Mensos : Program Sembako Diharapkan Mampu Tekan Angka Kemiskinan

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 24 Januari 2020 | 08:31 WIB
Mensos : Program Sembako Diharapkan Mampu Tekan Angka Kemiskinan
Mensos, Juliari Batubara, dalam Kegiatan Sosialisasi Program Sembako di Jakarta, Rabu (22/1/2020). (Dok : Kemensos)

Suara.com - Mulai 2020, pemerintah mentransformasikan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) menjadi Program Sembako. Menurut Menteri Sosial (Mensos), Juliari P. Batubara, Program Sembako diharapkan terus menekan angka kemiskinan di sampai di bawah 9 persen.

Mengutip survei Badan Pusat Statistik (BPS) Maret 2019, angka kemiskinaan di Indonesia tercatat 9,41 persen. Adapun dalam survei terbaru BPS, yakni September 2019, angka kemiskinan turun lagi, menjadi 9,22 persen.

“Menurut BPS, ada peran BPNT dalam penurunan angka kemiskinan tersebut. Oleh karena itu, dengan Program Sembako diharapkan tingkat kemiskinan akan terus menurun. Target pemerintah di bawah 9 persen tahun ini,” kata Mensos, dalam Kegiatan Sosialisasi Program Sembako di Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Dalam Program Sembako, indeks bantuan dinaikkan dari Rp 110.000/Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menjadi Rp 150.000. Bahan pangan ditambah, selain beras dan telur juga ditambah daging ayam, ikan, dan sayur-sayuran (khususnya kacang-kacangan).

“Jadi karena ada yang baru, ini makanya perlu disosialisasikan. Kalau indeks bantuan dari Rp 110.000 menjadi Rp150.000, itu berarti ada peningkatan Rp 40.000. Inilah yang direferensikan untuk Program Sembako, namun dipaketkan dengan BPNT,” kata Juliari.

Menurutnya, peluncuran Program Sembako juga tidak lepas dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama menekan angka stunting yang masih tinggi di Indonesia.

“Sehingga Kementerian Sosial dipandang bisa ikut berkontribusi dalam program penanganan stunting,” katanya.

Untuk mekanisme penyaluran bantuan, menurut Mensos, masih menggunakan mekanisme BPNT, yakni disalurkan secara non tunai melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) ke e-warong yang sudah ditentukan.

“Masih memakai kartu lama (KKS). Jadi per hari ini, kita belum ada pengadaan kartu baru. Kami masih menggunakan KKS,” kata Mensos.

baca juga

Untuk terus meningkatkan dan mendukung kualitas pelayanan Program Sembako, Mensos minta bank-bank Himbara untuk meningkatkan jumlah e-warong. Menurutnya, rasio e-warong masih kurang dibandingkan dengan jumlah KPM.

“Teman-teman Himbara yang bersentuhan langsung dengan e-warong. Saya minta mereka memperbanyak jumlah e-warong, sebab saya dengar, ada satu e-warong yang menangani satu kecamatan, misalnya. Ini kan terlalu luas,” katanya.

Pada kesempatan sama, Dirjen Penanganan Fakir Miskin, Andi ZA Dulung menyatakan, dengan kenaikan indeks bantuan dan penambahan jenis bahan pangan, maka diharapkan pengeluaran KPM dapat ditekan dan mereka menjadi lebih mandiri.

“Kenaikan (indeks bantuan) ini, selain bertujuan untuk menekan pengeluaran mereka (KPM), tujuan lainnya untuk membentuk mereka menjadi lebih mandiri," katanya, dalam wawancara di salah satu stasiun televisi.

Tujuan lain Program Sembako adalah memberikan gizi yang lebih seimbang kepada KPM, meningkatkan ketepatan sasaran, waktu, jumlah, harga, kualitas, dan administrasi; dan memberikan pilihan dan kendali kepada KPM dalam memenuhi kebutuhan pangan.

“Program Sembako diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan di tingkat KPM, sekaligus sebagai mekanisme perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan,” kata Andi.

Selain itu juga untuk meningkatkan efisiensi penyaluran bantuan sosial, meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan dan perbankan, meningkatkan transaksi nontunai dalam agenda Gerakan Nasional Nontunai (GNNT), dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah, terutama usaha mikro dan kecil di bidang perdagangan. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemensos Dukung Pengembangan SDM Kesejahteraan Sosial di Kalimantan Utara

Kemensos Dukung Pengembangan SDM Kesejahteraan Sosial di Kalimantan Utara

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 10:41 WIB

Grace Batubara pada Santri di Banten : Kalian adalah Pemimpin Masa Depan

Grace Batubara pada Santri di Banten : Kalian adalah Pemimpin Masa Depan

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 09:02 WIB

Mensos Minta Pemkab Bogor Buka Kesempatan Kerja Untuk Disabilitas

Mensos Minta Pemkab Bogor Buka Kesempatan Kerja Untuk Disabilitas

News | Senin, 20 Januari 2020 | 18:05 WIB

Kemensos Beri Fasilitas pada Alumni Binaan Wyata Guna Selama Kuliah

Kemensos Beri Fasilitas pada Alumni Binaan Wyata Guna Selama Kuliah

News | Senin, 20 Januari 2020 | 09:54 WIB

Grace Batubara Pastikan Kemensos Hadir bagi Masyarakat Terdampak Bencana

Grace Batubara Pastikan Kemensos Hadir bagi Masyarakat Terdampak Bencana

News | Senin, 20 Januari 2020 | 08:52 WIB

32 Mantan PM Capai Kesepakatan dengan BRSPDSN Wyata Guna

32 Mantan PM Capai Kesepakatan dengan BRSPDSN Wyata Guna

News | Sabtu, 18 Januari 2020 | 15:05 WIB

Terkini

KPK Ungkap OTT di BNPB Berkaitan dengan Penyalahgunaan Dana Siap Pakai

KPK Ungkap OTT di BNPB Berkaitan dengan Penyalahgunaan Dana Siap Pakai

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Bagaimana Cara Mematikan Auto Translate Grok di X? Begini Langkah Mudahnya

Bagaimana Cara Mematikan Auto Translate Grok di X? Begini Langkah Mudahnya

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Mengenal Cyanotype, Teknik Fotografi Klasik dari Daun dan Sinar Matahari

Mengenal Cyanotype, Teknik Fotografi Klasik dari Daun dan Sinar Matahari

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:23 WIB

Mie Ayam: Comfort Food Pelampiasan Lelah Kerja Kaum Mendang-Mending Sehabis Gajian

Mie Ayam: Comfort Food Pelampiasan Lelah Kerja Kaum Mendang-Mending Sehabis Gajian

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:21 WIB

Respons Kapolri Jenderal Suyudi soal Instruksi Prabowo Latih 70.000 Polisi Hutan

Respons Kapolri Jenderal Suyudi soal Instruksi Prabowo Latih 70.000 Polisi Hutan

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:20 WIB

OTT BNPB, Adik Kepala BNPB Suharyanto Jadi Satu dari Lima Tersangka

OTT BNPB, Adik Kepala BNPB Suharyanto Jadi Satu dari Lima Tersangka

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:19 WIB

7 Produk Solusi Organic Renewage Martha Tilaar yang Bikin Kulit Kencang di Usia 40 Tahun

7 Produk Solusi Organic Renewage Martha Tilaar yang Bikin Kulit Kencang di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:17 WIB

Blackout Batam, Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab dan Buka Opsi Kompensasi

Blackout Batam, Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab dan Buka Opsi Kompensasi

Batam | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:16 WIB

Mengapa Ojol Harus Jadi Transportasi Umum

Mengapa Ojol Harus Jadi Transportasi Umum

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Review Lanterns: Saat Superhero Menyala Lewat Misteri Kriminal di Bumi

Review Lanterns: Saat Superhero Menyala Lewat Misteri Kriminal di Bumi

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:15 WIB

×