Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Sempat Dibuka Menguat, IHSG Kembali Anjlok di Awal Pekan Ini

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 02 Maret 2020 | 09:43 WIB
Sempat Dibuka Menguat, IHSG Kembali Anjlok di Awal Pekan Ini
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (9/3).

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan ini sempat dibuka menguat, tetapi selang beberapa detik kemudian IHSG langsung anjlok kembali mengikuti pelemahan pada penutupan perdagangan sebelumnya.

Mengutip data RTI, Senin (2/3/2020) IHSG sempat dibuka di jalur hijau ke level 5.455,04 menguat 0,04 persen atau naik 2,3 poin, tetapi setelah itu IHSG langsung anjlok ke level 5.419,73.

Fluktuasi IHSG juga dikuti oleh melemahnya indeks LQ45 yang ikut turun 870,329 atau melemah 1 persen turun 9 poin.

Mengawali pembukaan perdagangan terdapat 74 saham menguat, 110 saham melemah, dan 99 saham stagnan.

Sementara itu nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat 47 poin atau 0,33 persen ke level Rp 14.395 per dolar AS.

Analis dari MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, laju IHSG pada perdagangan kali ini masih terbilang berat, pasalnya setelah selama seminggu lalu IHSG turun tajam -7.3 persen disertai Net Sell Investor Asing sebesar Rp -4.17 triliun atau selama bulan Februari IHSG turun -8.20 persen disertai Net Sell Investor Asing sebesar Rp -4.77 triliun.

"Diawal minggu ini, Senin, IHSG berpeluang akan dilanda aksi jual kembali menyusul kejatuhan kembali Indeks DJIA dihari ke 5 sebesar -357.28 poin (-1.39 persen) sehingga selama 5 hari DJIA turun sebesar -3,573 poin (-12.99 persen)," kata Edwin dalam analisinya.

Hal tersebut masih dibayangi faktor terus bertambahnya jumlah korban akibat Virus Corona hingga 1 Maret telah mencapai 3,008 orang tewas dan 88,377 pasien terjangkit virus Corona secara global.

Tidak berhenti disitu saja, dampak Virus Corona juga menjatuhkan harga komoditas seperti: harga Crude Oil turun -3.74 persen kelevel terendah selama 4 tahun terakhir, Nikel -1.31 persen, Timah -0.78 persen, CPO -5.95 persen, Gold -3.56 persen, Coal -0.75 persen serta yang tidak terpantau adalah tajamnya kenaikan Indo CDS tenor 5 tahun sebesar +38.54 persen dimana faktor tersebut berpotensi juga mendorong turun IHSG Senin ini.

baca juga

Selain itu, jatuhnya Bursa Asia Senin pagi ini semakin memperberat gerak langkah IHSG hari ini.

"Mengetahui IHSG berpeluang kembali turun, walaupun secara valuasi sudah attractive, kami merekomendasikan sangat selektif jika investor ingin melakukan trading harian maka dapat fokus atas saham dari Sektor Bank, Retail, Telko dan Properti dalam perdagangan Senin ini," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh, IHSG Dibuka Anjlok 2,79 Persen Pagi Ini

Duh, IHSG Dibuka Anjlok 2,79 Persen Pagi Ini

Bisnis | Jum'at, 28 Februari 2020 | 09:40 WIB

Virus Corona Jadikan IHSG Terus Melemah Jelang Akhir Pekan Ini

Virus Corona Jadikan IHSG Terus Melemah Jelang Akhir Pekan Ini

Bisnis | Jum'at, 28 Februari 2020 | 07:36 WIB

IHSG Terus Memerah, Pagi Ini Dibuka Turun 8 Poin

IHSG Terus Memerah, Pagi Ini Dibuka Turun 8 Poin

Bisnis | Kamis, 27 Februari 2020 | 09:31 WIB

Terkini

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:38 WIB

×