Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Skandal Jiwasraya, DPR Sebut Ada Zombie Company di Pasar Modal

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 10 Februari 2020 | 14:33 WIB
Skandal Jiwasraya, DPR Sebut Ada Zombie Company di Pasar Modal
Logo Jiwasraya

Suara.com - Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hari ini Senin (10/2/2020) memanggil para Self Regulatory Organization (SRO) pasar modal untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP). Mereka dipanggil untuk membahas evaluasi kinerja pasar modal terutama terkait kasus yang dialami PT Asuransi Jiwasraya.

Adapun SRO yang hadir adalah para jajaran direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Dalam rapat yang dimulai pukul 10:45 Wib tersebut para anggota dewan mencecar pertanyaan kepada para direksi baik BEI maupun KSEI.

Salah satu yang mencecarnya adalah Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan, dalam paparannya Heri mengatakan ada 'Zombie Company' yang merusak industri pasar modal saat ini, apalagi setelah kasus gagal bayar Jiwasraya terkuak.

"Banyak orang sebut ada masalah zombie company di pasar modal. Bukan kami tidak paham tapi lebih baik regulator terkait bisa menjelaskan secara komprehensif," kata Heri di Ruang Rapat Komisi XI DPR RI, Senin (10/2/2020).

Maka dari itu Heri pun meminta kepada jajaran direksi BEI dan KSEI untuk membuka selebar-lebarnya kasus saham gorengan yang dituduhkan kepada Jiwasraya karena salah berinvestasi saham.

"Karena tidak semua annggota Komisi XI paham, karena di dalamnya pasti ada lika-liku," kata Heri.

Sebelumnya, mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Rizal Ramli mengatakan 24 persen perusahaan yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) termasuk 'Zombie Company'.

Zombie Company adalah perusahaan yang masih berjalan, tetapi tidak memiliki pendapatan yang cukup untuk menutup utang.

baca juga

"Hari ini Zombie Company menurut Nikei (lembaga survei indeks) itu ada 24 persen, nyaris seperlima perusahaan yang listing," kata Rizal.

Rizal mengatakan, perusahaan-perusahaan tersebut banyak yang melakukan pembiayaan kembali atau refinancing melalui utang untuk menjalankan operasional perusahaan.

Jika berlangsung dalam jangka panjang, tak menutup kemungkinan bisa membuat perusahaan gagal dalam pembiayaan yang dialami Jiwasraya saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos BEI Minta Rapat Kasus Jiwasraya Tertutup, Anggota DPR Protes

Bos BEI Minta Rapat Kasus Jiwasraya Tertutup, Anggota DPR Protes

Bisnis | Senin, 10 Februari 2020 | 11:47 WIB

Nasabah Minta Kepastian, Tapi Skema Penyelamatan Jiwasraya Masih Abu-abu

Nasabah Minta Kepastian, Tapi Skema Penyelamatan Jiwasraya Masih Abu-abu

Bisnis | Sabtu, 08 Februari 2020 | 00:03 WIB

Sri Mulyani Malas Tanggapi Nasabah Jiwasraya yang Geruduk Kantornya

Sri Mulyani Malas Tanggapi Nasabah Jiwasraya yang Geruduk Kantornya

Bisnis | Jum'at, 07 Februari 2020 | 14:32 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB