Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Penenggelaman Kapal Belum Cukup, Menteri Edhy Sebut Perlu Penguatan Aparat

Chandra Iswinarno | Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 28 Oktober 2019 | 17:59 WIB
Penenggelaman Kapal Belum Cukup, Menteri Edhy Sebut Perlu Penguatan Aparat
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo saat mengunjungi nelayan di Muara Angke pada Senin (28/10/2019). [Suara.com/Achmad Fauzi]

Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo berjanji bakal melanjutkan program-program menteri sebelumnya. Salah satunya, penenggalaman kapal yang melakukan penangkapan ikan secara ilegal di perairan Indonesia.

Namun menurut Edhy, penenggelaman kapal asing ilegal itu tak cukup untuk menjaga perikanan di Perairan Indonesia.

"Oh iya dong, kan penenggelaman kapal untuk menjaga kedaulatan negara. Kalau ada kapal yang begitu lagi ya kita tenggelamkan. Kenapa harus takut?" kata Edhy usai mengunjungi nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muara Angke, Jakarta pada Senin (28/10/2019).

"Tapi masalah utamanya, kalau sudah ditenggelamkan enggak ada lagi kan kapal-kapal itu. Masalah selanjutnya, bagaimana menjaga eksistensi bahwa perairan kita tidak ada kapal ilegal lagi?" katanya.

Waketum Partai Gerindra ini juga menuturkan, perlu penguatan dari sisi aparat untuk menjaga Perairan Indonesia dari kapal asing ilegal, mulai dari Satuan tugas (Satgas) 115 dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.

Hal ini agar aparat KKP bisa kuat melawan kapal asing yang menangkap ikan secara ilegal.

"Kita, punya 38 kapal, benera engga kapal kita punya kekuatan untuk mengejar, jangan-jangan kekuatan kapal kita hanya 20 knot tahu-tahu musuh dari itu," tutur dia.

Selain itu, Edhy juga akan bersinergi dengan TNI khususnya Angkatan Laut agar makin memperkuat pengamanan laut dan perikanan.

"Tentunya harus sinergi ada AL ada polisi, saya sangat yakin AL kita kalau diajak berdiskusi pasti akan mau," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Edhy Prabowo: Saya Akan Mundur Kalau Tak Sanggup Urus Nelayan

Menteri Edhy Prabowo: Saya Akan Mundur Kalau Tak Sanggup Urus Nelayan

Bisnis | Senin, 28 Oktober 2019 | 17:07 WIB

Nelayan Adukan Pulau Reklamasi, Menteri Edhy Janji Panggil Pengembang

Nelayan Adukan Pulau Reklamasi, Menteri Edhy Janji Panggil Pengembang

Bisnis | Senin, 28 Oktober 2019 | 16:59 WIB

Susi Tegaskan Penenggelaman Kapal Sudah Banyak Dibahas

Susi Tegaskan Penenggelaman Kapal Sudah Banyak Dibahas

Bisnis | Kamis, 11 Januari 2018 | 14:58 WIB

Luhut dan Susi Tak Elok Berpolemik Soal Penenggelaman Kapal

Luhut dan Susi Tak Elok Berpolemik Soal Penenggelaman Kapal

Bisnis | Kamis, 11 Januari 2018 | 08:46 WIB

Luhut Sebut Tak Ada Lagi Penenggelaman Kapal, Ini Reaksi Susi

Luhut Sebut Tak Ada Lagi Penenggelaman Kapal, Ini Reaksi Susi

News | Rabu, 10 Januari 2018 | 10:22 WIB

Terkini

Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina

Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:40 WIB

Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk

Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:31 WIB

Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan

Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:20 WIB

Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi

Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:18 WIB

420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom, Bangun Kesadaran Keamanan Digital

420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom, Bangun Kesadaran Keamanan Digital

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Masih di Zona Bahaya Rp 17.138

Rupiah Masih di Zona Bahaya Rp 17.138

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:11 WIB

S&P: Peringkat Kredit Indonesia Paling Rentan Turun di Asia Tenggara

S&P: Peringkat Kredit Indonesia Paling Rentan Turun di Asia Tenggara

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:09 WIB

Ada Wacana Larangan Peredaran Vape, Apa Efeknya ke Ekonomi?

Ada Wacana Larangan Peredaran Vape, Apa Efeknya ke Ekonomi?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:05 WIB

Jumlah Masyarakat Kelas Menengah RI Kian Merosot, Alarm Bagi Ekonomi?

Jumlah Masyarakat Kelas Menengah RI Kian Merosot, Alarm Bagi Ekonomi?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 15:50 WIB