IHSG Dibuka Melempem Melanjutkan Pelemahannya Pagi Ini

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani
IHSG Dibuka Melempem Melanjutkan Pelemahannya Pagi Ini
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (9/3).

IHSG pada pagi ini, Senin (3/2/2020) kembali dibuka melemah, setelah pada perdagangan Jumat lalu ditutup anjlok hampir 2 persen.

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini, Senin (3/2/2020) kembali dibuka melemah, setelah pada perdagangan Jumat lalu ditutup anjlok hampir 2 persen.

Mengutip data perdagangan RTI, IHSG dibuka di level 5.920,96 turun 19,08 poin atau melemah 0,32 persen.

Melemahnya IHSG pada perdagangan kali ini juga diikuti memerahnya indeks LQ45 yang turun 10 poin atau 1,6 persen ke level 951,11.

Mengawali pembukaan perdagangan terdapat 33 saham menguat, 108 saham melemah, dan 126 saham stagnan.

Sementara itu nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat 53 poin atau 0,39 persen ke level Rp 13.708 per dolar AS.

Analis pasar modal dari MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, stelah selama seminggu lalu, IHSG turun sebesar -3.15 persen disertai dengan Net Sell Asing Rp -2.35 triliun, sehingga selama bulan Januari IHSG turun sebesar -5.07 persen disertai Net Sell Investor Asing sebesar Rp -912.60 miliar.

Disamping itu lanjut Edwin cukup tajamnya penurunan EIDO sebesar -3.32 persen Jumat malam ditengah turunnya Bursa Asia seperti Nikkei -1.36 persen, Kospi -1.52 persen, STI -0.93 persen dan Shanghai turun sangat tajam -8 persen menambah beban berat bagi IHSG untuk turun Senin ini.

"Mengetahui IHSG berpeluang melanjutkan kejatuhannya dalam perdagangan Senin ini, tidak mengurangi antusias kami untuk tetap merekomendasikan investor melakukan trading harian atas saham dari Sektor Energi/Kimia, Retail, Infrastruktur, TI, Rokok, Logam dan Industri Dasar dalam perdagangan Senin," pungkasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS