Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Digempur Isu Virus Corona, Bagaimana Prospek Saham RS Mitra Keluarga?

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 03 Maret 2020 | 13:18 WIB
Digempur Isu Virus Corona, Bagaimana Prospek Saham RS Mitra Keluarga?
Menteri Kesehatan RI Terawan Agus saat meninjau RS Mitra Keluarga Depok pada Senin (2/3/2020). [Suara.com/Supriyadi]

Suara.com - Pergerakan saham PT Mitra Keluarga Tbk tak lagi memerah. Setelah digempur habis-habisan soal virus corona, saham emiten berkode MIKA ini langsung naik.

Berdasarkan data RTI pukul 10.52 WIB, saham MIKA naik 2,13 persen sebesar Rp 2.400 per lembar saham atau naik 50 poin dari penutupan Senin (2/3/2020) kemarin di harga Rp 2.350 per lembar saham.

Pada waktu itu juga, saham MIKA diperdagangkan dengan volume 797,8 ribu dan frekuensi sebanyak 151 kali serta nilai transaksi senilai Rp 1,9 miliar.

Menurut Analis OSO Sekuritas, Sukarno Alatas mengatakan, kenaikan ini karena terdampak dari indeks yang juga alami kenaikan pada saat pembukaan perdagangan.

Selain itu, para investor juga ramai-ramai membeli saham MIKA dengan mengambil momentum penurunan harga saham yang terjadi Senin kemarin.

"Karena kemarin turun dalam dan hari ini indeks hijau, jadi secara tidak langsung psikologi pasar ikut beli saham ini," kata Sukarno saat dihubungi, Selasa (3/3/2020).

Sementara itu, Analis Bhinaarta Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama, memprediksi saham MIKA bisa terus menguat hingga ke level resistance Rp 2.630 per lembar saham.

Sebelumnya, Wali Kota Depok Mohammad Idris menyebut ada sebanyak 71 tenaga medis RS Mitra Keluarga Depok yang dirumahkan usai berinteraksi dengan dua WNI yang terinfeksi virus corona.

Saat ini mereka tidak diizinkan untuk bekerja di rumah sakit guna mencegah penyebaran virus corona.

Idris menegaskan telah mengerahkan tim untuk melakukan penelusuran terhadap puluhan tenaga medis RS Mitra Keluarga Depok yang dirumahkan tersebut.

Termasuk memeriksa interaksi para tenaga medis selama tidak bekerja di rumah sakit.

"Nanti diperiksa, didata, dicek juga rumahnya bisa saja dia itu warga Jakarta, Bogor, Bekasi atau mungkin warga Depok, nanti dipantau," ungkapnya.

Saat ini Pemkot Depok juga telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk melakukan penelusuran terhadap para tenaga medis tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Virus Corona, Pasar Pramuka Diserbu Pencari Masker

Heboh Virus Corona, Pasar Pramuka Diserbu Pencari Masker

Foto | Selasa, 03 Maret 2020 | 13:09 WIB

Virus Corona Masuk Jakarta, DPRD DKI Minta Anies Batalkan Formula E

Virus Corona Masuk Jakarta, DPRD DKI Minta Anies Batalkan Formula E

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 12:59 WIB

Nenek 98 Tahun asal Wuhan Dinyatakan Sembuh dari Corona Covid-19

Nenek 98 Tahun asal Wuhan Dinyatakan Sembuh dari Corona Covid-19

Health | Selasa, 03 Maret 2020 | 12:54 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB