Investor Lebih Pilih Uang Tunai, Kilau Emas Dunia Mulai Pudar

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 17 Maret 2020 | 07:55 WIB
Investor Lebih Pilih Uang Tunai, Kilau Emas Dunia Mulai Pudar
Gerai penukaran mata uang asing di ITC Kuningan, Jakarta, Jumat (29/6) .

Suara.com - Platinum jatuh hampir 27 persen ke level terendah sejak 2002, Senin (16/3/2020) sementara emas anjlok lebih dari 5 persen karena investor melepas logam mulia sebagai pertukaran untuk dana tunai setelah pemangkasan suku bunga darurat kedua The Fed gagal untuk meredakan ketakutan akan virus corona di seluruh pasar.

Palladium merosot 11 persen menjadi 1.609,45 dolar AS per ounce, setelah mencapai level terendah sejak akhir Agustus di posisi 1.481,53 dolar AS per ounce.

Perak menyusut 12,5 persen menjadi 12,84 dolar AS per ounce setelah menyentuh 11,76 dolar AS per ounce, level yang terakhir terlihat pada 2009.

Emas di pasar spot melemah 2,6 persen menjadi 1.490,01 dolar AS per ounce, sedangkan emas berjangka Amerika Serikat ditutup 2 persen lebih rendah menjadi 1.486,5 per dolar AS per ounce.

"Ini adalah liquidity selling yang berlanjut menjadi norma di sini," kata Ryan McKay, analis TD Securities seperti dikutip dari Reuters, Selasa (17/3/2020).

"Ini mirip dengan apa yang terjadi dalam krisis keuangan di mana emas sebenarnya diperdagangkan cukup rendah selama beberapa bulan bersama dengan ekuitas," tambahnya.

Emas juga menembus di bawah pergerakan rata-rata 200 hari (MA-200), yang dianggap sebagai tanda bearish.

"Ini adalah pencarian dana tunai yang terus berlanjut untuk likuiditas. Semuanya dijual, pelaku pasar menyerah dan meninggalkan pintu keluar," kata analis Commerzbank, Carsten Fritsch.

Imbal hasil obligasi pemerintah Amerika turun, pasar saham anjlok dan harga minyak jeblok.

"Selain itu kita memiliki komponen industri yang membebani beberapa komoditas logam seperti perak, platinum, dan palladium," kata McKay.

"Dalam lingkungan ini, pasar otomotif akan menjadi sangat lemah seperti yang kita lihat di China, dan permintaan industri jelas turun. Kita melihat lingkungan tipe resesi potensial," tambahnya.

Virus corona telah merenggut lebih dari 6.500 nyawa di seluruh dunia dan memicu kepanikan di seluruh pasar, mendorong bank sentral global untuk mendorong langkah-langkah dukungan guna meredam kejatuhan ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Dunia Melorot 4,5 Persen

Harga Emas Dunia Melorot 4,5 Persen

Bisnis | Senin, 16 Maret 2020 | 09:03 WIB

Lebih Pilih Timbun Uang Tunai, Kilau Emas Dunia Mulai Pudar

Lebih Pilih Timbun Uang Tunai, Kilau Emas Dunia Mulai Pudar

Bisnis | Sabtu, 14 Maret 2020 | 06:47 WIB

Palladium Anjlok 28 Persen, Emas Turun 4 Persen

Palladium Anjlok 28 Persen, Emas Turun 4 Persen

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2020 | 08:11 WIB

Terkini

Hutan Lestari Pertamina: Menenun Harmoni Alam, Menuai Kesejahteraan Masyarakat

Hutan Lestari Pertamina: Menenun Harmoni Alam, Menuai Kesejahteraan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:37 WIB

Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?

Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:18 WIB

Dukung Perjalanan Finansial PMI, Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026

Dukung Perjalanan Finansial PMI, Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 13:34 WIB

Harga Emas Antam di Bawah 3 Juta saat Lebaran, Cek Rincian Lengkapnya di Sini!

Harga Emas Antam di Bawah 3 Juta saat Lebaran, Cek Rincian Lengkapnya di Sini!

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:25 WIB

Cara Transfer BRI ke DANA Melalui BRImo, ATM, dan Internet Banking

Cara Transfer BRI ke DANA Melalui BRImo, ATM, dan Internet Banking

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 09:00 WIB

IHSG Senin Pekan Ini Buka atau Tidak? Ini Jadwal Lengkap Libur Bursa

IHSG Senin Pekan Ini Buka atau Tidak? Ini Jadwal Lengkap Libur Bursa

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:55 WIB

Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!

Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:47 WIB

Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat

Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 07:05 WIB

Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK

Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:55 WIB

Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri

Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:52 WIB