Empat Alasan 33 Perusahaan China Ogah Masuk ke Indonesia

Bangun Santoso, Achmad Fauzi

Minggu, 08 September 2019 | 11:50 WIB
Empat Alasan 33 Perusahaan China Ogah Masuk ke Indonesia
Ilustrasi kawasan industri Pulogadung di Jakarta Timur, Senin (18/7/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Hasil riset Bank Dunia menggemparkan kondisi ekonomi Indonesia. Bahkan, hasil riset tersebut membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) naik pitam dan geleng-geleng kepala.

Adapun hasil riset Bank Dunia berjudul 'Global Economic Risks and Implications for Indonesia' itu menyebutkan bahwa dalam kurun waktu Juni sampai Agustus 2019, dari 33 perusahaan China, 23 perusahaan memilih Vietnam untum relokasi. Sisanya 10 perusahaan merelokasi ke Malaysia, Thailand, serta Kamboja.

Menurut Ekonom Institute for Development of Economics and Finance ( INDEF) Bhima Yudistira Adhinegara terdapat empat alasan yang membuat perusahaan China ogah masuk ke Indonesia.

Pertama, perizinan investasi di Indonesia masih ruwet. Dia menjelaskan, masih lambannya perizinan di daerah membuat perusahaan asal negeri tirai bambu mikir-mikir masuk ke Indonesia.

"Indonesia antara pemerintah pusat dan daerah belum klop. Contohnya soal Online Single Submission atau OSS di bawah BKPM pusat dan PTSP di tingkat daerah masih terhambat sinkronisasi izin wilayah. Investor yang sudah mengantongi izin di pusat, di daerah bisa digantung berbulan-bulan. Ibarat masuk satu pintu keluarnya seribu jendela," kata Bhima saat dihubungi Suara.com, Minggu (8/9/2019).

Kedua, insentif pajak Indonesia juga masih kalah dengan Vietnam. Menurutnya, Vietnam memberikan insentif fiskal yang menjanjikan seperti bonus pajak bonus pajak 5-20 persen.

"Ketiga, soal biaya logistik di Indonesia yang mahal di kisaran 22-24 persen terhadap PDB. Artinya, seperempat biaya sebuah produk sudah habis untuk ongkir sendiri. Infrastruktur industri masih tertinggal, belum proses bea cukai yang lama," tutur dia.

Lalu keempat, soal daya saing Sumber daya Manusia (SDM) yang rendah. Di mana banyak investasi manufaktur yang potensial khususnya tekstil, elektronik dan otomotif. Tapi SDM Indonesia hanya andalkan upah rendah.

"Padahal upah bukan faktor utama perusahaan lakukan relokasi industri. Karena SDM kita kurang kompetitif. Yang diajarkan di lembaga pendidikan enggak nyambung sama kebutuhan rantai pasok global," kata Bhima.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu: Prediksi Ekonomi Global 5,1 Persen, Indonesia 5,3 Persen

Menkeu: Prediksi Ekonomi Global 5,1 Persen, Indonesia 5,3 Persen

Bisnis | Selasa, 20 Agustus 2019 | 04:30 WIB

Menko Darmin Optimis Target Pertumbuhan Tercapai, Tapi Tergantung Global

Menko Darmin Optimis Target Pertumbuhan Tercapai, Tapi Tergantung Global

Bisnis | Senin, 05 Agustus 2019 | 20:47 WIB

Temui Jokowi, Bank Dunia Sarankan 5 Saran Perekonomian Ini

Temui Jokowi, Bank Dunia Sarankan 5 Saran Perekonomian Ini

Bisnis | Selasa, 25 Juni 2019 | 19:28 WIB

Temui Jokowi, Bank Dunia Bicara Terkait Pinjaman ke Pemerintah Indonesia

Temui Jokowi, Bank Dunia Bicara Terkait Pinjaman ke Pemerintah Indonesia

Bisnis | Selasa, 25 Juni 2019 | 16:48 WIB

Bank Dunia Setuju Kasih Utang ke Pemerintah Jokowi untuk Bangun Kota

Bank Dunia Setuju Kasih Utang ke Pemerintah Jokowi untuk Bangun Kota

Bisnis | Kamis, 13 Juni 2019 | 16:23 WIB

Menkeu Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,6 Persen di 2020

Menkeu Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,6 Persen di 2020

Bisnis | Selasa, 11 Juni 2019 | 20:05 WIB

Bank Dunia Suntik Pemprov Jabar Rp 1,4 Triliun Tuntaskan Sampah di Citarum

Bank Dunia Suntik Pemprov Jabar Rp 1,4 Triliun Tuntaskan Sampah di Citarum

Bisnis | Selasa, 11 Juni 2019 | 10:59 WIB

Pilpres Aman, Investasi Properti Diprediksi Kian Moncer

Pilpres Aman, Investasi Properti Diprediksi Kian Moncer

Bisnis | Selasa, 21 Mei 2019 | 10:37 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×