Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.482,878
LQ45 745,920
Srikehati 348,189
JII 516,980
USD/IDR 17.107

Ironis, Sekolah Pilot Mahal Setelah Lulus Malah Nganggur

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 21 November 2019 | 17:21 WIB
Ironis, Sekolah Pilot Mahal Setelah Lulus Malah Nganggur
Ilustrasi pilot pesawat. (Pixabay/Stock Snap)

Suara.com - Tak bisa dipungkiri untuk jadi pilot profesional dibutuhkan biaya yang cukup mahal, karena biaya sekolahnya saja bisa menguras kocek dalam-dalam.

Tapi biaya yang mahal tersebut bukan jaminan setelah lulus langsung dapat bekerja menjadi pilot di maskapai penerbangan nasional.

Anggota Ikatan Pilot Indonesia (IPI) Henry Roland Sitorus mengatakan, bahwa saat ini ada sekitar 800an pilot muda yang harus menganggur karena belum juga mendapatkan pekerjaan menjadi seorang pilot.

"Lahan pekerjaan sebagai pilot ini sudah sangat sempit, karena banyaknya pilot," kata Henry saat dihubungi Suara.com, Kamis (21/11/2019).

Henry menyebut, saat ini saja sedikitnya ada sekitar 800 sampai 1.000 pilot yang baru lulus terpaksa harus menganggur karena tidak ada maskapai yang mau menerima mereka.

"Sekarang ini penerbangan itu jumlahnya berkurang, tapi pilot banyak sekali. Adek-adek kita itu yang nganggur ada sekitar 800 sampai 1000an pilot masih belum dapat pekerjaan," ungkapnya.

Sementara itu kalau para pilot ini keluar negeri, banyak persyaratan yang harus terpenuhi terlebih dahulu, karena kata dia persyaratan untuk menjadi pilot di Indonesia dan luar negeri sangat jauh berbeda.

"Kalau mau keluar negeri banyak banget persyaratannya dan engga bisa secepat itu, engga kaya ngelamar kerja di bank hari ini interview besok mungkin bisa langsung kerja dan bulan depan sudah dapat gaji, beda dengan pilot kita harus training dulu, butuh waktu hampir sebulan dua bulan," paparnya.

Henry menuturkan, saat ini kondisi bisnis penerbangan sedang turun, hal tersebut terlihat dari jumlah penerbangan yang makin hari makin berkurang saja, apalagi isu tiket pesawat terbang yang mahal beberapa waktu lalu cukup mengganggu bisnis ini.

"Tapi kita harapkan akhir tahun ini akan semakin banyak lagi jumlah penerbangan," harapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ikatan Pilot Indonesia Heran Wings Air Denda PKWT Rp 7 Miliar

Ikatan Pilot Indonesia Heran Wings Air Denda PKWT Rp 7 Miliar

Bisnis | Kamis, 21 November 2019 | 16:28 WIB

Kembali Rujuk, Operasional Penerbangan Sriwijaya Berlangsung Normal?

Kembali Rujuk, Operasional Penerbangan Sriwijaya Berlangsung Normal?

Bisnis | Jum'at, 08 November 2019 | 11:29 WIB

Cekcok di Pintu Pesawat Usai Putus, Kedua Karyawan Maskapai Ini Dipecat

Cekcok di Pintu Pesawat Usai Putus, Kedua Karyawan Maskapai Ini Dipecat

News | Kamis, 10 Oktober 2019 | 19:00 WIB

Terkini

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 19:27 WIB

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB

Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul

Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:56 WIB

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:54 WIB

Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?

Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB