Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Digempur Isu Virus Corona, Bagaimana Prospek Saham RS Mitra Keluarga?

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 03 Maret 2020 | 13:18 WIB
Digempur Isu Virus Corona, Bagaimana Prospek Saham RS Mitra Keluarga?
Menteri Kesehatan RI Terawan Agus saat meninjau RS Mitra Keluarga Depok pada Senin (2/3/2020). [Suara.com/Supriyadi]

Suara.com - Pergerakan saham PT Mitra Keluarga Tbk tak lagi memerah. Setelah digempur habis-habisan soal virus corona, saham emiten berkode MIKA ini langsung naik.

Berdasarkan data RTI pukul 10.52 WIB, saham MIKA naik 2,13 persen sebesar Rp 2.400 per lembar saham atau naik 50 poin dari penutupan Senin (2/3/2020) kemarin di harga Rp 2.350 per lembar saham.

Pada waktu itu juga, saham MIKA diperdagangkan dengan volume 797,8 ribu dan frekuensi sebanyak 151 kali serta nilai transaksi senilai Rp 1,9 miliar.

Menurut Analis OSO Sekuritas, Sukarno Alatas mengatakan, kenaikan ini karena terdampak dari indeks yang juga alami kenaikan pada saat pembukaan perdagangan.

Selain itu, para investor juga ramai-ramai membeli saham MIKA dengan mengambil momentum penurunan harga saham yang terjadi Senin kemarin.

"Karena kemarin turun dalam dan hari ini indeks hijau, jadi secara tidak langsung psikologi pasar ikut beli saham ini," kata Sukarno saat dihubungi, Selasa (3/3/2020).

Sementara itu, Analis Bhinaarta Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama, memprediksi saham MIKA bisa terus menguat hingga ke level resistance Rp 2.630 per lembar saham.

Sebelumnya, Wali Kota Depok Mohammad Idris menyebut ada sebanyak 71 tenaga medis RS Mitra Keluarga Depok yang dirumahkan usai berinteraksi dengan dua WNI yang terinfeksi virus corona.

Saat ini mereka tidak diizinkan untuk bekerja di rumah sakit guna mencegah penyebaran virus corona.

baca juga

Idris menegaskan telah mengerahkan tim untuk melakukan penelusuran terhadap puluhan tenaga medis RS Mitra Keluarga Depok yang dirumahkan tersebut.

Termasuk memeriksa interaksi para tenaga medis selama tidak bekerja di rumah sakit.

"Nanti diperiksa, didata, dicek juga rumahnya bisa saja dia itu warga Jakarta, Bogor, Bekasi atau mungkin warga Depok, nanti dipantau," ungkapnya.

Saat ini Pemkot Depok juga telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk melakukan penelusuran terhadap para tenaga medis tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Virus Corona, Pasar Pramuka Diserbu Pencari Masker

Heboh Virus Corona, Pasar Pramuka Diserbu Pencari Masker

Foto | Selasa, 03 Maret 2020 | 13:09 WIB

Virus Corona Masuk Jakarta, DPRD DKI Minta Anies Batalkan Formula E

Virus Corona Masuk Jakarta, DPRD DKI Minta Anies Batalkan Formula E

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 12:59 WIB

Nenek 98 Tahun asal Wuhan Dinyatakan Sembuh dari Corona Covid-19

Nenek 98 Tahun asal Wuhan Dinyatakan Sembuh dari Corona Covid-19

Health | Selasa, 03 Maret 2020 | 12:54 WIB

Terkini

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:38 WIB

Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI

Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:39 WIB

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:31 WIB

Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin

Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:25 WIB

Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN

Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:21 WIB

Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS

Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:19 WIB

Harga Pertamax Harusnya Rp13.700, Ekonom: Ada Upaya Pertamina Pulihkan Margin

Harga Pertamax Harusnya Rp13.700, Ekonom: Ada Upaya Pertamina Pulihkan Margin

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:04 WIB

Purbaya Ngeluh Bawahannya Lelet Urus Aset Negara, Singgung Kasus BLBI

Purbaya Ngeluh Bawahannya Lelet Urus Aset Negara, Singgung Kasus BLBI

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:56 WIB

Nyaris 10.000 Karyawan Tokopedia Kena PHK Massal, Bermula dari Akusisi Tiktok

Nyaris 10.000 Karyawan Tokopedia Kena PHK Massal, Bermula dari Akusisi Tiktok

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:53 WIB

B50 Resmi Disalurkan ke Industri, Pertambangan Jadi Penerima Perdana

B50 Resmi Disalurkan ke Industri, Pertambangan Jadi Penerima Perdana

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:52 WIB

×