru negosiasi akan berjalan lancar, yang mengarah ke pelemahan rupiah.

Di sisi lain, tambahnya, imbal hasil obligasi AS dari beragam tenor menurun yang mengarah ke pelemahan dollar AS. Inversi yield kembali terlihat.

"Rupiah berpotensi bergerak berpotensi bergerak di kisaran Rp 14.210 - Rp 14.270 ," kata Ariston dalam riset hariannya di Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan rupiah pada Selasa (27/8/2019) berada di level Rp 14.255 per dolar AS. Level itu melemah dibandingkan Senin sebelumnya di level Rp 14.242 per dolar AS.

Sementara, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Selasa kemarin berada di level Rp 14.235 per dolar AS. Posisi itu melemah dibandingkan pada Senin sebelumnya yang di level Rp 14.261 per dolar AS.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS