Kementan Dukung Program Prioritas Toli-Toli Pertahankan Lahan Pertanian

Fabiola Febrinastri
Kementan Dukung Program Prioritas Toli-Toli Pertahankan Lahan Pertanian
Bantuan alat dan mesin pertanian. (Dok : Kementan)

Kini Kabupaten Toli-Toli menjadi salah satu kabupaten di Sulawesi Tengah yang menganut pengelolaan pertanian modern.

Suara.com - Untuk menjamin produksi pangan dan mencukupi kecukupi kebutuhan secara mandiri, Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung program prioritas Pemerintah Kabupaten Toli-Toli, yang berniat mempertahankan bahkan memperluas lahan pertanian.  

Luas lahan sawah Kabupaten Toli-Toli saat ini seluas 15 ribu hektare, dan lahan untuk pengembangan komoditas hortikultura masih terbuka lebar.

"Kami sangat mendukung pengembangan pertanian di Kabupaten Toli-Toli. Kabupaten ini punya program yang bagus, fokus di bidang pangan sehingga di tengah tingginya konversi lahan untuk pemukiman, kawasan ini mempertahankan luas arealnya. Kami siap memberikan bantuan mekanisasi," ujar Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy, saat menerima kunjungan kerja Kepala Dinas Pertanian Toli-Toli, di Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Ia menjelaskan, salah satu bentuk dukungan nyata Kementan melalui Dirjen PSP untuk mengoptimalkan lahan dan peningkatan produksi adalah melalui bantuan alat mesin pertanian (alsintan).

Menurutnya, hal ini sejalan dengan program pengembangan Pertanian Korporasi Berbasis Mekanisasi (PKBM).

"Dengan program ini, pemerintah daerah mampu mengoptimalkan alsintan melalui Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA), menurunkan biaya produksi usaha tani, dan meningkatkan produksi dan pendapatan petani serta meningkatkan minat kaum milenial dalan berusaha tani. Salah satunya dengan mendorong Kabupaten Toli-Toli untuk menjadi lumbung pangan di Sulawesi Tengah," bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Toli-Toli, Rusran Rewa mengatakan, pengembangan pertanian di Toli-Toli tidak hanya dengan mempertahankan lahan pertanian yang ada, dengan menambah luas lahan pertanian melalui bantuan program cetak dari Kementan.

Ia mengatakan sangat mengapresiasi program pertanian selama pemerintahan Jokowi - JK, yang benar-benar dirasakan pemerintah daerah dan petani.

"Dengan dukungan Kementan, kami optimistis Toli-Toli, selain mampu penuhi sendiri kebutuhan pangan, juga mampu menyuplai bahan pangan untuk kebutuhan masyarakat di Ibu Kota baru nanti. Tidak hanya komoditas tanaman pangan, komoditas hortikultura sangat berpotensi dikembangkan di daerah kami," ujarnya.

Terkait bantuan alsintan, Rustan menyatakan, berkat bantuan dan program Kementan, kini Kabupaten Toli-Toli menjadi salah satu kabupaten di Sulawesi Tengah yang menganut pengelolaan pertanian modern. Penanganan pertanian dari hulu ke hilir sudah menggunakan mekanisasi pertanian yang canggih.

"Sejak Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, petani kami tidak lagi mengolah sawah, panen, dan penanganan pasca panen secara manual. Kementan sangat kami rasakan memberikan perhatian khusus untuk kemajuan pertanian Toli-Toli," kata Rusran.

"Jumlah alsintan sudah tidak terhitung lagi, sudah banyak. Namun ke depan masih dibutuhkan lagi tambahanya karena ada pembukaan lahan baru," tambahnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS