Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.885

Imbas Corona, Ekspor - Impor Lesu

Pebriansyah Ariefana, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 16 Maret 2020 | 15:28 WIB
Imbas Corona, Ekspor - Impor Lesu
Petugas berjalan di antara mobil-mobil yang siap diekspor di Dermaga PT Indonesia Kendaraan Terminal, Jakarta, Selasa (12/2/2019). [Antara/Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) sepanjang bulan Februari 2020 kinerja ekspor impor Indonesia boleh dibilang sangat lesu sekali. Pasalnya dua kegiatan perdagangan internasional tersebut turun cukup signifikan imbas merebaknya virus corona atau Covid-19.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Yunita Rusanti mengatakan yang paling berdampak ada pada sisi impor, terutama impor yang berasal dari China tempat awalnya virus corona menyebar.

"Ya ada pengaruh Covid 19 ini, di sana ada lockdown, jadi kegiatan ekspor-impor akan otomatis mempengaruhi ke angka neraca perdagangan kita dari China," kata Yunita dalam video conference di Jakarta, Senin (16/3/2020).

Dia mengungkapkan kegiatan ekspor maupun impor yang akan ke China mengalami pengaruhnya yang cukup besar imbas virus corona.

"Jadi ekspornya turun 11,63 persen dan impornya turun 49,63 persen, jadi cukup signifikan," jelas dia.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia sepanjang bulan Februari 2020 mengalami surplus yang cukup signifikan yakni mencapai 2,34 dolar AS.

Angka surplus ini didapat dari nilai ekspor yang mencapai 13,94 miliar dolar AS dan impor sebesar 11,6 miliar dolar AS.

"Neraca perdagangan barang Indonesia pada Februari 2020 ini kita lihat pada Februari 2020 barang kita mengalami surplus sebesar 2,34 miliar dolar AS angka surplus ini cukup besar," kata Yunita.

Yunita bilang surplus ini didapat karena penurunan yang cukup taj dari sisi kinerja impor, terutama impor yang datang dari China mengalami penurunan cukup tinggi karena virus corona atau Covid-19.

baca juga

"Ini lebih disebabkan karena impornya turun cukup signifikan dan ekspornya naik," katanya.

Sehingga kata dia sepanjang Januari hingga Februari 2020 neraca perdagangan Indonesia sudah suprlus 1,7 miliar dolar AS.

"Jadi Januari hingga Februari 2020 kumulatif ini surplus sebesar 1,7 miliar dolar AS," katanya.

Sementara itu untuk negara-negara yang surplus perdagangan dengan Indonesia adalah Amerika Serikat India dan Belanda.

"Yang dominan adalah dengan Amerika Serikat di mana suprlusnya total 2,1 miliar dolar AS, India kita surplus 1,1 miliar dolar AS sedangkan dengan Belanda kita surplus 402 juta dolar AS," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pegawai Bank Mandiri Cabang Jakarta Kyai Tapa Diduga Positif Corona

Pegawai Bank Mandiri Cabang Jakarta Kyai Tapa Diduga Positif Corona

Bisnis | Senin, 16 Maret 2020 | 15:22 WIB

Ada Anggota Suspect Corona Setelah dari Pekanbaru, DPRD DKI Karantina Diri

Ada Anggota Suspect Corona Setelah dari Pekanbaru, DPRD DKI Karantina Diri

News | Senin, 16 Maret 2020 | 15:22 WIB

Virus Corona: 10 Alasan untuk Tidak Panik

Virus Corona: 10 Alasan untuk Tidak Panik

Tekno | Senin, 16 Maret 2020 | 15:20 WIB

Cegah Corona, Sejumlah Rumah Sakit di Jogja Tak Berlakukan Jam Besuk

Cegah Corona, Sejumlah Rumah Sakit di Jogja Tak Berlakukan Jam Besuk

Health | Senin, 16 Maret 2020 | 15:20 WIB

Terkini

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:10 WIB

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

Sumut | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:05 WIB

×