Ada yang Ingin Resign Kerja Tapi Masih Galau? Mungkin Ini Penyebabnya

Arsito Hidayatullah
Ada yang Ingin Resign Kerja Tapi Masih Galau? Mungkin Ini Penyebabnya
Ilustrasi keputusan resign kerja, berhenti bekerja. [Shutterstock]

Pahami dengan baik apa saja yang membuat niat resign kerja Anda urung terlaksana, pertimbangkan, lalu putuskanlah dengan tepat.

Suara.com - Meskipun dalam kondisi sudah merasa tidak betah di tempat kerja, namun Anda masih bertahan dan tidak mengundurkan diri atau tak kunjung mengajukan resign kerja karena bingung? Kondisi ini mungkin dialami banyak orang, namun patut dicermati kenapa dan dicarikan jawabannya.

Apalagi jika selama ini Anda sudah merasa tidak menikmati hari-hari dalam bekerja yang menyenangkan. Sementara di lain sisi, waktu terus berjalan di mana pastinya Anda akan membuang lebih banyak kesempatan untuk meraih sukses.

Lalu, sampai kapan Anda akan terus seperti ini? Keputusan untuk pindah kerja memang bukan sesuatu yang mudah, tapi bukan juga hal yang harus Anda pikirkan sepanjang waktu tanpa tindakan.

Kesulitan dalam mengambil keputusan resign ini pada umumnya dipengaruhi oleh banyak hal. Namun di sisi lain, Anda justru jadi membuang lebih banyak waktu untuk sekadar menimbang untung-rugi yang akan didapatkan.

Padahal jika dilihat kembali, bukan tidak mungkin perusahaan yang baru justru menjanjikan kesuksesan yang lebih besar untuk masa depan karier Anda. Maka, pastikan Anda memahami dengan baik apa saja yang membuat niat pindah kerja menjadi urung terlaksana, sehingga Anda bisa mengatasinya dengan langkah yang tepat.

Berikut mungkin beberapa penyebab Anda galau untuk resign kerja, seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Bersamaan Momen Jelang Lebaran, Tak Ingin Kehilangan THR

Mendapatkan THR selalu menjadi hal yang menyenangkan, mengingat dana ini hanya datang sekali dalam setahun. Saat mendapatkan tawaran kerja yang baru di waktu yang sudah dekat dengan pembagian THR, maka kebanyakan orang kerap akan menolaknya.

Kemungkinan besar yang terbersit di benak adalah: jumlah THR lumayan besar dan hanya tinggal 2 bulan ke depan, pindahnya ditunda saja dulu sampai THR tiba di tangan!

Pemikiran di atas tentu sangat masuk akal, mengingat di tempat yang baru Anda belum tentu mendapatkan THR, apalagi jika masuk hanya sekitar 2 bulan sebelum pembayaran THR tiba. Namun, ketika Anda menunda kepindahan, bukan tidak mungkin Anda juga akan melewatkan satu peluang emas dalam karier Anda.

2. Jarak Tempat Kerja yang Begitu Dekat

Apakah perjalanan menuju tempat kerja bisa Anda tempuh hanya dalam beberapa menit berjalan kaki saja, dan tak perlu kendaraan atau bahkan transportasi umum? Jika demikian adanya, wajar saja jika Anda galau setengah mati saat ingin resign kerja.

Sebab memang, hal ini menjadi pertimbangan penting untuk pindah ke perusahaan baru, yang belum tentu bisa dijangkau dengan berjalan kaki seperti ini. Terlebih lagi jika Anda sudah membayangkan harus mengeluarkan uang transportasi nantinya.

Akhirnya, Anda pun menunda untuk resign dan mencoba untuk selalu bertahan. Itu karena Anda menghindari jika harus menyisihkan uang gaji untuk ongkos perjalanan pergi dan pulang kantor.

3. Bertahan karena Berharap akan Mendapat Uang Pesangon

Sudah tidak betah, namun mencoba bertahan dan berharap akan diberhentikan oleh perusahaan sehingga bisa mendapatkan sejumlah pesangon. Pemikiran ini tentu cukup naif, apalagi jika ternyata kondisi perusahaan masih dalam keadaan baik-baik saja.

Meski perusahaan dalam kondisi yang tidak terlalu sehat sekali pun, alasan menunggu pesangon seperti ini tentu tak bisa diharapkan. Bisa saja perusahaan masih akan tetap berjalan, meskipun Anda bertahan hingga satu tahun ke depan dan membuang kesempatan untuk bekerja di perusahaan yang labih baik.

4. Tak Ingin Dianggap sebagai Kutu Loncat

Keinginan resign saat belum bekerja setahun penuh merupakan hal yang banyak dihindari. Sebab, kebanyakan orang tak ingin dicap sebagai kutu loncat. Dalam wawancara di calon perusahaan baru, menjawab pertanyaan terkait alasan resign, kerap menjadi hal yang sulit dan tidak menyenangkan.

Sebab, pewawancara bisa saja beranggapan jika Anda adalah orang yang tidak berkomitmen pada perusahaan. Di lain sisi, keputusan resign seperti ini juga akan membuat Anda sulit memberikan alasan kepada perusahaan yang lama.

5. Punya Atasan yang Baik dan Menyenangkan

Memiliki atasan yang bersikap baik memang hal yang menyenangkan, apalagi jika yang bersangkutan bisa diajak berkomunikasi dengan baik. Rasa nyaman seperti ini akan membuat Anda sulit untuk meninggalkan perusahaan, meskipun pada kenyataannya Anda sudah tidak betah dalam menangani berbagai pekerjaan di sana.

7. Galau dengan Tawaran Kenaikan Gaji

Sudah bersiap-siap untuk resign, namun tiba-tiba perusahaan menawarkan sejumlah kenaikan gaji yang lebih besar? Biasanya kalau begini, Anda akan jadi kian sulit meninggalkan perusahaan, lantaran di tempat yang baru juga belum tentu akan menyenangkan dan mendapatkan gaji yang besar.

Biar Tak Berlama-lama Galau, Pertimbangkan Hal-hal Berikut

Berbagai kondisi kerap menjadi penghalang Anda untuk resign dari perusahaan, meskipun pada dasarnya sudah tidak betah. Namun sebelum mengambil keputusan untuk bertahan atau pindah, pastikan Anda mempertimbangkan dengan baik hal-hal penting berikut ini:

1. Prospek Perusahaan yang Baru

Penting untuk mengetahui secara detail prospek perusahaan baru yang akan dijadikan tempat meniti karier. Sebab hal ini juga berhubungan dengan kesuksesan dan karier Anda di masa yang akan datang.

Carilah informasi yang akurat terlebih dahulu, terkait dengan perkembangan dan hal lainnya yang Anda butuhkan sebagai pertimbangan. Sehingga Anda bisa mengambil keputusan yang tepat sehubungan rencana kepindahan Anda ke kantor baru.

2. Gaji dan Benefit Lainnya yang Bisa Didapatkan

Berapa gaji yang ditawarkan oleh perusahaan baru, dan apa saja benefit lainnya yang bisa Anda dapatkan? Kedua hal ini harus menjadi pertimbangan penting bagi Anda, sebelum akhirnya benar-benar menentukan dan megambil keputusan untuk resign.

3. Jarak Perusahaan dan Biaya Transportasi

Pertimbangkan juga jarak perusahaan yang baru dari lokasi tempat tinggal Anda. Apalagi jika Anda sudah berkeluarga dan sulit untuk pindah tempat tinggal. Selain itu, hitung dan pertimbangkan juga biaya transportasi yang harus dikeluarkan setiap bulannya.

Pertimbangkan dengan Matang dan Ambillah Keputusan

Keputusan untuk resign tidaklah selalu mudah, kendati sebenarnya Anda sudah tidak betah untuk berlama-lama di perusahaan yang sekarang. Yang perlu diingat adalah, pahami dengan baik apa saja yang membuat Anda sulit untuk mengambil keputusan ini, sehingga Anda bisa mendapatkan solusinya.

Selalu pertimbangkan dengan matang setiap keputusan yang Anda ambil di dalam pekerjaan, sebelum akhirnya mengambil keputusan itu. Termasuk dalam hal keputusan untuk resign kerja, yang bisa saja mengubah jalan karier Anda secara keseluruhan.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Tiba-tiba Passion Kerja Berubah, Siapkan Hal Berikut Sebelum Resign

Resign Kerja, Ini Cara Mengganti Asuransi BPJS Ketenagakerjaan

Cara Mengisi SPT Bila Pindah Kerja di 2 Perusahaan dalam Setahun

Published by

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS