Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

The Fed Beri Sinyal Turunkan Suku Bunga Acuannya

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 09 Oktober 2019 | 08:43 WIB
The Fed Beri Sinyal Turunkan Suku Bunga Acuannya
Gedung Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve [Shutterstock]

Suara.com - Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) memberikan sinyal akan menurunkan suku bunga acuannya, untuk menangkis risiko ekonomi global ke depan.

"Ini terasa sangat berkelanjutan," kata Gubernur The Fed Jerome Powell seperti mengutip Reuters Rabu (9/10/2019).

Powell menambahkan, kedepan ekonomi global akan tumbuh melambat ditengah-tengah ancaman resesi ekonomi global.

"Jelas pertumbuhan akan sedikit melambat," katanya.

Powell mencatat revisi sejumlah data semisal data pekerjaan baru-baru ini menunjukkan pertumbuhan yang lebih lambat hingga awal tahun depan dimana dia memperkirakan kondisi pasar akan menjadi "booming" dan menjadikan pertumbuhan moderat.

Data ekonomi terbaru lainnya, termasuk kemungkinan kontraksi di bidang manufaktur, menambah kesan berkurangnya momentum.

"Tampaknya Powell berusaha, dengan cara lunak, menunjukkan kepada pasar bahwa The Fed terus menyadari risiko penurunan dan secara aktif bersedia mendukung ekspansi ekonomi sesuai kebutuhan," kata Jason Ware, kepala investasi di Grup Keuangan Albion di Salt Lake City, Utah.

Powell juga menggunakan pidatonya untuk memberi tahu pasar bahwa bank sentral akan segera mulai membiarkan neraca keuangannya berkembang untuk memastikan fungsi pasar pendanaan jangka pendek AS yang lebih baik.

Sementara banyak yang khawatir kondisi cadangan devisa yang tidak memadai untuk mengelola periode permintaan tinggi yang kadang-kadang terjadi, dan pernyataan Powell pada hari Selasa menunjukkan bahwa bank sentral akan mengubah pandangan tersebut dan akan mulai membeli tagihan obligasi untuk mengisi kembali cadangan.

Langkah ini, ia tekankan beberapa kali, akan bersifat teknis, tidak ada kaitannya dengan kebijakan moneter dan sama sekali tidak sama dengan pembelian obligasi yang dilakukan The Fed setelah krisis keuangan untuk melonggarkan kebijakan moneter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ikut The Fed, BI Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,25 Persen

Ikut The Fed, BI Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,25 Persen

Bisnis | Kamis, 19 September 2019 | 14:59 WIB

Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Melemah ke Kisaran Rp 14.150 Per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Melemah ke Kisaran Rp 14.150 Per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 19 September 2019 | 09:48 WIB

Cegah Resesi dan Turuti Perintah Trump, Fed Turunkan Suku Bunga Acuan

Cegah Resesi dan Turuti Perintah Trump, Fed Turunkan Suku Bunga Acuan

Bisnis | Kamis, 19 September 2019 | 08:00 WIB

Terkini

Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Level Rp17.652 per Dolar AS

Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Level Rp17.652 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:21 WIB

IHSG Mulai Reborn, Menghijau di Awal Perdagangan Kamis

IHSG Mulai Reborn, Menghijau di Awal Perdagangan Kamis

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:18 WIB

Pasokan Kritis Akibat Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Kembali Melesat ke Level 105 Dolar AS

Pasokan Kritis Akibat Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Kembali Melesat ke Level 105 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:04 WIB

Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:48 WIB

Literasi Keuangan Tertinggal dari Inklusi, Mahasiswa Rentan Terjebak Utang di Era Cashless

Literasi Keuangan Tertinggal dari Inklusi, Mahasiswa Rentan Terjebak Utang di Era Cashless

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:43 WIB

OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Efek dan Manajer Investasi, Update Modal Minimal

OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Efek dan Manajer Investasi, Update Modal Minimal

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:37 WIB

Kontraktor Tambang Andalan Perkuat Armada, Bidik Lonjakan Laba 31%

Kontraktor Tambang Andalan Perkuat Armada, Bidik Lonjakan Laba 31%

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:30 WIB

Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan

Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:21 WIB

Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan

Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18 WIB

Bank Himbara hingga Bank Asing Kebanjiran Dana BI, Total Likuiditas Tembus Rp424,7 Triliun

Bank Himbara hingga Bank Asing Kebanjiran Dana BI, Total Likuiditas Tembus Rp424,7 Triliun

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:16 WIB