Wabah Corona Masih Jadi Ganjalan Penguatan Rupiah Terhadap Dolar

Bangun Santoso, Achmad Fauzi

Senin, 17 Februari 2020 | 08:29 WIB
Wabah Corona Masih Jadi Ganjalan Penguatan Rupiah Terhadap Dolar
Suasana gerai penukaran uang di Jakarta, Kamis (1/3).

Suara.com - Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan rupiah pada awal pekan ini bakal kembali melemah terhadap dolar AS.

Dari pengamatannya, virus corona masih menjadi kekhawatiran pasar. Apalagi, pasar meragukan data yang diumumkan oleh pemerintah China.

Untuk diketahui, hari Minggu kemarin, China melaporkan penambahan jumlah kasus dan kematian baru akibat virus corona yang jumlahnya sama dengan mendekati kenaikan sebelumnya dengan metode baru.

Kekhawatiran ini masih bisa menekan turun aset berisiko hari ini termasuk rupiah.

Kendati begitu, imbal bagi hasil obligasi AS tenor 10 tahun kembali turun ke kisaran 1,58 persen yang bisa menahan pelemahan rupiah terhadap dollar AS dan mungkin bisa mendorong penguatan rupiah terhadap dolar AS.

"Rupiah hari ini dengan bergerak di kisaran Rp 13.670 - Rp 13.720," kata Aris dalam riset hariannya, Senin (17/2/2020).

Berdasarkan data Bloomberg pergerakan rupiah pada Jumat pekan kemarin (14/2/2020) lalu berada di level Rp 13.678 per dolar. Level itu menguat dibanding pergerakan Kamis sebelumnya di level Rp 13.693 per dolar AS.

Sementara, Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Jumat pekan kemarin berada di level Rp 13.707 per dolar AS. Posisi itu melemah dibandingkan pada Kamis sebelumnya yang di level Rp 13.679 per dolar AS.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Masih Jadi Penyebab Loyonya Rupiah Melawan Dolar AS

Virus Corona Masih Jadi Penyebab Loyonya Rupiah Melawan Dolar AS

Bisnis | Senin, 10 Februari 2020 | 08:20 WIB

Penyebaran Virus Corona Meluas, Rupiah Ikut Keok Lawan Dolar AS

Penyebaran Virus Corona Meluas, Rupiah Ikut Keok Lawan Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 07 Februari 2020 | 08:35 WIB

Vaksin Virus Corona Ditemukan, Mata Uang RI Ikut Terapresiasi

Vaksin Virus Corona Ditemukan, Mata Uang RI Ikut Terapresiasi

Bisnis | Kamis, 06 Februari 2020 | 08:07 WIB

Virus Corona Terus Menyebar, Rupiah Makin Loyo Lawan Dolar AS

Virus Corona Terus Menyebar, Rupiah Makin Loyo Lawan Dolar AS

Bisnis | Senin, 03 Februari 2020 | 08:47 WIB

Nilai Tukar Rupiah Menguat, Alhamdulillah Ongkos Haji Tahun 2020 Tak Naik

Nilai Tukar Rupiah Menguat, Alhamdulillah Ongkos Haji Tahun 2020 Tak Naik

Bisnis | Jum'at, 31 Januari 2020 | 07:28 WIB

Rupiah Berpotensi Menguat Jelang Rilis Suku Bunga Acuan The Fed

Rupiah Berpotensi Menguat Jelang Rilis Suku Bunga Acuan The Fed

Bisnis | Rabu, 29 Januari 2020 | 09:03 WIB

Rupiah Loyo Jelang Rilis IMF soal Data Pertumbuhan Ekonomi Global

Rupiah Loyo Jelang Rilis IMF soal Data Pertumbuhan Ekonomi Global

Bisnis | Selasa, 21 Januari 2020 | 10:33 WIB

Terkini

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

×