Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Presiden Jokowi Bakal Bagi-bagi 2.000 Sertifikat Tanah di Kulonprogo

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 31 Januari 2020 | 10:28 WIB
Presiden Jokowi Bakal Bagi-bagi 2.000 Sertifikat Tanah di Kulonprogo
Presiden RI Joko Widodo saat membagikan sertifikat tanah ke warga di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (26/1). (Suara.com/Fakhri Hermansyah)

Suara.com - Usai mengunjungi Candi Prambanan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung bertolak ke Kulonprogo untuk menyerahkan sertifikat tanah kepada masyarakat. Sekitar pukul 10.15 WIB, presiden Jokowi tiba di Taman Budaya Kulonprogo, Pengasih.

Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan menyerahkan 2.000 setifikat tanah kepada warga yang ada di DIY.

Sertifikat tersebut merupakan program persertifikatan tanah sistematik lengkap (PTSL) dan konsolidasi tanah 2019.

Di Taman Budaya, ribuan masyarakat DIY telah menunggu kedatangan Jokowi. Nampak hadir juga Menteri ATR, Sofyan Jalil, Gubernur DIY, Sri Sultan HB X.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) DIY, Tri Wibisono menuturkan, hari ini Presiden Joko Widodo rencananya akan menyerahkan sertifikat tanah sebanyak 2.000 bidang tanah.

Untuk Kabupaten Kulonprogo akan dibagikan ke sebanyak 550 sertifikat, Kabupaten Sleman 400 sertifikat, Kabupaten Bantul 600 sertifikat, Kabupaten Gunung Kidul 400 sertifikat dan Kota Yogyakarta 50 sertifikat.

"Penyerahan ribuan sertifikat tanah tersebut merupakan salah satu wujud dari reformasi agraria," ujarnya sebelum Jokowi datang.

Salah satu penerima, Wasirah mengaku senang dengan adanya program PTSL ini. Untuk mendapatkan sertifikat tanah syaratnya mudah dan tidak ada pungutan biaya. Ia merasa terbantu karena jika melalui notaris, dipastikan harus merogoh kocek lebih dalam lagi.

Wasirah menambahkan, untuk mendapatkan sertifikat tanah, dia hanya mengeluarkan biaya Rp 140 ribu. Uang itu diberikan kepada tim kolektif di tingkat desa bersama dengan surat letter C dan KTP.

"Pokoknya saya hanya bayar itu dan menyerahkan letter C dan sudah jadi ini. Biayanya murah, kalau pakai notaris mahal," jelasnya.

Kontributor : Julianto

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Bagi-bagi Buku dan Baju Usai Hadiri Ijab Qobul Anak Ulama di Bantul

Jokowi Bagi-bagi Buku dan Baju Usai Hadiri Ijab Qobul Anak Ulama di Bantul

Jogja | Jum'at, 31 Januari 2020 | 06:20 WIB

Jepang dan AS Berhasil Evakuasi Warganya dari China, Jokowi Kok Nggak Bisa?

Jepang dan AS Berhasil Evakuasi Warganya dari China, Jokowi Kok Nggak Bisa?

News | Kamis, 30 Januari 2020 | 07:15 WIB

Tak Tindak Tegas Menkumham, Jokowi Diadukan KSI-DBKPP ke 7 Guru Bangsa

Tak Tindak Tegas Menkumham, Jokowi Diadukan KSI-DBKPP ke 7 Guru Bangsa

Jogja | Senin, 27 Januari 2020 | 20:38 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB