Harga Masker Naik Gila-gilaan, Mendag Geram ke Distributor Hingga Pengecer

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 03 Maret 2020 | 14:28 WIB
Harga Masker Naik Gila-gilaan, Mendag Geram ke Distributor Hingga Pengecer
Ilustrasi masker. (Shutterstock)

Suara.com - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto meminta kepada produsen hingga penjual eceran masker dan hand sanitizer untuk tidak menaikan harga jual produk tersebut.

Pasalnya kata Mendag Agus, setelah pemerintah mengumumkan adanya 2 Warga Negara Indonesia (WNI) positif terinfeksi virus corona, harga kedua produk tersebut naik drastis.

"Saya mengimbau kepada para penjual masker untuk tidak menaikan harga jual, hal ini juga berlaku kepada distributor dan para pengecer juga," kata Mendag Agus saat konferensi pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Agus menuturkan, banyak produsen masker hingga pedagang eceran mencari keuntungan dari situasi ini, padahal kata dia saat ini kondisi perkembangan virus corona di dalam negeri masih terbilang normal.

"Ini karena permintaan masker begitu banyak sehingga adanya ketidakseimbangan," katanya.

Hal serupa juga berlaku untuk para produsen hingga penjual eceran hand sanitizer untuk tidak menaikan harga melebihi harga normal.

Diketahui, Warga DKI Jakarta langsung menyerbu toko-toko penjual masker di Pasar Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, setelah Presiden Jokowi mengumumkan terdapat 2 warga di Depok positif virus corona alias Covid-19, Senin (2/3/2020).

Pantauan Suara.com, toko-toko penjual beragam masker banyak didatangi konsumen yang mengkhawatirkan wabah virus corona.

Kebanyakan konsumen memborong masker penutup berwarna hijau di gerai-gerai penjual alat kesehatan yang terdapat di Pasar Pramuka.

baca juga

Satu boks berisi 50 masker tersebut kekinian melonjak naik menjadi Rp 350 ribu. Padahal, sebelum virus corona mewabah, satu box masker berwarna hijau dijual seharga Rp 35 ribu.

Banyak pedagang di Pasar Pramuka yang mengaku tak lagi mempunyai stok masker.

“Sudah habis dibeli mas,” kata Rendi, pedagang alat kesehatan di Pasar Pramuka.

Ia mengaku, satu box masker biasa kekinian dijual seharga antara Rp 250 ribu sampai Rp 350 ribu. Harga naik karena permintaan warga terbilang tinggi.

"Ya naik harganya setelah ramai virus corona di Wuhan China. Jadi maskernya langka, sehingga harga naik. Dulu sempat Rp 35 ribu satu box, tapi naik menjadi Rp 350 ribu,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Masker Mahal Setelah Info Pasien Virus Corona Meninggal di RS Kariadi

Harga Masker Mahal Setelah Info Pasien Virus Corona Meninggal di RS Kariadi

Jawa Tengah | Selasa, 03 Maret 2020 | 14:09 WIB

Cuci Tangan VS Hand Sanitizer. Mana yang Lebih Efektif Atasi Corona?

Cuci Tangan VS Hand Sanitizer. Mana yang Lebih Efektif Atasi Corona?

Your Say | Selasa, 03 Maret 2020 | 14:02 WIB

Tak Cuma Direbus, Ini Cara Mengolah Herbal Antivirus Menurut Pakarnya

Tak Cuma Direbus, Ini Cara Mengolah Herbal Antivirus Menurut Pakarnya

Health | Selasa, 03 Maret 2020 | 14:05 WIB

Terkini

Mutasi 264 Perwira Polri, Kombes Heru Agung Gantikan Sonny Sebagai Kapolrestabes Palembang

Mutasi 264 Perwira Polri, Kombes Heru Agung Gantikan Sonny Sebagai Kapolrestabes Palembang

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 20:22 WIB

Bagaimana Cara Mengetahui Tingkat pH Sabun Cuci Muka yang Aman?

Bagaimana Cara Mengetahui Tingkat pH Sabun Cuci Muka yang Aman?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 20:15 WIB

Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:11 WIB

Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United

Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 20:10 WIB

Kapolres Sukoharjo Dicopot Buntut Penggerebekan Ponpes, DPR Ingatkan Polisi Jangan Langgar Hukum

Kapolres Sukoharjo Dicopot Buntut Penggerebekan Ponpes, DPR Ingatkan Polisi Jangan Langgar Hukum

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:04 WIB

Danantara Siap-siap 'Akusisi', Menkeu Tanggapi Isu Kemenkeu Jadi Pemilik Saham BEI

Danantara Siap-siap 'Akusisi', Menkeu Tanggapi Isu Kemenkeu Jadi Pemilik Saham BEI

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 20:00 WIB

Heboh Isu Penangkapan Jenderal, Listyo Sigit Prabowo Bersuara Lantang Singgung NKRI

Heboh Isu Penangkapan Jenderal, Listyo Sigit Prabowo Bersuara Lantang Singgung NKRI

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:55 WIB

Danantara Mulai Garap Proyek Kampung Haji di Mekkah Akhir 2026

Danantara Mulai Garap Proyek Kampung Haji di Mekkah Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:51 WIB

OJK Tutup BPR Agritrans Batumarta di OKU, Ini Penyebab dan Nasib Simpanan Nasabah

OJK Tutup BPR Agritrans Batumarta di OKU, Ini Penyebab dan Nasib Simpanan Nasabah

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:51 WIB

6 Serum Anti-Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Intip Rekomendasinya

6 Serum Anti-Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Intip Rekomendasinya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 19:43 WIB

×