Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Luhut Sebut Amerika Serikat Mau Investasi Kelola Pulau Komodo

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 07 Oktober 2019 | 14:42 WIB
Luhut Sebut Amerika Serikat Mau Investasi Kelola Pulau Komodo
Pulau Komodo di Taman Nasional Komodo (TNK) Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. [Antara]

Suara.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan ada investor asal Amerika Serikat yang ingin bekerja sama untuk mengelola Pulau Komodo. Menurut Luhut Pandjaitan, ada sejumlah pihak yang juga tertarik untuk ikut berinvestasi dalam pengelolaan kawasan yang menjadi salah satu situs warisan dunia itu.

Luhut menyebut kerja sama dengan perusahaan dalam negeri diperlukan agar pengelolaan kawasan tersebut tetap berada di tangan anak bangsa.

"Ada beberapa (investor yang mau), Amerika yang jelas. Tapi dia harus kongsian dengan dalam negeri," kata Luhut Pandjaitan saat ditemui di kantornya di Jakarta, Senin (7/10/2019).

"Perusahaan dalam negeri kan ada yang bagus-bagus juga," lanjut dia.

Dalam kesempatan terpisah, Luhut menekankan pentingnya pengelolaan yang baik agar kawasan itu tetap terjaga kelestariannya. Ia menambahkan kerja sama dengan pengelola taman wisata internasional juga diperlukan untuk mengangkat nama Pulau Komodo.

Ide tersebut, menurut dia, mencontek dengan konservasi di Kenya, di mana ada perusahaan asing yang ikut mengelola kawasan konservasi di sana.

"Nah itu nanti bisa joint dengan Indonesia juga untuk mengawasi. Idenya adalah sama seperti di sana (Kenya) juga," ujar Luhut Pandjaitan.

Mantan Menko Polhukam itu juga menjelaskan terkait wacana soal biaya keanggotaan masuk ke Pulau Komodo yang masih dibahas pemerintah. Menurut dia, biaya keanggotaan tersebut akan menyasar para filantropis (dermawan) yang biasanya memiliki kepedulian tinggi terhadap alam dan lingkungan.

Pulau Komodo sendiri merupakan salah satu pulau dengan populasi komodo berukuran besar sehingga memiliki keistimewaan.

"Jadi nanti filantropis yang kaya itu mungkin dia punya satu tiket seharga misalnya 1.000 dolar AS per tahun. Mereka yang punya tiket ini yang bisa masuk (bebas)," kata Luhut Pandjaitan.

Meski usulan soal keanggotaan masih wacana, Pulau Komodo sendiri masih akan tetap terbuka bagi wisatawan. Begitu pula dengan pulau-pulau lainnya di kawasan tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Pastikan Pulau Komodo Tak Jadi Ditutup

Luhut Pastikan Pulau Komodo Tak Jadi Ditutup

Bisnis | Selasa, 01 Oktober 2019 | 07:28 WIB

Peduli Banget dengan Pulau Komodo, Begini Kata Leonardo DiCaprio

Peduli Banget dengan Pulau Komodo, Begini Kata Leonardo DiCaprio

Your Say | Senin, 30 September 2019 | 10:21 WIB

Pulau Komodo Ditutup 1 Tahun, Warga Khawatir Tak Bisa Nafkahi Keluarga

Pulau Komodo Ditutup 1 Tahun, Warga Khawatir Tak Bisa Nafkahi Keluarga

Bisnis | Senin, 23 September 2019 | 09:27 WIB

Status Pulau Komodo Ditutup Belum Jelas, Travel Bingung Jual Paket Wisata

Status Pulau Komodo Ditutup Belum Jelas, Travel Bingung Jual Paket Wisata

Lifestyle | Jum'at, 20 September 2019 | 11:35 WIB

10 Keuntungan AI Gain dalam Pengelolaan Keuangan Anda

10 Keuntungan AI Gain dalam Pengelolaan Keuangan Anda

Bisnis | Rabu, 18 September 2019 | 12:00 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB