Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.905,620
LQ45 668,634
Srikehati 330,295
JII 446,889
USD/IDR 17.410

Korban Virus Corona Terus Bertambah, IHSG Dibuka Anjlok 10,64 Poin

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 18 Februari 2020 | 09:46 WIB
Korban Virus Corona Terus Bertambah, IHSG Dibuka Anjlok 10,64 Poin
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (9/3).

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini Selasa (18/2/2020) kembali dibuka melemah ke level 5.856,88.

Mengutip data perdagangan RTI, IHSG dibuka di level 5.856,88 turun 10,64 poin atau melemah 0,18 persen.

Memerahnya IHSG pada perdagangan kali ini juga diikuti indeks LQ45 yang turun 1,1 poin atau 0,12 persen ke level 953,04.

Mengawali pembukaan perdagangan terdapat 49 saham menguat, 42 saham melemah, dan 113 saham stagnan.

Sementara itu nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat 17 poin atau 0,12 persen ke level Rp 13.670 per dolar AS.

Analis pasar modal dari MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, makin banyaknya korban tewas akibat virus corona kembali memberikan tekanan jual bagi Bursa Asia pagi ini yang berjatuhan seperti Nikkei turun -0.76 persen, Kospi -0.75 persen, STI -0.33 persen sehingga berpotensi memberikan tekanan untuk IHSG.

"Mengetahui IHSG berpotensi terkena tekanan jual dalam perdagangan Selasa ini, kami tetap semangat merekomendasikan investor melakukan trading harian atas saham dari Sektor Retail, Pakan Ayam, Bank, Coal, Properti dan Telko dalam perdagangan Selasa ini," kata Edwin.

Dia pun memperkirakan laju IHSG pada hari ini bergerak pada level 5.830 sampai 5.920 adapun saham-saham yang di rekomendasikan hari ini adalah saham ERAA, CPIN, BBNI, WIKA, ACES, ITMG, CTRA, EXCL, SMRA, dan saham WSBP.

Sebelumnya, pada perdagangan 17 Februari, IHSG ditutup menguat tipis sebesar +0.01 persen ke level 5.866. Sentimen penggerak pasar diantaranya ancaman resesi yang menghampiri beberapa negara, seperti Singapura, Jerman dan Jepang.

Hal ini dipicu oleh pelambatan ekonomi China akibat wabah virus Corona, ketiga negara tersebut memiliki hubungan yang erat dengan China, sentimen pelaku pasar saat ini diperkirakan masih akan bervariasi, ditopang oleh penguatan indeks berjangka AS yang menguat menjadi katalis positif untuk bursa Asia, sementara dari wabah virus Corona, pemerintah China masih berhati-hati dalam penanganannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Pasien Diduga Terinfeksi Virus Corona di Palembang

Ada Pasien Diduga Terinfeksi Virus Corona di Palembang

News | Selasa, 18 Februari 2020 | 09:44 WIB

Takut Wabah Corona, Perayaan HUT Kaisar Jepang Batal

Takut Wabah Corona, Perayaan HUT Kaisar Jepang Batal

News | Selasa, 18 Februari 2020 | 09:27 WIB

Update Corona Covid-19: 73.332 Terinfeksi, 12.712 Dinyatakan Sembuh

Update Corona Covid-19: 73.332 Terinfeksi, 12.712 Dinyatakan Sembuh

Health | Selasa, 18 Februari 2020 | 08:43 WIB

Terkini

Rp9,1 Triliun Duit Masyarakat Hilang Akibat Ditipu Lewat Scam Digital

Rp9,1 Triliun Duit Masyarakat Hilang Akibat Ditipu Lewat Scam Digital

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:15 WIB

Indri Wahyuni Juri LCC MPR  Viral, Gaji dan Kekayaannya Bikin Publik Melongo

Indri Wahyuni Juri LCC MPR Viral, Gaji dan Kekayaannya Bikin Publik Melongo

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:58 WIB

Harga Minyak Brent dan WTI Bergerak Tipis, Damai ASIran Kembali Gagal

Harga Minyak Brent dan WTI Bergerak Tipis, Damai ASIran Kembali Gagal

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:52 WIB

Rekor Buruk, Rupiah Sentuh Level Rp17.500 per Dolar AS

Rekor Buruk, Rupiah Sentuh Level Rp17.500 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:43 WIB

Emas Antam Tiba-tiba Lompat Tinggi, Harga Tembus Rp 2.859.000/Gram

Emas Antam Tiba-tiba Lompat Tinggi, Harga Tembus Rp 2.859.000/Gram

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:21 WIB

BEI Ungkap Risiko Saham Indonesia Keluar dari MSCI, Investor Diminta Siap Hadapi Pil Pahit

BEI Ungkap Risiko Saham Indonesia Keluar dari MSCI, Investor Diminta Siap Hadapi Pil Pahit

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:19 WIB

Jelang Pengumuman Rebalancing MSCI, IHSG Dibuka Menghijau ke Level 6.946

Jelang Pengumuman Rebalancing MSCI, IHSG Dibuka Menghijau ke Level 6.946

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:14 WIB

Saham-saham Paling Banyak Diborong dan Dijual Asing Jelang Pengumuman MSCI

Saham-saham Paling Banyak Diborong dan Dijual Asing Jelang Pengumuman MSCI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:08 WIB

Gegara MSCI dan Perang, IHSG Telah Merosot 20,14% Sejak Awal Tahun

Gegara MSCI dan Perang, IHSG Telah Merosot 20,14% Sejak Awal Tahun

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:49 WIB

Pamer Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Purbaya Bandingkan Kinerja dengan Sri Mulyani

Pamer Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Purbaya Bandingkan Kinerja dengan Sri Mulyani

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:43 WIB