Pemerintah Fokus Penempatan Pekerja Indonesia Profesional di Luar Negeri

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 30 Agustus 2019 | 09:33 WIB
Pemerintah Fokus Penempatan Pekerja Indonesia Profesional di Luar Negeri
Sekretaris Utama BNP2TKI, Tatang Budie Utama Razak, menjadi pembicara di di Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (29/8/2019). (Dok : BNP2TKI)

Suara.com - Sekretaris Utama Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Tatang Budie Utama Razak menjadi salah satu pembicara dalam Forum Debriefing Kepala Perwakilan RI. Ia mengatakan, pihaknya kini tengah fokus untuk mengirim lebih banyak tenaga profesional ke luar negeri. 

"Kalau bicara mengenai TKI, yang sekarang disebut PMI ini seakan-akan cerita duka, dengan adanya kasus-kasus yang menimpa PMI. Padahal di luar negeri sana, banyak sekali diaspora yang bekerja sebagai dokter, perawat, dan berbagai pekerjaan profesional lainnya," paparnya, di Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (29/8/2019).

Tatang, yang sebelumnya menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Kuwait menceritakan pengalamannya kepada 200 mahasiswa jurusan Hubungan Internasional FISIP Undip.

"Orang Indonesia dan Kuwait sama-sama tidak mengenal satu sama lain secara dalam. Bahkan yang dikenal Kuwait tentang Indonesia adalah soal pembantu rumah tangganya," ujar Tatang.

Ia mengatakan, sudah saatnya berubah. Sebagai bangsa yang besar, sangat disayangkan jika bangsa lain tidak mengenal Indonesia dengan segala sumber daya yang dimilikinya.

"Kalau bicara mengenai TKI, yang sekarang disebut PMI ini seakan-akan cerita duka, dengan adanya kasus-kasus yang menimpa PMI. Padahal di luar negeri sana, banyak sekali diaspora yang bekerja sebagai dokter, perawat, dan berbagai pekerjaan profesional lainnya," paparnya.

Perubahan ini bisa dimulai dengan mengubah mindset tentang bekerja di luar negeri. Penyebutan tenaga kerja Indonesia (TKI) pun, di dalam UU nomor 18 tahun 2017 diubah menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Seperti halnya pengiriman PMI melalui skema Government to Government (G to G) ke Korea Selatan.

"PMI yang bekerja ke sana hanya lulusan SMP dan SMA, tetapi bisa mendapatkan gaji dasar Rp 21 juta per bulan. Kalau bisa menempatkan ke luar negeri dengan gaji besar, mengapa kita masih mengirimkan PMI yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga? Untuk itu ke depan, BNP2TKI akan menekan penempatan PMI yang low level dan fokus untuk membuka peluang kerja bagi PMI profesional," ujarnya.

baca juga

Tatang berpesan kepada mahasiswa, sebagai calon pemimpin di masa mendatang, mereka harus senantiasa membuka mata dan memperluas horizon, serta mempersiapkan diri dengan meningkatkan kompetensi, selalu meng-update diri dan tidak mudah terprovokasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNP2TKI : Jepang Butuh Banyak Tenaga Kerja Asing

BNP2TKI : Jepang Butuh Banyak Tenaga Kerja Asing

Bisnis | Kamis, 29 Agustus 2019 | 09:56 WIB

BNP2TKI :  Indonesia Hebatkarena Bertahan dengan Kenaikan Ekonomi 5 Persen

BNP2TKI : Indonesia Hebatkarena Bertahan dengan Kenaikan Ekonomi 5 Persen

Bisnis | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 16:18 WIB

BNP2TKI Luncurkan  Aplikasi Kepulangan Online Pekerja Migran Bermasalah

BNP2TKI Luncurkan Aplikasi Kepulangan Online Pekerja Migran Bermasalah

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 16:07 WIB

Sejak 2015, BNP2TKI Telah Rehabilitasi 415 PMI Kurang Beruntung

Sejak 2015, BNP2TKI Telah Rehabilitasi 415 PMI Kurang Beruntung

News | Kamis, 15 Agustus 2019 | 09:56 WIB

BNP2TKI Pastikan Pekerja Indonesia di Hong Kong Dalam Kondisi Aman

BNP2TKI Pastikan Pekerja Indonesia di Hong Kong Dalam Kondisi Aman

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 11:13 WIB

Ketua Diaspora Indonesia Usulkan BNP2TKI Direvisi, Ada Apa?

Ketua Diaspora Indonesia Usulkan BNP2TKI Direvisi, Ada Apa?

News | Sabtu, 10 Agustus 2019 | 13:57 WIB

Terkini

Dasco Pimpin Rapat Besar Bareng Menteri, Matangkan Perpres Perlindungan Ojol

Dasco Pimpin Rapat Besar Bareng Menteri, Matangkan Perpres Perlindungan Ojol

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:01 WIB

5 Fakta Viral Bocah Palembang Mengaku Dipukul Oknum Polisi saat Main Layang

5 Fakta Viral Bocah Palembang Mengaku Dipukul Oknum Polisi saat Main Layang

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:01 WIB

5 Parfum Lokal Wangi Bunga Sedap Malam, Aromanya Elegan dan Tahan Lama

5 Parfum Lokal Wangi Bunga Sedap Malam, Aromanya Elegan dan Tahan Lama

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:00 WIB

Teknologi bagi Siswa: Membantu Belajar atau Membuat Malas?

Teknologi bagi Siswa: Membantu Belajar atau Membuat Malas?

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:00 WIB

Drama Hak Angket DPRD Gowa Berujung Polisi, 45 Anggota Dewan Siap Ambil Langkah Ini

Drama Hak Angket DPRD Gowa Berujung Polisi, 45 Anggota Dewan Siap Ambil Langkah Ini

Sulsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:58 WIB

Geger Donald Trump Dikabarkan Dukung Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

Geger Donald Trump Dikabarkan Dukung Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:56 WIB

Gantikan Nanik, Sudaryono Didesak Bersih-bersih Internal Karena Ada Dugaan Pegawai BGN 'Main' Dapur

Gantikan Nanik, Sudaryono Didesak Bersih-bersih Internal Karena Ada Dugaan Pegawai BGN 'Main' Dapur

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:56 WIB

Urus Pajak Sambil Wisata: Stan Bapenda di Bandar Lampung Expo Jadi Primadona

Urus Pajak Sambil Wisata: Stan Bapenda di Bandar Lampung Expo Jadi Primadona

Lampung | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:52 WIB

Bukan 23 Nama, John Herdman Bawa 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Bukan 23 Nama, John Herdman Bawa 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:52 WIB

Petani Temanggung Geruduk Komisi IV DPR RI, Nilai Aturan Nikotin Ancam Tembakau Lokal

Petani Temanggung Geruduk Komisi IV DPR RI, Nilai Aturan Nikotin Ancam Tembakau Lokal

Jawa Tengah | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:48 WIB

×