Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Terungkap Alasan Harga Iphone Terus Turun di Pasaran

Iwan Supriyatna, Tivan Rahmat

Minggu, 22 September 2019 | 15:23 WIB
Terungkap Alasan Harga Iphone Terus Turun di Pasaran
iPhone 11 Pro. [AFP/Josh Edelson]

Suara.com - Beberapa pekan lalu, Apple merilis iPhone 11 dengan banderol harga yang lebih terjangkau jika dibandingkan dengan model-model flagship sebelumnya, seperti iPhone XR.

Sebagai informasi, harga iPhone 11 dibanderol sekitar 699 dolar AS atau setara Rp 9.786.000 (asumsi 1 dolar AS = Rp 14.000) lebih murah ketimbang iPhone XR yang dijual 749 dolar AS atau sekitar Rp 10.486.000 pada awal kemunculannya, Oktober tahun lalu.

Sebagian orang mungkin tidak menanggapi perbedaan harga ini sebagai masalah untuk membeli produk iPhone terbaru.

Tetapi menariknya, sebagian lainnya menganggap peluncuran iPhone 11 sebagai momen yang pas untuk membeli iPhone model terdahulu.

Berdasarkan asumsi tersebut, iPrice Group melakukan studi mengenai harga iPhone, terutama untuk model yang lebih dahulu diluncurkan seperti iPhone 7, 8, X dan XS.

Tujuan dari studi ini adalah untuk menemukan pattern penurunan harga iPhone sejak pertama kali rilis, 6 bulan setelah rilis dan 12 bulan sejak rilis. Data ini menemukan fakta-fakta unik dan menarik mengenai penuruan harga iPhone sejak pertama rilis.

Untuk mendapatkan iPhone dengan harga hampir setengah dari harga aslinya, konsumen harus menunggu 3 tahun sejak pertama kali dirilis.

Penurunan ini didukung dengan data bahwa iPhone 7 harganya menurun 55% sejak pertama kali dirilis pada September 2016 lalu. Selain itu, harga iPhone akan menurun 6 bulan setelah rilis dengan rata-rata penurunan harga sekitar 5%.

Sementara 12 bulan setelah peluncuran produk baru, harga iPhone rata-rata turun sekitar 16% dari harga awal perilisan.

baca juga

iPhone X adalah ponsel Apple dengan penurunan yang paling signifikan. Dalam 6 bulan pertama sejak peluncurannya, penurunan harganya sampai 11%, dan setelah 12 bulan penurunan sampai ke angka 27%.

Ini terjadi karena Apple menghentikan produksi dari iPhone X setelah setahun rilis dan mereka fokus memproduksi iPhone XS.

Jika melihat tren dari penurunan harga ini, ada kemungkinan iPhone 11 akan “lebih” terjangkau setelah 6 bulan rilis. Bahkan setelah 3 tahun, proyeksi penurunan akan menjadi 55% dari harga asli ketika dirilis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemain Fortnite dan PUBG Jangan Update iOS 13! Memangnya Kenapa?

Pemain Fortnite dan PUBG Jangan Update iOS 13! Memangnya Kenapa?

Tekno | Sabtu, 21 September 2019 | 12:45 WIB

Begini, 2 Cara Menghapus Riwayat Pencarian Siri

Begini, 2 Cara Menghapus Riwayat Pencarian Siri

Tekno | Sabtu, 21 September 2019 | 10:46 WIB

Bongkar iPhone 11 Pro Max, Ini Penampakan Kapasitas Baterainya

Bongkar iPhone 11 Pro Max, Ini Penampakan Kapasitas Baterainya

Tekno | Jum'at, 20 September 2019 | 11:21 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB