Ekspor Kelapa Sawit ke China Hanya 84 Ribu Ton Imbas Virus Corona

Iwan Supriyatna

Selasa, 18 Februari 2020 | 05:50 WIB
Ekspor Kelapa Sawit ke China Hanya 84 Ribu Ton Imbas Virus Corona
Minyak kelapa sawit disebut tidak berbahaya. (Shutterstock)

Suara.com - Data ekspor kelapa sawit ke China pada Februari 2020 hanya mencapai 84.000 ton, akibat virus corona atau Covid-19 yang turut berdampak pada perdagangan produk pertanian Indonesia.

"Ekspor kelapa sawit yang selama ini ini memberi kontribusi terbesar, pada bulan Februari 2020 ini, realisasinya hanya 84.000 ton. Pada periode yang sama tahun 2019 mencapai 371.000 ton," kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam Rapat Dengar Pendapat di Komisi IV DPR Jakarta, Senin (17/2/2020) kemarin.

Data ekspor sawit pada Februari 2020 tercatat hanya sebesar 84.000 ton, anjlok sekitar 77,27 persen daripada bulan yang sama tahun 2019 sebesar 371.000 ton.

Jika dibandingkan dengan data bulan sebelumnya, ekspor sawit pada Februari 2020 menurun drastis sebesar 82,56 persen dari realisasi ekspor Januari 2020 sebesar 483.000 ton.

Oleh karena itu, Kementan berupaya untuk mengantisipasi penurunan ekspor pertanian ke China dengan mencari dan memanfaatkan pasar lain yang juga potensial.

"Kementan Pertanian berupaya mengantisipasi penurunan ekspor pertanian ke China melalui koordinasi dengan eksportir untuk memanfaatkan pasar ekspor alternatif seperti ke India, Timur Tengah dan Russia," kata Syahrul.

Sementara itu, penurunan ekspor ke China juga terjadi pada komoditas perkebunan lainnya, seperti kelapa yang turun sebesar 4,71 persen dari 24.000 ton pada Januari 2020, menjadi 23.000 ton pada Februari 2020.

Komoditas perkebunan kategori lain-lain turun 46,46 persen dari 42.000 ton pada Januari 2020, menjadi 22.000 ton pada Februari 2020.

Sehingga totalnya, komoditas perkebunan Februari 2020 terhadap Januari 2020 turun 74,17 persen, sedangkan Februari 2020 terhadap Februari 2019 turun sebesar 65,26 persen. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penampakan Buku Tahun 1981 yang Prediksi Virus Corona dan 4 Berita Lainnya

Penampakan Buku Tahun 1981 yang Prediksi Virus Corona dan 4 Berita Lainnya

News | Senin, 17 Februari 2020 | 18:06 WIB

Dibanding Virus Corona Covid-19, DBD Dianggap Lebih Mengancam Singapura

Dibanding Virus Corona Covid-19, DBD Dianggap Lebih Mengancam Singapura

Health | Senin, 17 Februari 2020 | 17:39 WIB

Corona Sudah Renggut 1.770 Orang, Bagaimana Nasib Investasi di Indonesia?

Corona Sudah Renggut 1.770 Orang, Bagaimana Nasib Investasi di Indonesia?

Bisnis | Senin, 17 Februari 2020 | 15:28 WIB

Terkini

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:40 WIB

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:34 WIB

×