Permintaan Produk Sanitary di Dalam Negeri Lesu, TOTO Perkuat Pasar Ekspor

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 03 Februari 2020 | 10:16 WIB
Permintaan Produk Sanitary di Dalam Negeri Lesu, TOTO Perkuat Pasar Ekspor
Ilustrasi toilet. [Shutterstock]

Suara.com - Persaingan pasar industri keramik sanitary di dalam negeri dinilai semakin kompetitif dengan adanya pemain-pemain baru di industri ini. Padahal, industri keramik sanitary di Indonesia sedang lesu dikarenakan rendahnya serapan lokal.

Berdasarkan data dari Asosiasi Industri Keramik Indonesia (Asaki), penurunan permintaan keramik sanitary dirasakan sejak akhir 2107. Sebelumnya, produksi diserap pasar domestik sebesar 70 persen dan untuk ekspor sebesar 30 persen, tetapi sekarang porsi serapan lokal hanya sebesar 55 persen dan sisanya ekspor.

Perlambatan sektor properti di Indonesia disebut sebagai "dalang" menurunnya serapan keramik sanitary. Selain itu, banyak pengembang properti dan juga konsumen, masih menganggap sanitary impor kualitasnya lebih baik dibandingkan produksi dalam negeri, terutama untuk segmen menengah ke atas.

Padahal, pabrikan yang ada di Indonesia memiliki standar internasional yang kualitasnya tidak kalah dengan produk impor.

Produsen keramik sanitary di Indonesia yang memiliki afiliasi jaringan internasional, PT Surya Toto Indonesia (TOTO) mengakui bahwa memang saat ini industri keramik sanitary tengah mengalami kelesuan.

Menghadapi kelesuan permintaan dalam negeri, PT Surya Toto Indonesia (TOTO) perusahaan keramik sanitary asal Indonesia ini berencana mengekspor produknya ke China, Amerika Serikat, Vietnam, Malaysia, Singapura dan negara-negara Timur Tengah.

Hal ini dilakukan seiring dengan program pemerintah Indonesia yang tengah menggalakan program ekspor guna menekan defisit neraca perdagangan.

"Pasar ekspor memang sangat menjanjikan. Namun, kami akui bahwa pasar dalam negeri hingga saat ini masih menjadi penopang penjualan. Jika dilihat dari komposisinya, memang ekspor masih 20 persen dari total produksi," ujar Presiden Direktur PT Surya Toto Indonesia (TOTO) Hanafi Admadiredja dalam keterangannya, Senin (3/2/2020).

Tercatat di semester I-2019, penjualan ekspor TOTO naik 3,13 persen menjadi Rp 245,46 miliar, sementara penjualan domestiknya menurun 18,05 persen (y-o-y) menjadi Rp 744,27 miliar.

Menurut Hanafi, masih ada tantangan-tantangan yang harus dihadapi untuk ekspor, antara lain, masih lesunya ekonomi global dan perang dagang antara AS dan China yang masih terus berlangsung hingga saat ini.

“Tak hanya di luar negeri, pasar dalam negeri yang belum ada perkembangan positif hingga saat ini, juga menjadi tantangan tersendiri untuk pertumbuhan bisnis perusahaan. Untuk menghadapi penurunan penjualan dalam negeri, kami juga menyasar segmen menengah ke bawah. Dengan strategi ini, diharapkan dapat mendorong produk-produk TOTO lebih cepat terserap ke pasar," kata Hanafi.

Setelah resmi melakukan proses produksi dari tahun 1977, kini PT Surya Toto Indonesia (TOTO) telah memiliki lebih dari 3000 dealer yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.

TOTO juga telah memiliki 3 pabrik di Indonesia yang berada di Serpong, Balaraja, dan Surabaya.

Hingga saat ini, pabrik TOTO di Balaraja menjadi yang terluas dan terbesar dengan memiliki lebih dari 27 hektare (ha) dan memiliki 8 lini produksi. Hampir 95 persen produk TOTO yang terjual di pasaran diproduksi di pabrik Balaraja.

Pabrik yang memiliki lebih dari 2.500 orang pekerja ini telah mengadopsi teknologi terkini dan terintegrasi antar semua lini produksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penampakan Toilet Ini Jadi Sorotan, Warganet : Nanti Dikira Lemon Squash

Penampakan Toilet Ini Jadi Sorotan, Warganet : Nanti Dikira Lemon Squash

Tekno | Senin, 03 Februari 2020 | 09:48 WIB

Modus Ngobrol, Ketua KPU Banjarmasin Cabuli Siswa Magang di Toilet Hotel

Modus Ngobrol, Ketua KPU Banjarmasin Cabuli Siswa Magang di Toilet Hotel

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 17:44 WIB

Studi: Bakteri di Tirai Kamar Mandi Lebih Banyak dari Dudukan Toilet!

Studi: Bakteri di Tirai Kamar Mandi Lebih Banyak dari Dudukan Toilet!

Health | Jum'at, 31 Januari 2020 | 16:20 WIB

Terkini

Legislator: Negara Rogoh Kocek Rp 6,7 T Setiap Kenaikan Harga Minyak 1 Dolar AS

Legislator: Negara Rogoh Kocek Rp 6,7 T Setiap Kenaikan Harga Minyak 1 Dolar AS

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:59 WIB

Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid

Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:30 WIB

Aktivasi Coretax Meningkat, DJP Ingatkan Wajib Pajak Segera Laporkan SPT Tahunan

Aktivasi Coretax Meningkat, DJP Ingatkan Wajib Pajak Segera Laporkan SPT Tahunan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:07 WIB

Harga Pangan Nasional 25 Maret 2026: Cabai hingga Daging Sapi Masih Mahal

Harga Pangan Nasional 25 Maret 2026: Cabai hingga Daging Sapi Masih Mahal

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:01 WIB

Rupiah Konsisten Melemah usai Liburan Panjang ke Level Rp16.919 per Dolar AS

Rupiah Konsisten Melemah usai Liburan Panjang ke Level Rp16.919 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:51 WIB

Setelah Libur Lebaran, Harga Emas Antam Mulai Naik Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Setelah Libur Lebaran, Harga Emas Antam Mulai Naik Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:32 WIB

Setelah Libur Panjang, IHSG Bergerak Dua Arah Rabu Pagi ke Level 7.100

Setelah Libur Panjang, IHSG Bergerak Dua Arah Rabu Pagi ke Level 7.100

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:16 WIB

Daftar Saham Lepas Gembok BEI, Bisa Diperdagangkan IHSG Hari Ini

Daftar Saham Lepas Gembok BEI, Bisa Diperdagangkan IHSG Hari Ini

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 08:52 WIB

Penghapusan KBMI 1 Masih Bertahap, OJK Pastikam Tidak Ada Unsur Paksa

Penghapusan KBMI 1 Masih Bertahap, OJK Pastikam Tidak Ada Unsur Paksa

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 08:10 WIB

Wall Street Anjlok, Investor Dihantui Lonjakan Harga Minyak dan Konflik Iran

Wall Street Anjlok, Investor Dihantui Lonjakan Harga Minyak dan Konflik Iran

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 08:04 WIB