Irigasi Perpompaan Tingkatkan Indeks Pertanaman Padi di Ciamis

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 05 Oktober 2019 | 07:11 WIB
Irigasi Perpompaan Tingkatkan Indeks Pertanaman Padi di Ciamis
Kunjungan Dirjen PSP Kementan, Sarwo Edhy, ke wilayah yang berpotensi mengalami dampak kekeringan. (Dok : Kementan)

Suara.com - Bantuan perpompaan dari Kementerian Pertanian (Kementan) terbukti meningkatkan Indeks Pertanaman (IP). Hal ini juga terjadi Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, dari yang semula 2,5 menjadi IP 3.

Irigasi perpompaan dikelola Kelompok Tani Sukamukti II, Desa Kertaharja, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Irigasi ini memanfaatkan sumber air Sungai Citanduy untuk mengairi lahan seluas 40 hektare.

"IP sebelum ada kegiatan irigasi perpompaan 2,5, namun setelah ada bantuan irigasi perpompaan menjadi 3," ujar Kasi Lahan dan Irigasi Kementan, Titin Kartini, Jabar, Jumat (4/10/2019).

Irigasi perpompaan ini digunakan untuk mengairi lahan yang ditanami padi. Pengembangan irigasi perpompaan sumber anggaran APBN TA. 2018 sebesar Rp 107.600.000.

"Saat ini, kelompok tani sedang membahas terkait managemen pengelolaan, karena irigasi perpompaan ini baru percobaan pengoperasian tahun ini," kata Titin.

Dalam tiga tahun terakhir, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan giat membangun irigasi perpompaan, baik untuk mendukung kebutuhan tanaman pangan, hortikultura maupun peternakan.

Selama tiga tahun, atau tepatnya  2016 - 2019, irigasi perpompaan untuk tanaman pangan telah dibangun sebanyak 2.358 unit, sementara untuk kebutuhan tanaman hortikultura dan peternakan masing-masing telah dibangun 429 unit dan 322 unit.

Dirjen PSP, Sarwo Edhy mengatakan, dampak dari pembangunan irigasi perpompaan untuk mendukung tanaman pangan diharapkan dapat meningkatkan indeks pertanaman (IP) 0,5.

Dari 2.358 unit irigasi perpompaan yang telah dibangun, bila masing-masing unit dapat mengairi seluas 10 hektare, maka luas lahan yang dapat diairi saat musim kemarau seluas 47,16 ribu hektare.

baca juga

"Bila peningkatan IP 0,5 dapat dicapai, maka akan didapat penambahan luas tanam seluas 29.780 hektare. Dampak selanjutnya diperoleh peningkatan produksi sebanyak 154.850 ton," jelasnya.

Sarwo menambahkan, irigasi perpompaan dibangun untuk mendukung komoditas hortikultura sebanyak 429 unit. Bila masing-masing unit mampu mengairi 10 hektare, maka dari seluruh irigasi perpompaan yang dibangun akan mengairi lahan hortikultura saat musim kemarau seluas 4.290 hektare.

Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian juga telah membangun irigasi perpompaan untuk mendukung kebutuhan ternak ruminansia sebanyak 322 unit.

"Dengan estimasi satu unit mampu melayani air sebanyak 10 ekor ternak, maka terdapat 3.220 ekor ternak yang terjamin ketersediaan air minum dan sanitasi kandangnya," ujarnya.

Irigasi perpompaan merupakan sistem irigasi dengan menggunakan pompa air yang pendistribusiannya melalui saluran terbuka maupun tertutup.

"Irigasi perpompaan ini mencangkup tiga komponen utama yaitu pompa air dan kelengkapannya, bak penampung sebagai reservoir untuk mendekatkan jarak dari sumber air ke lahan. Kemudian jaringan distribusi baik tertutup maupun terbuka yang berfungsi untuk membawa dan atau membagi air ke lahan yang akan diairi," jelas Sarwo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ponorogo Kekeringan, Namun Bisa Diatasi dengan Pompanisasi

Ponorogo Kekeringan, Namun Bisa Diatasi dengan Pompanisasi

Bisnis | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 08:46 WIB

Kementan : Frekuensi Ekspor 2019 di Riau Meningkat hingga 38,8 Persen

Kementan : Frekuensi Ekspor 2019 di Riau Meningkat hingga 38,8 Persen

Bisnis | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 08:37 WIB

Kementan Dorong Penanaman Manggis untuk Konservasi dan Kurangi Emisi Karbon

Kementan Dorong Penanaman Manggis untuk Konservasi dan Kurangi Emisi Karbon

Bisnis | Kamis, 03 Oktober 2019 | 09:46 WIB

Kementan : Mekanisasi Pertanian Dinilai Bisa Cegah Karhutla

Kementan : Mekanisasi Pertanian Dinilai Bisa Cegah Karhutla

Bisnis | Kamis, 03 Oktober 2019 | 08:55 WIB

Sudah Saatnya Pemerintah Terapkan Bioteknologi di Bidang Pangan

Sudah Saatnya Pemerintah Terapkan Bioteknologi di Bidang Pangan

Bisnis | Rabu, 02 Oktober 2019 | 16:32 WIB

Wujudkan Swasembada Gula, Kementan Telah Mereformasi Perizinan

Wujudkan Swasembada Gula, Kementan Telah Mereformasi Perizinan

Bisnis | Rabu, 02 Oktober 2019 | 09:32 WIB

Terkini

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 21:54 WIB

×