Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Learning Agility Matrix Bantu Organisasi Bangun Masa Depan

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 11 November 2019 | 18:29 WIB
Learning Agility Matrix Bantu Organisasi Bangun Masa Depan
Ilustrasi kecanggihan teknologi. (Dok : Media Partner).

Suara.com - Saat ini, berbagai perusahaan di dunia tengah dihadapkan pada perubahan dalam cara bisnis dijalankan. Ketergantungan pada teknologi dan sistem kompleks yang bergantung pada internet telah  melampaui jumlah perekrutan bakat dan kandidat terampil, yang benar-benar dapat melakukan tugas modern memanfaatkan teknologi ini.

Menurut WEF, The Future of Jobs Report, pergeseran interaksi manusia -mesin akan menyebabkan 75 juta pekerjaan tergantikan dan 133 peran pekerjaan baru tercipta. Tidak hanya itu, 58 persen jam tugas dan 42 persen jam tugas yang akan dilakukan oleh manusia dan mesin pada tahun 2022, pada 2018 telah berada pada angka 71 persen dan 29 persen.

Organisasi pun semakin beralih dalam mengukur ketangkasan pembelajaran, dengan memperbaiki tingkat kemampuan pelatihan, dan itu berdampak pada hampir setiap proses bisnis yang mereka uji dan jalankan.

Mereka secara aktif melihat pada opsi yang ada dan berbagai metodologi yang super cepat dan gesit untuk mengetahui jenis keterampilan yang dibutuhkan. Kesenjangan keterampilan saat ini berhubungan dengan masa depan.

Mercer | Mettl Learning Agility Matrix telah membantu berbagai organisasi untuk melihat kembali proses rekrutmen dan seleksi. Learning Agility Matrix, pada dasarnya merupakan laporan diagnostik berbasis penilaian yang mengukur karyawan baru dan karyawan lama, termasuk seberapa cepat mereka siap untuk belajar, menanggalkan ilmu lama, dan mempelajari kembali perangkat, perangkat lunak, sistem, dan proses baru dalam lanskap bisnis yang yang sedang berubah dan menerapkannya dengan hasil yang diinginkan.

Ini juga memberikan definisi baru, apa yang dimaksud dengan kelincahan belajar - perilaku positif dan sikap para kandidat terhadap pembelajaran berkelanjutan untuk menyelesaikan tugas mereka.

Learning Agility Matrix dimanfaatkan untuk memahami persyaratan dan spesifikasi pasar, dapat membantu dengan pelatihan yang sangat efektif, menentukan siapa yang perlu dilatih, dan menargetkan perencanaan untuk menemukan kemiripan antara model bisnis masa depan.

Mercer | Mettl juga melakukan survei terhadap lebih dari 1.200 profesional untuk memahami konsep kelincahan belajar dan ketergantungan organisasi untuk terus melaksanakan tugas sebagai organisasi berkinerja tinggi.

Menurut survei ini, kelincahan belajar adalah keterampilan kedua yang paling banyak diminati selama proses perekrutan, setelah keterampilan kognitif tingkat lanjut. 

Apa saja perubahan penilaian kelincahan belajar membuat Anda akan mendapatkan pengukuran kesiapan perilaku dan kognitif individu dalam tugas-tugas belajar lintas-fungsional dan secara internal mentransfer pekerjaan, perencanaan suksesi yang efektif, pengembangan para pemimpin, dan identifikasi dan pelatihan potensi tinggi (hi-pos ).

Masa depan pekerjaan akan didefinisikan sebagai masa dimana individu memiliki banyak keterampilan, dapat melakukan tugas yang berjalan secara paralel atau tangensial, dan berpikir secara strategis dari sudut pandang bisnis.

Penilaian ketangkasan belajar dan ujian berbasis kompetensi dapat secara efektif disesuaikan untuk peran yang berbeda dan dikalibrasikan terhadap standar industri, sehingga organisasi mendapatkan laporan kandidat yang terperinci dan diagnostik.

Penilaian ini dapat diperluas, akurat, dibandingkan dengan standar di pasar, dan dapat disesuaikan. Perangkat ini merupakan pembelajar biasa, antusias, laten, dan pembelajar berpotensi besar.

Pembelajaran jenis ini dapat dilakukan individu, seperti kecepatan, variasi, dan kedalaman pembelajaran dan preferensi pembelajaran dari kandidat, baik belajar mandiri, belajar di kelas, atau belajar dengan bimbingan.

Dengan penilaian ini, Anda dapat dengan cepat menempatkan dalam perspektif tentang bagaimana mengasah individu-individu berbakat untuk menentukan kepemimpinan Anda di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Direktur PT Krakatau Steel Wisnu Kuncoro Divonis 1,6 Tahun Penjara

Eks Direktur PT Krakatau Steel Wisnu Kuncoro Divonis 1,6 Tahun Penjara

News | Senin, 11 November 2019 | 16:44 WIB

Amerika Serikat Buka Pemungutan Suara Online untuk Disabilitas

Amerika Serikat Buka Pemungutan Suara Online untuk Disabilitas

Tekno | Jum'at, 08 November 2019 | 15:05 WIB

Begini Cara Kerja Pemindai Sidik Jari

Begini Cara Kerja Pemindai Sidik Jari

Tekno | Jum'at, 08 November 2019 | 07:30 WIB

Dalam 5 Hari, Nilai Transaksi Indocomtech Capai Rp 700 Miliar

Dalam 5 Hari, Nilai Transaksi Indocomtech Capai Rp 700 Miliar

Press Release | Kamis, 07 November 2019 | 16:27 WIB

Rektor Termuda Risa Santoso Ternyata Jago Beladiri Aikido

Rektor Termuda Risa Santoso Ternyata Jago Beladiri Aikido

Jatim | Kamis, 07 November 2019 | 14:33 WIB

Andalkan Tekfin, Perempuan Desa Kini Lebih Berdaya

Andalkan Tekfin, Perempuan Desa Kini Lebih Berdaya

Lifestyle | Kamis, 07 November 2019 | 11:27 WIB

Terkini

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:00 WIB

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa

Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:19 WIB

Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!

Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Tren Penurunan Berlanjut, Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Terkoreksi

Tren Penurunan Berlanjut, Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Terkoreksi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:00 WIB

Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok

Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:50 WIB

Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Perang Iran, Harga Minyak Dunia Turun

Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Perang Iran, Harga Minyak Dunia Turun

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:50 WIB

BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru

BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:35 WIB

Gerai Es Krim Mixue dan Bingxue Apakah Sama? Cek Faktanya

Gerai Es Krim Mixue dan Bingxue Apakah Sama? Cek Faktanya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:27 WIB