Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BNP2TKI : Bekerja ke Luar Negeri Masih Jadi Pilihan

Fabiola Febrinastri

Selasa, 03 September 2019 | 11:34 WIB
BNP2TKI : Bekerja ke Luar Negeri Masih Jadi Pilihan
Pekerja Migran Indonesia (PMI) Purna dan keluarganya. (Dok : BNP2TKI)

Suara.com - Saat ini, pilihan untuk bekerja ke luar negeri masih menjadi alternatif bagi setiap warga negara Indonesia. Jumlah angkatan kerja yang besar, tidak diimbangi ketersediaan lapangan pekerjaan di dalam negeri, mengakibatkan sebagian masyarakat mencari peruntungan dengan bekerja ke luar negeri untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.

Untuk tujuan tersebut, pemerintah wajib menjamin dan melindungi Warga Negara Indonesia (WNI) sejak sebelum berangkat, selama di negara penempatan, hingga pulang kembali ke Tanah Air.

Sebagai bentuk perlindungan setelah bekerja dari luar negeri, pemerintah dalam hal ini Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), secara bertahap melalui program “Pemberdayaan Terintegrasi" telah memberikan pelatihan kewirausahaan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) purna dan keluarganya.

Direktur Pemberdayaan BNP2TKI, A. Gatot Hermawan menjelaskan, dalam upaya meningkatkan kesejahteran PMI Purna dan keluarganya, diberikan pembekalan kewirausahaan dengan pemberdayaan terintegrasi.

"Program ini bertujuan untuk dapat memanfaatkan penghasilan yang diperoleh selama bekerja di luar negeri, agar dapat dimanfaatkan untuk usaha produktif bukan untuk keperluan yang sifatnya konsumtif," jelasnya, di Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Ia menambahkan, program pemberdayaan terintegrasi diperuntukan bagi PMI Purna dan keluarganya, serta memberikan peluang agar lebih produktif dalam memanfaatkan uang penghasilan dan kemampuan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan PMI dan keluarganya, dan PMI yang bersangkutan tidak kembali bekerja di luar negeri.

Menurut Gatot, program Pemberdayaan Terintegrasi yang dilakukan BNP2TKI melalui BP3TKI/LP3TKI seluruh Indonesia menitikberatkan pada empat bidang program, yaitu etahanan pangan, ekonomi kreatif, pariwisata, dan jasa. Pada kegiatan ini, peserta akan diberikan edukasi keuangan dan edukasi kewirausahaan, termasuk di dalamnya praktik dalam mengolah bahan.

Cetak 9.894 Wirausaha
Sejak 2015 - 2018, BNP2TKI telah melakukan pemberdayaan bagi PMI Purna dan keluarganya sebanyak 25.198 orang di seluruh Indonesia. Pelatihan yang diberikan antara lain, aneka pangan, minuman herbal, kuliner, toko kelontong, ternak ayam, ternak sapi, ternak kambing, ternak lele, ternak ikan mas, kerajinan bambu, rotan dan sebagainya.

Hingga 2019, BNP2TKI telah mencetak 9.894 orang wirausaha baru dari program pelatihan tersebut. Hal itu menjadi pencapaian BNP2TKI dalam target RPJMN.

Seperti Nurchaeti, PMI Purna dari Singapura yang kini sudah menjadi pengusaha sukses. Usaha yang dirintisnya, yaitu keripik buah, kini telah menembus pasar lokal, baik supermarket maupun hypermart.

Bahkan kripik buah Nurchaeti telah diekspor ke berbagai negara, seperti Singapura, Brunei Darussalam, Abudhabi, Qatar, Belgia, Jerman, Paris dan Belanda.

Titi, panggilan akrabnya, sangat berterimakasih kepada BNP2TKI yang telah memberikan fasilitasi berupa jaringan, pelatihan dan edukasi, sehingga usahanya bisa maju dan berkembang.

"Bagi PMI purna yang sudah membentuk usaha akan difasilititasi, seperti berkoordinasi antar instansi terkait dengan Dinas Koperasi dan UKM untuk membentuk Koperasi, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Dinas Kesehatanan dan MUI dalam mengajukan permohonan perijinan usaha (izin usaha), Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), Sertifikat Halal agar produk tersebut secara legal dan memenuhi persyaratan layak sebagai makanan yang dapat dikonsumsi masyarakat," jelasnya

Dengan begitu, lanjut Titi, produk yang dihasilkan mempunyai nilai jual dan mudah dipasarkan ke toko seperti supermarket, Indomart, Alfamart,  Alfamidi dan toko-toko lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNP2TKI dan Menaker Hadiri Forum Ketenagakerjaan di Jepang

BNP2TKI dan Menaker Hadiri Forum Ketenagakerjaan di Jepang

Bisnis | Selasa, 03 September 2019 | 09:23 WIB

Pemerintah Fokus Penempatan Pekerja Indonesia Profesional di Luar Negeri

Pemerintah Fokus Penempatan Pekerja Indonesia Profesional di Luar Negeri

News | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 09:33 WIB

BNP2TKI : Jepang Butuh Banyak Tenaga Kerja Asing

BNP2TKI : Jepang Butuh Banyak Tenaga Kerja Asing

Bisnis | Kamis, 29 Agustus 2019 | 09:56 WIB

BNP2TKI :  Indonesia Hebatkarena Bertahan dengan Kenaikan Ekonomi 5 Persen

BNP2TKI : Indonesia Hebatkarena Bertahan dengan Kenaikan Ekonomi 5 Persen

Bisnis | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 16:18 WIB

BNP2TKI Luncurkan  Aplikasi Kepulangan Online Pekerja Migran Bermasalah

BNP2TKI Luncurkan Aplikasi Kepulangan Online Pekerja Migran Bermasalah

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 16:07 WIB

Sejak 2015, BNP2TKI Telah Rehabilitasi 415 PMI Kurang Beruntung

Sejak 2015, BNP2TKI Telah Rehabilitasi 415 PMI Kurang Beruntung

News | Kamis, 15 Agustus 2019 | 09:56 WIB

Terkini

Rekap Harga Emas Sepekan Turun Signifikan, Bagaimana Trennya?

Rekap Harga Emas Sepekan Turun Signifikan, Bagaimana Trennya?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 20:50 WIB

Badai PHK Mengancam Akibat Dolar Melejit, KSPSI Desak Pemerintah Bertindak

Badai PHK Mengancam Akibat Dolar Melejit, KSPSI Desak Pemerintah Bertindak

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:23 WIB

BTN Perkuat Kualitas Kredit, Transformasi Loan Factory Dorong Pertumbuhan yang Lebih Sehat

BTN Perkuat Kualitas Kredit, Transformasi Loan Factory Dorong Pertumbuhan yang Lebih Sehat

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:07 WIB

KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap

KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:04 WIB

Berlaku 6 Juni, ASDP Beri Diskon Tiket Kapal Feri 21,95% Selama Libur Sekolah

Berlaku 6 Juni, ASDP Beri Diskon Tiket Kapal Feri 21,95% Selama Libur Sekolah

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:00 WIB

Masyarakat Dinilai akan Bingung Bedakan Produk Vape Legal Akibat Kemasan Polos

Masyarakat Dinilai akan Bingung Bedakan Produk Vape Legal Akibat Kemasan Polos

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:55 WIB

Tak Hanya Ada Rokok, Vape Ilegal Juga Terancam Marak Beredar

Tak Hanya Ada Rokok, Vape Ilegal Juga Terancam Marak Beredar

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:43 WIB

Tak Hanya Batu Bara dan Sawit, DSI Berpotensi Atur Ekspor Komoditas Lain

Tak Hanya Batu Bara dan Sawit, DSI Berpotensi Atur Ekspor Komoditas Lain

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:38 WIB

Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?

Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:05 WIB

Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026

Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:02 WIB