Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Principal dan IndoPremier Dukung SDGs Melalui Reksa Dana

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 25 November 2019 | 12:12 WIB
Principal dan IndoPremier Dukung SDGs Melalui Reksa Dana
Ilustrasi investasi Reksa Dana (Shutterstock)

Suara.com - PT Principal Asset Management (Principal) dan PT Indo Premier Sekuritas (Indo Premier) mengumumkan kerjasama dalam penyediaan reksa dana guna membantu pencapaian target Sustainable Development Goals (SDG) di Indonesia.

Bentuk komitmen Principal adalah dengan diluncurkannya Principal Philanthropy Social Impact Bond Fund pada pertengahan tahun ini.

Untuk memastikan sosialisasi dan partisipasi retail market untuk fund ini, Principal merasa perlu bekerja sama dengan perusahaan sekuritas Indo Premier, sebagai channel distribusi.

“Kerjasama ini adalah bentuk komitmen kedua perusahaan untuk memberi kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam impact investing,” kata Agung Budiono, Chief Executive Officer Principal, Senin (25/11/2019).

“Customer modern, terutama kaum milenial, adalah customer yang lebih smart, dan memiliki perhatian lebih dalam hal impact dan sustainability, dan sangat perhatian terhadap tanggung jawab social,” Agung menambahkan.

Menurut Agung, sejak diluncurkan, Principal Philanthropy Social Impact Bond Fund mendapat tanggapan positif dari para nasabah dan regulator. Saat ini yayasan penerima dari imbal hasil fund tersebut sudah bertambah menjadi 7 yayasan, dan berkontribusi dalam pencapaian SDGs.

Salah satunya adalah Save the Children, organisasi internasional yang bertujuan untuk meningkatkan taraf kehidupan anak-anak melalui pendidikan yang lebih baik, peningkatan kesehatan, dan peluang ekonomi.

Didukung sepenuhnya oleh IndoPremier Sekuritas, PPSIBF akan dipasarkan secara online melalui platform supermarket reksa dana online pertama dan terbesar di Indonesia, IPOTFUND.

“Melalui IPOTFUND, nasabah diberikan kemudahan dalam melakukan pembelian dan penjualan reksa dana secara cepat, mudah, dan ora susah," tegas Direktur Utama PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The.

Ia pun berharap pengadaan PPSIBF di IPOTFUND ini dapat memudahkan nasabah dalam menjangkau fund tersebut dan menghasilkan social impact yang lebih luas. Tidak juga menutup kemungkinan untuk kaum milenial mengakses fund tersebut dengan mudah.

“Kami memilih Save the Children sebagai salah satu penerima donasi dari imbal hasil, dikarenakan buat kami inilah organisasi pertama penerima donasi yang peduli kepada anak-anak di category fund serupa di IPOTFUND,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Dapat Cuan di Pesta Demokrasi? Coba Instrumen Investasi Ini

Mau Dapat Cuan di Pesta Demokrasi? Coba Instrumen Investasi Ini

Bisnis | Rabu, 10 April 2019 | 19:06 WIB

IndoSterling Aset Manajemen Targetkan Bisa Dapat Dana Kelolaan Rp 3 Triliun

IndoSterling Aset Manajemen Targetkan Bisa Dapat Dana Kelolaan Rp 3 Triliun

Bisnis | Rabu, 06 Maret 2019 | 16:23 WIB

Investor Bisa Optimalkan Investasi di Reksa Dana Pasar Uang

Investor Bisa Optimalkan Investasi di Reksa Dana Pasar Uang

Press Release | Rabu, 10 Oktober 2018 | 16:21 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya

Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi

IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:17 WIB

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:15 WIB

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:00 WIB

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:48 WIB

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:45 WIB

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:18 WIB

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:15 WIB

China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk

China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:11 WIB