IHSG Berpotensi Menguat Meski di Awal Pekan Terkoreksi

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
IHSG Berpotensi Menguat Meski di Awal Pekan Terkoreksi
Karyawan melintas di dekat monitor pergerakan harga saham di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (23/10). [Suara.com/Arya Manggala]

IHSG masih berpeluang untuk menguat meski penutupan Senin kemarin terkoreksi 0,79 persen ke level 5.952.

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang untuk menguat meski penutupan Senin kemarin terkoreksi 0,79 persen ke level 5.952.

Analis Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan, peluang kenaikan itu terlihat dari support yang dapat dipertahankan dengan baik hingga saat ini.

"Dalam jangka menengah hingga panjang IHSG masih berada pada jalur uptrend," ujar William dalam riset hariannya, Selasa (11/2/2020).

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama mengamati secara teknikal MACD masih negatif. Sementara itu, stochastic dan RSI sudah berada di area netral.

Meskipun demikian, terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat.

"Support pertama maupun kedua memiliki range pada 5.939 hingga 5.877. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5.988 hingga 6.022," kata Nafan.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, diantaranya, ADRO, ANTM, CPIN, MEDC, PTBA, WIKA.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS